Menyentuh! Ini Cerita Daniel Mananta Saat Bangun Gereja di Flores

Jum'at, 20 Mei 2016 18:45 Penulis: Guntur Merdekawan
Menyentuh! Ini Cerita Daniel Mananta Saat Bangun Gereja di Flores Daniel Mananta © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Daniel Mananta ternyata memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Presenter kondang ini baru saja melakukan sebuah perbuatan mulia, yakni dengan membangun sebuah gereja di Flores.

Saat itu, Daniel merasa sangat prihatin dengan penduduk di Flores yang mana mereka tidak memiliki gereja layak untuk beribadah. Hati pria berusia 34 tahun itupun langsung tergerak, terlebih lagi ketika ikut merasakan betapa jauh Ia harus berjalan hanya untuk beribadah.

"Ketika saya pergi ke Flores, lihat gereja jelek sekali atasnya seng. Kata umat yang ada di sana kalau ada angin, seng dan kayu pada jatuh. Saya ikut misa waktu itu jarak gereja 1-5 kilometer dari rumah penduduk. Saya lihat ada seorang ibu yang bawa anaknya mau dibaptis dan bawa kursi juga karena di gereja nggak ada kursi. Bayangkan itu 5 kilometer dari rumahnya," cerita Daniel saat ditemui di acara Indonesian Youth Day (IYD) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/5).

Daniel bangun gereja di Flores © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaDaniel bangun gereja di Flores © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Daniel lalu membandingkan betapa berbeda kondisi yang dialami orang-orang Flores dan Jakarta. Namun, bintang film RUMAH DARA itu merasa sangat takjub dengan perjuangan warga Flores yang Ia temui.

"Sedangkan saya sendiri kalau di Jakarta kadang kita mau ke gereja bawa mobil, pakai AC. Tapi ketika hujan, jadi malas ah. Kekuatan iman orang Flores seperti mereka lah yang layak dapat gereja lebih bagus dari Jakarta. Jutru saya banyak belajar dari kesederhanaan mereka, berkat luar biasa," sambungnya.

Meskipun begitu, setelahnya Daniel sadar bahwa ia tak bisa melanjutkan tugas mulia itu lagi. Panggilan jiwanya kini lebih ke arah memotivasi orang-orang lain, khususnya generasi muda dengan pengalaman hidupnya.

"Tapi untuk bikin gereja kedua susah banget. Gue ngobrol sama teman gue. Dalam 3 tahun dia bisa bikin 56 gereja, itu karena panggilan dia. Gua pernah bangun gereja, ke panti asuhan, menghibur orang kanker di Rumah Sakit. Tapi gue kayaknya nggak punya kesabaran sedemikian rupa. Gue lebih ingin memotivasi orang lebih. Panggilan gue seperti itu, enjoy ngomong di depan publik untuk suatu hal," pungkas Daniel.

(kpl/rhm/gtr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah

REKOMENDASI
TRENDING