Pentingnya Festival Sinema Australia Indonesia 2019, Di Mata Mira Lesmana

Jum'at, 15 Maret 2019 15:30 Penulis: Canda Permana
Pentingnya Festival Sinema Australia Indonesia 2019, Di Mata Mira Lesmana Mira Lesamana (Credit: KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya)

Kapanlagi.com - Festival Sinema Australia yang ke empat akan dimulai, dukungan Mira Lesmana dalam acara ini sungguh luar biasa. Hubungan antara Indonesia dan Australia sangatlah baik bagi Mira, berbicara Australia tentunya Mira punya kedekatan tersendiri, semasa SMA nya ia sudah tinggal di Negeri Kanguru dan bahkan ia pertama kali berkarir dalam bidang perfilman di Australia.

Saking dekatnya dengan Australia, Mira sangat senang bekerja sama dengan Australia seperti yang diungkapkan Mira ketika ditemui oleh tim KapanLagi.com di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/3)

"Dan saya akan selalu senang ketika harus ambil bagian dari kemungkinan dengan kerjasama bersama Australia karena Australia juga sudah mempunyai kayak sistem yang baik sekali, terutama untuk skenario pascaproduksi. Mereka juga akhir-akhir ini sudah digunakan oleh seluruh dunia bahkan aquaman juga dikerjakan di australia jadi menurut saya ya saya pasti support," paparnya.

Bagi Mira yang merupakan sahabat FSAI, kolaborasi dalam dunia perfilman antara Australia dan Indonesia sangat penting. Hubungan Indonesia dan Negeri Kanguru ini merupakan tetangga terdekat, apapun hal yang terjadi dalam perfilman tidak kalah menarik dengan urusan politik ketika diperbincangkan dan membuat suatu kolaborasi bersama.

"Apalagi Australia justru menjadi sangat penting karena dia tetangga kita terdekat dan hubungan kita itu harus selalu dikuatkan secara culture terutama dari film karena kalo kita ngomongin soal politik saja selalu pemahaman itu kadang-kadang bisa kacau," ucap Mira.

Maka dari itu, Mira melihat film sebagai penghubung yang pas bagi kedua negara ini. "Sehingga bisa tegang sementara Australia negara terdekat kita dan menurut saya memahami itu melalui film adalah jalan yang terbaik. Karena kita membenari manusia-manusia dan bukan politikus-politikusnya gitu. Kurang lebih seperti itu," pungkasnya.

 

(kpl/CDP)

Editor:

Canda Permana


REKOMENDASI
TRENDING