SELEBRITI

Kisah Oscar Lawalata Jadi Transgender Heboh, Mario Lawalata Sebut Sang Bunda Sempat Galau

Jum'at, 28 Agustus 2020 22:01

Istimewa

Kapanlagi.com - Oscar Lawalata beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial setelah ia mengaku menjadi transgender di Channel YouTube keluarganya, The Lawalatas. Mendengar hal tersebut, Mario Lawalata sebagai adik pun tak menyangka video tersebut akan menjadi heboh padahal tujuan utama dari membuat konten itu hanya ingin menginspirasi masyarakat luas.

"Kita bikin YouTube bukan mau viral, atau ngejar viewers, atau subscribers. Terima nggak diterima maksud kita ya pengin sharing. Itu terserah yang nonton aja. Kita nggak nyangka itu, karena ini jauh di luar ekspektasi kita," ujar Mario Lawalata saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (28/8).

 

1. Ungkap Perasaan

Dalam channel YouTube The Lawalatas, sang bunda, Reggy Lawalata, juga mengungkapkan perasaannya saat mengetahui putranya memutuskan untuk menjadi transgender. Reggy Lawalata mengaku galau karena putra pertamanya memilih jalan untuk menjadi perempuan.

"Yang ngasih tahu kita juga kan malah orang-orang. Kita pun kaget. Kalau nggak salah di video mama yang ketiga itu udah rame dan keempat lebih lagi," ujarnya.

2. Dapatkan Apresiasi

Walau konten tersebut membeberkan aib keluarga, namun keluarga Mario Lawalata mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas. 90 persen dari mereka mengomentarinya dengan positif dan sebagiannya lagi ada yang tak menyukainya, tapi Mario tak mau ambil pusing akan komentar negatif.

"Positifnya itu bukan kayak 'makasih udah sharing', tapi kayak malahan yang 'thank you akhirnya kita bisa ngebuka diri'. Akhirnya dikasih tahu kalau kita nggak bisa menutup diri dengan keluarga. Itu yang kita baca komen-komennya, yang bikin kita seneng. Ternyata banyak yang bernasib sama, cuma takut dan malah menutup diri. Kita senang banget memberikan cerita yang buat mereka jadi kayak ada solusi," tuturnya.

"Ya lagi-lagi kita melihatnya 90 persen positif. Mau ngomongin apa pun yang bagus di Indonesia pasti ada jeleknya. Jadi kita nggak mau lihat itunya (negatif). Nggak mau gubris juga komennya. Kadang mereka komen juga pengin iseng. Toh ini kan aib keluarga gue, bukan keluarga lo," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING