SELEBRITI

Pengusaha Sekaligus Youtuber Satu Ini Tak Mau Ketinggalan Bagikan Daging Kurban Di Hari Raya Idul Adha

Jum'at, 31 Juli 2020 23:55 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Kapanlagi/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat pandemi covid 19 masih melanda hingga kini. Tentu saja hal tersebut tak menyurutkan niat baik umat muslim untuk ilut berkurban demi membantu sesama.

Mulai dari artis, selebgram, hingga youtuber tak mau melewatkan momen yang pas untuk saling peduli bersama dengan cara ikut berkurban di hari raya Idul Adha. Seperti yang dilakukan Gilang Widya Pramana yang merupakan youtuber sekaligus pengusaha kuliner ternama.

"Karena adanya wabah virus corona maka tata cara penyembelihan hewan qurban akan berbeda dan mengikuti protab protokol kesehatan. Pendistribusian daging kurban langsung ke rumah mustahik, melakukan pembersihan dan desinfeksi terhadap peralatan sebelum dan setelah digunakan.

"Semuanya itu dilakukan agar terhindar dari risiko penularan Covid-19," ujar Gilang saat pemotongan hewan kurban di kediamannya kawasan Malang, Jumat (31/7).

 

1. Sembelih 9 Kambing & 9 Sapi

Gilang mengatakan untuk Idul Adha tahun ini, ia menyembelih 9 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang akan di distribusikan ke 4 kota. Selain itu, baginya penyembelihan hewan qurban itu mengandung dua nilai yakni kesalehan individu dan kesalehan sosial.

"Alhamdulillah pada Idul Adha 1441 H Juragan 99 Group menyembelih 9 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang akan di tebar ke 4 kota yakni Bandung, Surabaya, Sidoarjo dan Malang," bebernya.

2. Kesalehan Sosial

"Kesalehan individu berarti dengan berqurban, ia telah melaksanakan perintah Allah SWT sebagai perwujudan pendekatan diri kepadaNya. Kurban juga dikatakan sebagai kesalehan sosial karena bentuk solidaritas kemanusiaan," lanjutnya.

Disisi lain, menurut youtuber yang benar-benar merintis usahanya dari nol ini Idul Adha ini bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi yang terhempas pandemi di era New Normal ini.

(kpl/irf/frs)

Reporter: Irfan Kafril


REKOMENDASI
TRENDING