Kantor Tabloid Radio Milik Agus Dhukun Kemalingan

Sabtu, 06 Oktober 2007 13:09 Penulis:
Kapanlagi.com - Jelang sepekan hari raya Idul Fitri nasib naas menimpa musisi nyentrik, Agus Dhukun. Pasalnya orang nomer satu Agus Dhukun Entertainment ini baru saja merintis bisnis media cetak, namun kantornya malah kebobolan maling Kamis (4/10) pagi.

Sebanyak dua komputer plus CPU lenyap tak berbekas di kantor tabloid Radio yang terletak di Jalan Raya Kebayoran Lama No.32 itu. Padahal tabloid khusus pernak pernik radio ini baru berjalan sejak Agustus lalu. Peristiwa tersebut diketahui pemilik album Hitam Putih ini sekitar pukul 08.00 WIB.

"Saya dikabari oleh salah satu pengelola tabloid Radio sekitar jam delapan pagi. Saya sempat nggak percaya dengan laporan itu, tapi setelah diyakinkan kalau dua komputer yang berisi data-data tabloid Radio untuk edisi 6 ikut hilang, baru saya percaya," tutur Agus saat dikonfirmasi lewat ponselnya, baru-baru ini.

Selain dua komputer, wireless yang biasa untuk manggung pun ikut raib digondol maling. "Saya hanya bisa ketawa mendapat berita kalau kantor tabloid Radio dibobol maling. Apalagi waktu mendengar wireless untuk manggung dan seperangkat kosmetik salah satu karyawan yang tidur di kantor juga ikut dibawa kabur maling," katanya lagi.

Kendati mengalami musibah tapi Agus mengaku tidak larut dengan kejadian ini. Sebab pria dengan ciri khas kumis lebatnya tersebut percaya ada sesuatu di balik semua ini. "Ya sudahlah, mungkin ini semua ujian buat kita semua dalam memulai bisnis yang baru dibangun. Dari kejadian ini mudah-mudahan tabloid Radio bisa lebih eksis lagi setelah lebaran nanti," jelas Agus.

Kala disinggung apakah kemalingan itu dilaporkan ke pihak berwajib? Salah seorang pengurus yang dihubungi KapanLagi.com kemarin (5/10) sore menyatakan bahwa pihaknya tidak akan melaporkan kejadian ini ke polisi.

"Wah, hilangnya nggak seberapa tapi urusannya pasti ribet. Yang saya sesalkan data-data yang ada juga ikutan raib. Kemungkinan keterlibatan orang dalam sepertinya ada tapi saya nggak mau menuduh tanpa bukti. Soalnya waktu kejadian di kantor masih ada orang tapi memang saat itu mereka tertidur di belakang setelah sahur," urai cewek yang selalu berpenampilan trendi ini.

(kpl/opa)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING