SELEBRITI

Pernah Pakai Bilik Asmara, Inneke Koesherawati: Suami Saya Enggak Tega

Kamis, 20 Desember 2018 17:01 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Inneke Koesherawati © Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Inneke Koesherawati hadir dalam persidangan lanjutan kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein di PN Bandung, Rabu (19/12). Seperti diketahui, kasus suap ini melibatkan sang suami, Fahmi Darmawansyah.

Inneke pun menjelaskan beberapa hal kepada hakim, termasuk pembelian mobil kepada Wahid yang diinstruksikan oleh sang suami. Hakim anggota Marsidin Nawawi lalu menanyakan kepada Inneke soal bilik asmara yang dikelola oleh Fahmi di dalam lapas.

"Yang saya tahu ruangan itu ada karena suami saya enggak tega kalau saya datang, banyak orang yang liatin saya," katanya seperti dilansir Liputan 6.

1. Pernah Pakai Bilik Asmara

Dirinya mengungkapkan jika fasilitas dalam ruangan tersebut cukup lengkap, ada kamar mandi, kipas dan kasur. Inneke bahkan pernah menggunakan ruangan tersebut untuk memenuhi kebutuhan biologis sang suami.

"Itu kewajiban istri, saya menjalankannya. Melayani suami saya kebutuhan biologis manusia," ungkapnya lagi.

Inneke mengatakan jika dirinya tak tahu menahu dengan bisnis yang dilakukan suaminya dari dalam lapas, karena sang suami tak pernah menceritakannya. "Tidak pernah cerita. Dari kasus yang dulu sampai sekarang tidak pernah cerita. Saya tahu dari gosip, kalau ke sana (Lapas Sukamiskin) harus beli kamar. Saya sempat tanya, dia (Fahmi) jawab, 'Iya sudah-lah, sudah-lah. Tenang saja'," tutupnya.

2. Beberkan Soal Bilik Asmara

Inneke pun membeberkan soal pemberian mobil, kado ulang tahun hingga fasilitas bilik asmara. Dirinya mengaku mengenal sosok Wahid Husen tak lama setelah menjabat sebagai Ketua Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) yang baru.

"Waktu suami saya sakit, Pak Wahid menjenguk di Rumah Sakit. 'Fahmi harus sampai sembuh' itu ucapan semangat kepada Fahmi," katanya seperti dilansir Liputan 6.

3. Belikan Mobil

Diketahui jika Wahid memang begitu baik kepada suami Inneke, Fahmi Darmawansyah. Sang suami memang sedang mendekam di Lapas Sukamiskin karena kasus pidana korupsi.

karena kebaikan Wahid, Fahmi pun sering meminta Inneke untuk mengirim barang maupun makanan ke dalam lapas. Barang tersebut bermacam-macam, mulai dari makanan, kopi, gula, hingga tas dan mobil.

"Lewat telpon carikan mobil, karena biasanya beli obat, baju jadi saya tanya 'mau ngasih siapa' ternyata buat Wahid Husen. Saya hanya patuh karena biasa ngasih," jelasnya. Diketahui jika mobil tersebut berjenis double cabin seharga 407 juta rupiah.

(kpl/lip/frs)


REKOMENDASI
TRENDING