Lagu Mbah Surip Ludes Terjual di Lampung Barat

Jum'at, 07 Agustus 2009 06:41 Penulis: Darmadi Sasongko
Lagu Mbah Surip Ludes Terjual di Lampung Barat Almarhum Mbah Surip
Kapanlagi.com - Kabar kematian Mbah Surip telah cepat tersebar di penjuru tanah air, dan membawa berkah sendiri atas karya yang telah ditorehkan. Kaset CD dan DVD penyanyi berambut gimbal itu diserbu pembeli.

"Terhitung dalam sehari ini sudah 50 lebih kaset Mbah Surip laku, baik VCD dan DVD," kata Dedi Suhendra, seorang pedagang VCD di pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Lampung Barat, Kamis (6/8).

Dijelaskan, sejak kabar tersiar kematian Mbah Surip penjualan pun meningkat tajam hingga 100%. Lagu tersebut ditawarkan Rp6.000 untuk VCD dan Rp10.000 untuk DVD. "Keuntungan saya cukup lumayan mencapai Rp150.000 lebih, dibanding hari biasa hanya Rp25.000, itu pun kalau ramai," terangnya.

Bahkan ada pelanggan yang memesan kaset terlebih dahulu kepada pedagang karena takut besok akan kehabisan lagi.

"Saya pun hari ini memesan VCD dan DVD dengan jumlah yang banyak, karena saya yakin omzet ini tidak berubah dari hari ini melihat animo masyarakat untuk memiliki kaset Mbah Surip tinggi," terangnya.

Dedi menambahkan, inilah sebagai bukti kebesaran nama Mbah Surip, namanya telah dikenang di dalam hati masyarakat luas dari kota dan pedesaan, dan ini patut menjadi contoh untuk musisi lain, musik berkelas tidak menjamin keberhasilan penjualan, kata dia.

Pedagang kaset biasa memasok kaset dari Bandar Lampung, mayoritas mereka memesan kaset lagu Mbah Surip, Tak Gendong dan Bangun Tidur, yang saat ini sedang booming.

Hal yang sama dirasakan pedagang kaset Pasar Liwa, di Kecamatan Balik Bukit, Antoni, mengatakan, "Kaset Mbah Surip laku keras, apalagi saat kemarin, melonjak tajam, semua ludes tak tersisa."

"Pembeli yang datang mayoritas dari penduduk pedalaman yang sengaja turun untuk mencari kaset Mbah Surip," tegasnya.

Antoni menguraikan, Mbah Surip telah memberikan keberkahan kepada pedagang yang menjual karyanya. "Bukan berarti ingin memanfaatkan situasi tetapi ini realita penggemar Mbah Surip merata baik kota dan desa, juga sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap karyanya," terangnya.  

(kpl/dar)


REKOMENDASI
TRENDING