SELEBRITI

Jadi Langganan Para Artis, Atta Ul Karim Ternyata Punya Karpet Bersejarah Asal Persia

Kamis, 23 September 2021 19:02 Penulis: Canda Dian Permana

Atta Ul Karim (credit: instagram.com @attaulkarim1)

Kapanlagi.com - Nama Atta Ul Karim semakin dikenal karena toko karpetnya, Ul Barkat rupanya jadi langganan para selebriti terkenal. Mulai dari Atta Halilintar, Baim Wong, Sule dan masih banyak lagi rupanya langganan membeli karpet di toko miliknya.

Tak hanya itu, rupanya karpet yang tersedia di toko milik Atta Ul Karim dibandrol dengan harga yang beragam dan terbilang cukup mahal. Meski mahal, pastinya kualitas karpet-karpet miliknya tak diragukan lagi.

Saat ditemui di tokonya kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan belum lama ini, Atta Ul Karim sedikit menceritakan bagaimana awalnya karpet tercipta. Ia berkisah, karpet berasal dari Persia dimana kala itu diperuntukkan untuk raja.

"Kenapa karena raja kala itu sombong, bumi itu tidak pantas diinjak langsung kata dia, awalnya akan dibuat pijakan dari batu tapi akhirnya dibikinlah karpet itu untuk diinjak sama raja, bahannya awal dari tumbuh-tumbuhan bikin pakai tangan, diikat pakai tangan," ungkap Atta Ul Karim.

1. Sediakan Karpet dengan Nilai Bersejarah

Selain itu, selain karpet yang biasa ia jual, Atta rupanya juga menyediakan berbagai karpet. Bahkan karpet yang memiliki nilai sejarah pun ada.

"Karpet jenis apa aja ada disini, karpet bersejarah pun ada," ucapnya.

Atta Ul Karim menyebut karpet termurah dibandrol dengan harga Rp 3,5 Juta dan menurutnya harga tersebut masih murah. Ada juga karpet yang dibuat manual dibandrol dengan harga Rp 82 Juta, dan sewaktu-waktu karpet tersebut bisa dijual kembali dengan harga yang jauh lebih mahal.

"Karpet bagus itu dilihat dari belakang makin padat makin bagus, nggak dari tebalnya. Kalau paling murah Rp 3.5 Juta, ini bukan sombong segini mah, belum mahal. Hand made, kalau bahan sutra gitu harganya Rp 82 Juta. Tapi kayak gitu ada manfaatnya, kalau 20 tahun udah bosan jual ke saya malah naik harganya tapi tergantung kondisi karpetnya," paparnya.

"Bisa dijual lagi orang kolektor pasti tahu. Tergantung orangnya," tukasnya.

 


REKOMENDASI
TRENDING