SELEBRITI

Ingin Rey Utami & Pablo Benua Dipenjara, Tessa Mariska Siap Jadi Saksi di Pengadilan

Rabu, 17 Juli 2019 17:18 Penulis: Sora Soraya

Tessa Mariska © KapanLagi.com®/Adrian Utama Putra

Kapanlagi.com - Tessa Mariska datang ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi undangan penyidik dengan kapasitas menjadi saksi dari kasus 'ikan asin' yang menyeret nama Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sekira hampir 2 jam lebih, Tessa menjawab 15 pertanyaan dari penyidik.

"Iya hari ini dipanggil jadi saksi doang, karena kita berteman kan dan kita satu grup. Karena handphone Kumala disita jadi ada pembicaraan di grup kan, kita mungkin hanya menceritakan percakapan itu," kata Tessa Mariska pada Rabu (17/7).

"Kita mendampingi sebagai saksi yang patuh hukum. Biar proses jelas benderang dan nggak berlarut-larut. Artinya saksi dan bukti sudah jelas. Kita lihat ke depan dan kasus ini mudah-mudahan bisa cepat selesai. Ini tuh menyita waktu dan tenaga dan banyak yang dirugikan. Kita harap ini saksi terakhir dan bisa cepat selesai," tutur Jamal, pengacara Tessa yang ikut mendampingi saat pemeriksaan.

1. Sempat Peringatkan Pablo

Indra Tarigan juga ikut diperiksa pihak penyidik karena sebelum video tersebut viral, Indra sudah mengingatkan Barbie Kumalasari untuk menghubungi Pablo Benua agar video tersebut segera diturunkan. Namun sayang permintaannya tidak ditanggapi oleh Pablo.

"Saya suruh take down melalui Kumalasari, saya juga minta nomornya Pablo ke Kumalasari tapi Kumalasari minta izin ke Pablo, Pablo ya tidak kasih. Kalau seandainya no hp-nya saya dapat, saya calling itu si Pablo sama Rey," kata Indra.

2. Mohon Pertimbangan untuk Galih

Sesuai dengan apa yang sudah diprediksi, Fairuz A Rafiq dan suaminya membawa masalah tersebut ke ranah hukum hingga membuat ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan kini meringkuk di penjara. Atas apa yang terjadi, baik Tessa maupun Indra siap jika dibutuhkan jadi saksi di pengadilan atas kasus tersebut.

Keduanya juga berharap agar Rey Utami dan Pablo mendapat ganjaran atas perbuatan mereka. Mereka juga ingin Galih Ginanjar segera dibebaskan karena sudah jadi korban atas apa yang dilakukan oleh pasangan penuh sensasi itu.

"Kalau dibutuhkan sampai di pengadilan sebagai saksi, kami siap untuk menjebloskan Rey dan Pablo. Dan kita juga minta pertimbangan dari kepolisian untuk Galih. Karena saya lihat Galih korban dari mereka berdua. Yang mengelak bukan punya dia lah itu jelas punya dia. Kalau Pablo dan Rey nggak senang sama pernyataan gue, datengin gue. Karena dari awal gue sudah tegur," tutup Indra.

(kpl/aal/sry)

Reporter: Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING