SELEBRITI

Influencer Hartanto Tidak Hanya Jago Bikin Konten Kuliner Edukatif, Tapi Juga Lulus Cumlaude Jurusan Manajemen

Selasa, 20 September 2022 23:19 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Influencer Hartanto Tidak Hanya Jago Bikin Konten Kuliner Edukatif (Credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - Perkembangan dunia digital memunculkan berbagai profesi baru salah satunya influencer. Influencer kerap dinilai penting bagi pelaku bisnis. Hal tersebut setidaknya dibuktikan oleh Hartanto, sosok dibalik akun media sosial Instagram HungryFever.

Lulusan cumlaude Universitas Tanjungpura, Jurusan Ekonomi Fakultas Manajemen di kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat ini mengungkapkan mengawali kariernya di bidang food and beverage sejak 2015 lalu.

"Saya sendiri adalah seorang yang antusias terhadap industri food and beverage yang sudah saya tekuni sejak tahun 2015 sampai sekarang. Terlebih lagi saat pandemi saya sering membuat konten untuk mengedukasi ke masyarakat bahwa siapa saja bisa masak dengan konten masak simple dibawah satu menit," ujar Hartanto, Selasa (20/9).

Ide kreatifnya tentang kuliner, menjadikan konten-konten edukatif akun HungryFever banyak disukai. Akun ini ingin menunjukkan bahwa bidang kuliner itu menarik, dengan mengunggah video-video memasak simpel berdurasi kurang dari 1 menit.

1. Industri Kuliner

Kerja kerasnya menjadikan ia pernah menjadi partner Singapore Tourism Board untuk mempromosikan kuliner Singapore di Indonesia. Tak hanya itu, Ia juga menjadi talent di YouTube Creator Camp.

Kepada pewarta, Hartanto mengungkapkan tren bisnis kuliner Indonesia dan perspektifnya tentang industri kuliner di negara tetangga.

"Berbicara tentang kuliner Singapore pasti nggak bisa lepas yang namanya makanan ala hawker. Kebanyakan orang Singapore makan di hawker, bukan cuma tourist aja," ujarnya.

2. Antri Panjang

"Dari yang tren sekarang sudah jadi lifestyle di sana. Sejak Michelin sudah masuk di Singapore, kebanyakan hawker sangat menjaga kualitas makanannya agar dinilai baik oleh Michelin dan nilai yang baik akan menguntungkan hawker-nya itu sendiri dari segi penjualan," lanjut Hartanto.

Ia menambahkan, jadi mudah mencari makanan enak di hawker Singapura. Tipsnya adalah cari yang ngantri panjang dan logo michelin guide star-nya.

"Menurutku hawker di Indonesia juga nggak kalah enak kok makanannya. Bahkan di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, hawker tetap banyak peminat karena dari harganya yang bersahabat dan cita rasa nya lebih otentik. Cuma sayang Michelin belum masuk ke Indonesia. Saya yakin dengan adanya Michelin, industri kuliner di Indonesia pasti akan lebih maju," ujarnya.

REKOMENDASI
TRENDING