SELEBRITI

Mengobati Kerinduan dengan Almarhum A Rafiq, Fairuz & Keluarganya Bangun Museum

Rabu, 25 Desember 2019 14:08 Penulis: Sora Soraya

Fairuz A Rafiq @ KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Pedangdut legendaris A Rafiq memang sudah meninggal dunia sejak 2013. Namun karya-karya beliau masih diingat dan dikenang hingga saat ini. Demi mengobati kerinduan dengan sosok almarhum A Rafiq, pihak keluarga pun baru saja meresmikan sebuah museum yang dibangun di RS Citra Arafiq di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat pada Selasa (24/12).

"Kita tuh senang banget bisa mewujudkan semua keinginan papa dan harapannya museum A Rafiq ini semua teman-teman yang mungkin cinta terhadap almarhum papa saya bisa terobati dengan karya-karyanya yang ada, video klipnya ada di situ, albumnya, penghargaannya dan juga baju-bajunya hampir semua yang papa pernah pakai ada di situ semua," ujar Fairuz A Rafiq yang merupakan anak bungsu A Rafiq.

1. Alasan Museum Dibangun di Rumah Sakit

Fairuz pun menjelaskan alasannya mengapa museum tersebut dibangun di RS Citra Arafiq. Ternyata rumah sakit tersebut dulunya merupakan tempat tinggal keluarga A Rafiq. Namun sejak beliau meninggal, rumah ini diubah menjadi sebuah rumah sakit seperti keinginan beliau. Menurut keluarga, rumah ini terlalu menyimpan banyak kenangan indah bersama almarhum.

"Mungkin teman-teman ada yang tahu zaman almarhum ada, ini rumah almarhum yang akhirnya dirubuhkan jadi rumah sakit. Kalau rumah sakitnya (berdiri) sebenarnya udah tiga tahun, sama-sama kita jalani dan alhamdulillah rumah sakit ini istilahnya berjalan dengan baik bisa menolong banyak orang juga, senang bermanfaat untuk banyak orang," ungkap Fairuz A Rafiq.

"Karena ini tempat bersejarah, tempat kita kecil bersama, semua di sini tinggal," sambung Farhad, kakak Fairuz.

2. Fans Bebas Bisa Datang

Aisyah, istri almarhum A Rafiq pun sangat terharu dengan usaha anak-anaknya yang membangun museum ini. "Alhamdulillah saya luar biasa sama anak-anak saya ini bikin museum papanya, anak-anak saya semua cinta sama papanya. Saya bersyukur pada Allah. Doa masyarakat juga supaya museumnya didirikan di sini," ujar Aisyah.

Para penggemar pun bisa dengan bebas untuk mengunjungi museum ini dan melihat koleksi-koleksi almarhum. "Penggemar kan banyak ya pada datang ke rumah. Saya bikin di sini aja, kalau mau lihat silakan. Buka untuk umum, bukan pengunjung rumah sakit aja. Obat kerinduan mama, kalau mama kangen ke sini. Untuk penggemar juga kalau kangen ke sini nggak dipungut biaya sepeser pun, gratis," tutup Aisyah.

REKOMENDASI
TRENDING