Dewi Persik: Soal Seksi, Soal Duit

Selasa, 15 April 2008 18:22 Penulis: Editor KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Semuanya ujung-ujungnya duit, itulah alasan kenapa Dewi Persik tampil seksi. Tidak dipanggung, tidak pula dalam film pertamanya, TALI POCONG PERAWAN, produksi Maxima Pictures. Bahkan, adegan ciuman 'hot'-nya dengan Ibnu Jamil disebut sebagai scene kunci bergulirnya cerita film bergenre horor ini.

Kalaupun film ini jadi legitimasi anggapan bahwa Dewi penyuka pornografi, ia mengaku pasrah.

"Terserah orang mau bilang apa, mau disebut suka porno terserah. Dewi kan tempatnya salah, apapun yang diomongkan tetap salah. Semua ujungnya duit. Saya pribadi tidak mau munafik, semua orang maunya enak. Soal haram atau halal kita serahkan sama Allah," tuturnya di saat launching di Blok M Plaza, Selasa (15/4).

Dewi sendiri sebenarnya sama sekali tidak tahu kenapa produser memilihnya. Padahal dia mengaku kecil, pendek dan tubuhnya agak sedikit gemuk, namun padat. Tapi tidak begitu bagi Ody Mulya Hidayat selaku produser. Menurutnya, penyanyi asal Jember tersebut punya nilai lebih untuk dijual. Walau ada pendapat bahwa akting Dewi hanya segitu-gitu saja.

"Saya sudah coba total dan all out segenap jiwa dan raga. Tapi, oke-lah, mungkin aku bisanya memang segitu. Mungkin aku harus belajar banyak dari senior aku," jawabnya.

Sebagai pendatang baru di layar lebar, tak mungkin Dewi tidak menghadapi kendala. Dan satu-satunya kendala terberatnya, ya tadi itu, soal ciuman. Hampir empat sampai lima jam kru menunggu Dewi bisa berciuman. Bahkan sampai beberapa kali adegannya diulang.

Kendalanya, ia terpaksa harus ciuman dengan orang yang baru dikenalnya. "Segala ciuman saya adalah ciuman pertama, setelah itu baru Ibnu Jamil. Dia ikut membantu menganggapnya sebagai dia," tuturnya. Jadi, ternyata belum bisa lupa juga toh, sama Jamil yang satunya?  

(kpl/wwn/tri)

REKOMENDASI
TRENDING