SELEBRITI

Keji! Sugeng Mutilasi Korban di Pasar Besar Malang Karena Pintu Tak Bisa Ditutup

Senin, 20 Mei 2019 15:55 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Sugeng © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Kasus mutilasi dengan tersangka Sugeng Santoso (49) terbongkar bermula dari tato nama pelakunya di telapak kaki korban. Tato itu ternyata dibuat saat korban dalam kondisi pingsan, sebelum dibunuh dengan cara gorok, kemudian dimutilasi.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menceritakan, korban kesakitan dan pingsan setelah pelaku memasukkan tangan ke kemaluan dan dubur korban. Dubur korban juga dimasuki kaos dan alat kelaminnya dilakban.

"Setelah dilakban pelaku menato kaki korban, yaitu dengan tulisan 'Sugeng' dan 'Wahyu Yang Didapat Dari Gereja Comboran'. Setelah melakukan penatoan korban ditinggal pergi," kata Asfuri di Mapolres Malang Kota, Senin (20/5).


 

1. Digorok

Pelaku kembali ke lokasi pada tengah malam dan menemukan korban dalam kondisi masih hidup. Namun korban menghabisi pada dini hari, yakni 8 Mei, saat lokasi sepi orang.

"Sekitar pukul 01.30 WIB, 8 Mei, pelaku mendatangi korban dan melihat kondisi korban masih kondisi tidur," jelas Asfuri.

Korban dibunuh dengan cara digorok sebelum kemudian jasadnya dibawa ke kamar mandi yang berjarak sekitar 10 meter. Sugeng mengaku melihat korban masih bergerak-gerak usai dihabisi.

"Pelaku melihat tangan dan kaki korban masih bergerak-gerak. Sehingga kemudian diseret ke kamar mandi," kata Asfuri.


2. Alasan Mutilasi

Namun begitu dimasukkan di kamar mandi ternyata tidak cukup dan pintu tidak bisa ditutup. Akhirnya pelaku memotong bagian kedua kaki, dan kemudian tangan.

Potongan kaki dan tangan selanjutnya dibawa ke tangga, lokasi ditemukan kemudian. Sedangkan tubuh korban ditinggalkan di toilet dalam kamar mandi dengan posisi ditutupi karung.

"Ada bukti ceceran darah di bawah tangga, yang menandakan bahwa korban pada saat dilakukan pembunuhan masih hidup, sehingga  darahnya cukup banyak, termasuk muncrat ke kaos pelaku," pungkasnya.

Selasa (14/5) ditemukan 6 potongan tubuh seorang perempuan di Pasar Besar Lantai II Kota Malang. Dua potongan tangan, dua potongan kaki, dan kepala ditemukan di sekitar tangga. Sementara badan korban ditemukan di kamar mandi.

(kpl/dar/phi)

Reporter: Darmadi Sasongko


REKOMENDASI
TRENDING