Ingin Bangun Mushola dan Naik Haji, Pak Tarno Ditipu Manajer

Sabtu, 05 November 2016 18:15 Penulis: Girindra Permana Cahya
Ingin Bangun Mushola dan Naik Haji, Pak Tarno Ditipu Manajer Pak Tarno © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Pak Tarno terkenal dengan sosok yang sederhana dan lugu. Beberapa orang sempat memanfaatkan hal ini, salah satunya adalah mantan manajernya. Sang manajer membawa kabur uang yang awalnya ingin digunakannya untuk membeli mobil.

"Jadi gini, beli mobil ceritanya. Kan dia manggil saya master. 'Master beli mobil nanti yang bayar saya aja. Duitnya sini'. Diajak ke dealernya, eh enggak di kasih ke dealer duitnya. Langsung di bawa pulang," ceritanya ketika ditemui usai acara Rumpi di Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jum'at (4/11).

Uang sekitar Rp 100 juta dibawa lari oleh sang mantan manajer. Pak Tarno diberi janji mobilnya akan datang, Pak Tarno pun mendapati sampai setahun mobil itu tak mampir padanya. Sang mantan manajer pun kabur dan akhirnya masalah ini pun dibawa ke pihak yang berwajib. 

Tak hanya kehilangan uang untuk beli mobil, Pak Tarno juga harus merelakan keinginannya membangun mushola dan naik haji gagal © KapanLagi.comTak hanya kehilangan uang untuk beli mobil, Pak Tarno juga harus merelakan keinginannya membangun mushola dan naik haji gagal © KapanLagi.com

"Perkembangannya gak ngerti. Oh orangnya kabur. Ilang. Terus minjemnya banyak lagi, enam juta (dan) delapan juta. Itu yang gedenya, yang kecilnya belom keitung," aku pria yang baru saja mengaku memiliki kekasih asli Jepang tersebut.

Hal ini membuat Pak Tarno kapok untuk meminjamkan uang kepada orang-orang sembarangan. Kini ia juga memperkerjakan manajer yang masih punya hubungan saudara dengannya.

Selain itu mobil, Pak Tarno mengatakan bahwa uang yang awalnya ingin ia buat menjadi mushola dan dana untuk naik haji juga raib. Meski mengaku ikhlas, ia tetap merasa sedih dengan hal tersebut.

"Duitnya kan tadinya mau buat mushola sama naik haji. Sebenarnya mah yang mau naik haji belom naik haji, yang mau buat mushola belom buat mushola. Duitnya habis. Saya sedih," aku pria asli Brebes, Jawa Tengah tersebut.

(kpl/pur/otx)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING