SELEBRITI

Konferensi TBN Asia 2022: Produktif Hasilkan Kegiatan Positif Bersama Gerasa

Minggu, 25 September 2022 16:02

Gerasa hasilkan kegiatan yang produktif (credit: KapanLagi.com)

Kapanlagi.com - Konferensi TBN Asia 2022 telah sampai di hari ketiga yang jatuh pada hari Sabtu (24/09/2022). Tim KapanLagi Youniverse (KLY) pun memilih untuk menyapa para penggerak Gerasa di tepian Kota Denpasar.

Gerasa sendiri adalah kependekan dari Generasi Bisa Indonesia, yakni sebuah jaringan gerakan Freedom Indonesia yang melahirkan sejumlah Peacemaker sejak 2010. Langkah-langkah positif mereka di antaranya ada pendampingan serta pemulihan bagi orang yang pernah terpapar narkotika, obat terlarang, alkohol dan juga Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), sebagai tempat pelayanannya.

"Pada akhirnya, komunitas ini harus melahirkan pemimpin baru yang ikut terus memulihkan orang-orang yang membutuhkan, karena bila tidak Gerasa tidak sinambung. Dari situlah moto 'Dipulihkan untuk Memulihkan' berasal," ujar Andy, pendiri Gerasa yang juga berpredikat sebagai pengusaha, pemuka agama, dan dedengkot penggemar sepeda motor custom di Bali.

1. Produktif Hasilkan Kegiatan Positif

Dalam proses pemulihannya, para anggota Gerasa juga produktif menghasilkan produk cinderamata berupa pakaian-pakaian tematis berupa kaus serta produk fesyen lainnya, dan juga santapan khas Bali. Komunitas yang sudah memperluas jaringan hingga ke kawasan Sulawesi, Jawa Tengah, serta Nusa Tenggara Barat itu ternyata tidak mengutamakan akses kepada pendanaan dari partner TBN lainnya sebagai output dari konferensi.

"Saya melihat inti dari gerakan ini adalah pelayanan yang konsisten agar energi yang sudah muncul bergerak di tengah komunitas orang-orang kecewa dan frustrasi ini terus membesar. Uang akan menyusul datang berkelanjutan ketika buah-buah pendampingan mulai terlihat," tandas lelaki yang kini sudah berhasil membentuk putrinya, Angie, sebagai leader utama di Gerasa.

2. Bersinergi dengan Konsistensi TBN Indonesia

Pada sesi kunjungan, panitia Konferensi TBN Asia 2022 memiliki beberapa tempat yang tak kalah spesial. Selain Gerasa, para peserta juga bisa memiliki untuk berinteraksi serta menambah wawasan ke produsen panel surya Kopernikus, pengumpul madu Bali Honey, dan tempat manufaktur bioplastik dari singkong.

Menurut Andy, Gerasa yang baru saja bergabung dengan TBN lebih membutuhkan pembentukan sel-sel komunitas baru yang hidup lewat pertemuan yang konsisten. Ia sadar, hal itu lebih perlu ketimbang sekadar donasi atau pengaplikasian sustain funding support system. Ya, Gerasa lebih berbasis pada manusia ketimbang kapital lain.

"Datanglah, berkomunikasilah, jadilah sosok teladan, dan akan ada banyak orang terpulihkan akan terinspirasi untuk mendobrak banyak dinding sosial di sekitar kita," pungkas Andy.

Meski perhelatan konferensi hibrida TBN Asia 2022 sudah mencapai kulminasi, faktanya tak ada titik puncak dalam tren investasi dalam gerakan sosial yang berwawasan manusia dan lingkungan ini. Semua bergulir, mengalir, dan akan membesar pada helatan konferensi TBN Indonesia 2023 mendatang.

REKOMENDASI
TRENDING