SELEBRITI

Kisah Tanta Ginting, Ditentang Orangtua Tinggalkan Karier di Amerika demi Jadi Artis

Sabtu, 21 September 2019 14:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Tanta Ginting © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Tanta Ginting, sebelum dikenal sebagai artis, ia lebih dulu bekerja sebagai tenaga electronic engineering di salah satu perusahaan besar di Amerika, Northrop Grumman. Namun bekerja dengan gaji besar dan jenjang karier yang bagus, rupanya tak membuat pemilik nama lahir Tanta Jorekenta Ginting ini nyaman.

Pada 2008, ia yang sejak kecil sudah senang dengan dunia kesenian, akhirnya memilih untuk berhenti dari pekerjaannya dan meninggalkan Amerika untuk mewujudkan impiannya sejak kecil dengan berkarier di Tanah Air. Pilihan hidupnya itu, sempat mendapat tentangan dari orangtuanya, terutama dari sang ayah yang menilai pekerja seni tidak memiliki penghasilan tetap dan jenjang karier yang bagus. Ia yang yakin dengan pilihan hidupnya, pun harus berdebat panjang dengan ayahnya.

"Keputusan gue pulang ke Indonesia itu jadi perdebatan yang sangat keren lah di keluarga gue. Karena gue yang sudah mapan di Amerika kerja sebagai insinyur elektro, tiba-tiba bilang mau pulang ke Indonesia biar jadi seniman," kata Tanta Ginting ditemui di Jakarta, Jumat (20/9).


1. Perpindahan Drastis

"Itu kan perpindahan karier yang drastis sekali. Bokap ngelihatnya ini nggak masuk akal. Debatnya dari situ aja. Kayak gimana kariernya, hidup di Indonesia gimana. Debatnya antara dia nggak setuju karena menurut dia entertainment itu bukan tempat yang bisa buat karier, terus gue bilang kalau kita serius dengan satu hal dan fokus, bisa sukses. Itu yang dilakuin gue sama bokap. Debatnya sampe sekarang bahkan," imbuhnya.

Saat masih di Amerika, Tanta Ginting sempat menyalurkan bakat seninya dengan bergabung dalam grup musik Fourwall dan melepas satu album berjudul lifetime pada 2007 di Amerika. Di negeri paman Sam itu, ia bertemu dengan personel GIGI dan Slank yang membuat tekadnya untuk berkesenian semakin membara.

"Tadinya pas ngantor sebagai insinyur, malemnya ngeband. Nah pas ngeband ketemu penyanyi Indonesia, kayak GIGI, Slank. Kita tur bareng di Amerika. Nah mereka yang ngeracunin. Pas 2005 aku pulang ketemu GIGI, dia bilang biar di sini aja, kita bantu. Pas 2006 gue diajak ke Potlot. Merekalah yang bikin gue kayak yakin gue nggak sendirian di Indonesia," ujarnya.

Setelah yakin, Tanta kemudian melepas pekerjaannya dan memilih berkarier di Indonesia. Namun sebagai pendatang baru, ia harus mengalami getir terlebih dahulu. Bahkan ia harus hidup terlunta-lunta selama setahun tanpa pekerjaan.


2. Sempat Terlunta-Lunta

"Tapi pas gue pulang di Indonesia dengan harapan banyak yang bantu. Ternyata mereka (personel GIGI dan Slank) juga nggak bisa ngapa-ngapain. Musik gue kan pop rock alternative. Dan 2008 itu lagi gencar-gencarnya melayu. Jadi mereka lagi susah dapat job. Apalagi gue anak baru. Sempet luntang lantung setahun. Sempet numpang makan di rumah saudara karena sudah bokek," kenangnya.

Akhirnya pada 2009, ia dibantu Daniel Mananta untuk ikut audisi Gita Cinta Musical dan diterima. Meski bayarannya tak seberapa dibandingkan dengan pekerjaannya sebagai insinyur elektro, Tanta dengan senang hati menerima. Sejak itu, kariernya di dunia kesenian Tanah Air pun perlahan menanjak, berbagai tawaran pekerjaan datang menghampirinya.

"(Saat itu) Dibantu Daniel Mananta, dia kasih broadcast tentang casting musical. Itulah pertama kali gue masuk ke dunia entertainment secara profesional dengan bayaran sebulannya itu sehari gaji gue di Amerika," pungkas Tanta Ginting.

(kpl/dan/phi)

Reporter: Dadan Deva


REKOMENDASI
TRENDING