SELEBRITI

Menang Gugatan, Nikita Mirzani Tetap Tak Izinkan Dipo Latief Temui Anaknya

Sabtu, 12 Oktober 2019 16:11 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Nikita Mirzani © KapanLagi.com/Nurwahyunan

Kapanlagi.com - Gugatan Nikita Mirzani ke Dipo Latief dimenangkan oleh pengadilan. Majelis hakim memutuskan Dipo harus membayar uang tunjangan anak sebesar Rp 10 juta kepada Niki dan status buah hati mereka pun legal di mata hukum.

"Ya gue gak masalahin nominalnya. Sepuluh juta mah buat gue sepele. Yang gue senengnya itu, akhirnya gue bisa dapet legalitas untuk anak. Bukan masalah duit. Kalau duit mah yang kedua aja. Kagak bayar ngaku-ngaku bayar kan, gak terlalu puyeng lah soal itu," ujar Niki.

Meski demikian, Niki tetap tidak berniat untuk mempertemukan Dipo dengan anaknya. Ia pun tak peduli apakah Dipo akan memberikan tunjangan seperti putusan hakim atau tidak.

"Nggak lah, ngapain. Gila," tukasnya.


1. Jangan Perang Dengan Niki

Nikita pun memperingatkan kepada semua orang agar tidak berperang dengannya. Ia tidak mau kejadian seperti dengan Sajad Ukra terulang lagi.

"Ya kan yang ngakuin negara. Dia kan gak tau. Terserah aja kalau Niki sih. Nggak lah, kalo nanya Niki mau ditemuin gak? Nggak. Makanya jangan berperang sama gue. Kalau gue udah ngucap nggak, ya nggak," ujarnya.

"Sepertinya (Ada Sajad kedua). Karena kan anaknya cakep banget. Kan lu lihat anak gue. Cakep banget kan?" lanjut Niki.


2. Solusi Niki

Nikita pun tak menampik kemungkinan dirinya akan mengajukan gugatan lagi. Bisa jadi masalahnya akan panjang, sampai tahun 2020 mendatang.

"Ada deeh. Pokoknya lu gue kasih berita terus deh sampai 2020 akhir. Soalnya abis itu gue mau nyalon. Nyalon apa kek," kata Niki dengan nada sekenanya.

Untuk solusi masalahnya dengan Dipo, Niki mengaku tidak bisa lagi berpikir. "Yang males, racunin aja kali ya. Gua bingung juga kalau mau kasih solusi. Abisnya banyak banget. Makanya, gini ya. Ada orang nggak punya uang, akhirnya dia melakukan apapun. Atau nggak, wah gua kok dilahirin dari keluarga miskin ya. Sebenarnya kita dilahirin dari keluarga miskin tuh bukan miskin selamanya gitu. Kita tuh emang harus kerja. Kerja keras dong, banting tulang. Disikat kanan kiri. Ya jalain aja gitu," pungkasnya.

(kpl/far/phi)

Reporter: Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING