SELEBRITI

Kisah Pengusaha Sukses Putra Siregar yang Dulu Pernah Jadi Tukang Semir Sepatu dan Pengamen

Senin, 03 Agustus 2020 19:22

Putra Siregar / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Mungkin banyak yang tidak menyangka sosok Putra Siregar, pemilik slogan 'Hp Pejabat Harga Merakyat' dulunya pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Ketika kecil, Putra Siregar sempat jadi tukang semir sepatu hingga pengamen jalanan. Ia juga tumbuh tanpa kasih sayang kedua orang tuanya.

Saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur belum lama ini, lelaki berusia 27 tahun itu sedikit bercerita perjalanan hidupnya. Rupanya Putra adalah anak pertama dari tiga bersaudara.

"Saya lahir di kota Medan, saya tiga bersaudara dan saya paling sulung, ada dua adik saya cewek dan cowok. Saya nggak tinggal sama keluarga dari kecil hidupnya di jalanan, nyemir sepatu dan ngamen," ungkap Putra Siregar.

1. Selalu Juara Kelas

Tak hanya hidup dari jalanan saja, Putra Siregar mengaku sering menahan lapar karena tak punya siapa-siapa dan tak memiliki uang. Meski demikian, semasa sekolah rupanya dibalik kekurangan Putra adalah seorang anak yang cerdas.

"Saya dulu sering banget nahan lapar, tapi saya dikasih sesuatu yang spesial dari Allah, jadi pas sekolah saya juara terus," ucapnya.

2. Berkaca dari Kesulitan Masa Lalu

Karena mengalami masa kecil yang pahit, Putra Siregar pun lantas bertekad untuk menjadi orang sukses sehingga bisa membantu sesama agar tak merasakan apa yang pernah ia rasakan dulu. Kini, terbukti jika Putra memang jadi sosok yang tak pernah pamrih dalam memberi.

"Nah sekarang saya sering memberi bukan karena saya kaya, karena saya sampai detik ini nggak pernah ngerasa kaya. Jadi kenapa saya memberi, dari dulu di saat saya lapar, di saat harus bayar uang SPP saya pengin banget ada sosok yang membantu saya," ujarnya.

"Tapi sosok itu nggak ada, ada sih ada guru saya karena saya malu nggak masuk sekolah akhirnya sekolah saya dibayarin akhirnya dia bayarin sekolah saya. Karena waktu saya jadi ketua kelas, saya cukup membantu beliau. Saya juga bisa memimpin perusahaan karena dari kecil udah kebentuk karakter saya," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING