SELEBRITI

Model Seksi Messya Iskandar Berikan Penjelasan Soal Tes Urine di Club Malam di Bali

Senin, 02 Desember 2019 11:57 Penulis: Ayu Srikhandi

Messya Iskandar © instagram.com/messyaiskandar25

Kapanlagi.com - Seorang model dewasa Messya Iskandar mendadak ramai dibicarakan. Pasalnya, model seksi tersebut diketahui sempat menolak untuk melakukan tes urine saat bersama-sama dengan teman-temannya di sebuah club malam di Bali.

Messya pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi soal berita tolak lakukan tes urine tersebut. Ia merasa memiliki alasan kuat tidak mau melakukan tes urine lantaran hanya dia dan teman-temannya saja yang diminta, sedangkan pengunjung lainnya tidak.

"Jadi waktu malam itu, aku dan temenku lagi makan dan kita nge-whisky, dan pada saat polisi itu datang aku dan temanku sudah rada tipsy jadi aku tidak terlalu melihat di sekitarku, yang aku liat pengunjung lain pada santai, terus tiba-tiba semua polisinya datang ke table kita terus mereka minta KTP, lalu setelah itu mereka memaksa kita buat test urine dan kita tidak mau awalnya karena aku lihat pengunjung yang lain tidak diminta test urine," ungkap Messya memberikan penjelasan kepada detikcom, Minggu (1/12/2019).

 

1. Minta Surat Perintah

Dilansir Detik.com, Messya sempat meminta surat perintah pada polisi yang akan memeriksa dirinya dan teman-teman. Karena pihak polisi tidak dapat menunjukkannya, ia pun kekeuh untuk menolak melakukan tes urine.

Polisi telah memberikan penjelasan kalau Messya dan teman-temannya dicurigai memakai narkoba, karena itu lah pihak berwajib meminta mereka untuk melakukan tes urine. Messya dan pihak kepolisian juga sempat saling menggunakan nada tinggi. Setelah itu, Messya meminta kalau diperiksa saja di kantor polisi. Namun pada akhirnya, Messya dan teman-temannya mau untuk melakukan tes narkoba.

"Aku dan temenku masih tetap ribut kenapa cuma kami yang dites sedangkan pengunjung yang lain tidak!! Aku heran kenapa mereka sangat mencurigai kami, dan aku marah karena aku tetap nggak mau dites. Aku bilang ke polisinya kalau mau tes, ya semua dong harus dites, jangan kita bertiga saja, dan setelah kita mau melakukan test urine, hasil nya NEGATIF dan setelah itu polisinya langsung kabur nggak ada ngomong apa pun. Jadi kita itu emosi dan marahnya kenapa cuma kita yang digerebek, pengunjung yang lain tidak," tandas sang model.

2. Penjelasan Pihak kepolisian

Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro memberikan penjelasan soal kabar yang viral ini, "Iya, itu viral karena nggak mau tes urine. Intinya dia diperiksa nggak mau nggak tahu masalahnya apa, yang tahu kan dia karena diperiksa nggak mau."

Sedangkan Plt Kasi P2M BNNK Badung Kompol I Nyoman Master juga mengungkapkan hal senada. Ia menceritakan bagaimana wanita yang dari Jakarta tersebut menolak saat diminta sample urine dan ketiganya sedang dalam kondisi mabuk. Namun setelah dibujuk lama, akhirnya mau juga melakukan tes urine.

"Iya (mabuk), tapi kan nggak enak kita berargumentasi. Saya juga baru pertama kali kayak gitu baru tumben, begitu saya, karena cewek mau bentak juga nggak enak saya hargai dia. Posisinya dia mabuk begitu kita maklum juga," jelas
Nyoman.

Polisi memang melakukan operasi Waspada Wira Tombak TA 2019 yang digelar Denpom IX/3 bersama tim gabungan dari Polri, BNNK Badung, imigrasi, serta Satpol PP. Lokasi kelab malam tersebut berada di kawasan Seminyak, Kuta, Badung.

Sumber: Detik.com


REKOMENDASI
TRENDING