SELEBRITI

HUT RI ke-77, Lobow Rilis Single Hanya Debu yang Terinspirasi Bahaya Sampah Plastik

Kamis, 18 Agustus 2022 13:28

Lobow rilis single di HUT RI (credit: Kapanlagi.com/Nuzulur Rakhmah)

Kapanlagi.com - Di momen HUT RI ke-77, penyanyi Lobow merilis single terbarunya yang berjudul Hanya Debu. Ia mengatakan bahwa lagu ini terinspirasi dari masalah sampah plastik belakangan ini. Apalagi Indonesia termasuk lima negara penghasil sampah terbesar di dunia.

“Lagu ini bertemakan sampah plastik yang mengkhawatirkan belakangan ini. Indonesia menjadi salah satu dari lima negara besar yang menghasilkan sampah plastik,” ujar Lobow saat ditemui di Rest for Sure, kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/8).

1. Wujud Kepedulian Lobow

Sebagai seorang musisi lagu ini adalah salah satu bentuk kepedulian Lobow untuk menyuarakan mengenai bahayanya sampah plastik. Sementara itu wujud nyata lainnya, Lobow juga mulai mengurangi penggunaan sampah plastik dengan membawa tumbler.

“Saya sebagai musisi di hari kemerdekaan Indonesia ini ingin menyampaikan rasa peduli saya terhadap kondisi di Indonesia khususnya masalah sampah plastik. Ini adalah bentuk pemikiran saya yang prihatin soal sampah plastik. Setidaknya saya mengurangi sampah plastik dengan membawa tumbler ini,” ungkap pelantun Kau Cantik Hari Ini.

2. Mengajak Masyarakat Untuk Peduli

Lewat lagu dan video klip Hanya Debu, Lobow juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bijak menggunakan sampah.

“Dari video klip dan semangat lagunya itu disuarakan untuk kepedulian ini. Saya sih sebetulnya lebih ke personal, lagu Hanya Debu ini semangat buat orang-orang apalagi di masa pandemi ini banyak bikin mental kita down dan terpuruk. Dengan lagu ini ada semangat dan harapan yang baik,” jelas Lobow.

3. Banyak Mendapat Dukungan

Untuk kampanye mengurangi sampah plastik ini Lobow juga mendapat banyak dukungan. Salah satunya dari sang promotor Bimo Maxim dan Menhefari yang memiliki rasa kepedulian sama.

“Bukan sekedar teman, aku udah lama kenal sama Lobow. Lagu ini udah lama aku tunggu untuk rilis, kita ngobrol sambil nungguin rilisnya. Kita berangkat dari rasa khawatir yang sama dan kepedulian sama, kemarin dari tim yang membantu dan sekarang dari promotor,” ucap Bimo Maxim.

“Ini buat warning aja kali ya karena kita peduli untuk masalah sampah. Movementnya udah aku mulai dari rumah, jadi nggak cuma di sini aja ya,” pungkas Menhefari.

REKOMENDASI
TRENDING