Rayakan 22 Tahun Berkarya, Andien Sukses Pukau Penonton dengan Konser Melodi Monolog: Dan Lalu

Jum'at, 25 Februari 2022 18:10 Penulis: Iwan Tantomi
Rayakan 22 Tahun Berkarya, Andien Sukses Pukau Penonton dengan Konser Melodi Monolog: Dan Lalu Credit: Vidio

Kapanlagi.com - Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi seorang musisi berkiprah di industri hiburan tanah air. Dalam waktu selama itu, Andien telah membuktikan jika dirinya termasuk salah satu penyanyi sekaligus musisi yang tetap dikagumi.

Demi merayakan kesuksesannya berkarya selama 22 tahun lamanya, Andien pun memberikan persembahan spesial lewat konser bertajuk Melodi Monolog: Dan Lalu. Konser yang dilangsungkan pada 22 Februari 2022 mulai pukul 19.00 WIB di secara online dan gratis di Vidio.com tersebut, sukses memukau penonton di rumah. Penasaran seperti apa? Berikut rangkuman keseruannya!

Bawakan 12 Lagu yang Dibagi dalam 3 Fase Perjalanan

Credit: VidioCredit: Vidio

Bukan saja namanya, Melodi Monolog: Dan Lalu juga menyuguhkan konsep yang menarik dan lain dari biasanya. Lewat konser tersebut Andien membawakan 12 lagu terbaiknya, seperti Berlayar, Gemintang, Sahabat Setia dan masih banyak lainnya. Masing-masing dibagi ke dalam 3 fase perjalanan, yaitu Mulai, Lerai dan Sampai.

Fase tersebut merepresentasikan rangkaian fase perjalanan panjang anak manusia dalam kehidupan, yang mana prosesnya memantik sebuah tanya, “Dan Lalu?” di kepala. Menariknya, konsep pertunjukan ini diambil dari proses Andien mencatat mimpi dan menyelami imajinasinya.

“Kesempatan menyelenggarakan 22 tahun berkarya di 22.02.2022 ini adalah kesempatan yang hanya datang satu kali dalam seumur hidupku,” ungkap Andien.

Kerennya, setiap lagi dalam konser ini dikemas dalam bentuk narasi-narasi yang reflektif, sehingga turut mengajak penonton yang menyaksikan untuk ikutan berefleksi dan bercermin ke dalam diri.

Dilangsungkan di Hutan De Djawatan Banyuwangi

Credit: VidioCredit: Vidio

Keunikan yang tersaji pada Melodi Monolog: Dan Lalu juga dapat dijumpai dari pemilihan lokasi konser. Alih-alih di gedung megah, Andien justru memilih hutan De Djawatan yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur sebagai venue.

Selama 45 menit lamanya, Andien membawakan lagu-lagunya dengan konsep live recorded di hutan wisata ini. Menurut Andien ini, pertunjukan spesialnya ini sengaja mengusung konsep dekat dengan bumi dan alam sebagai tempat manusia memulai segalanya.

Adapun konser ini sendiri digarap oleh Shadtoto Prasetio. Sutradara dan creative director yang terkenal dengan karyanya yang unik ini, sukses menghadirkan pengadeganan yang dramatis di sepanjang konser Melodi Monolog: Dan Lalu.

Hadirkan Aransemen dengan Nuansa yang Berbeda

Credit: VidioCredit: Vidio

Meski lagu-lagu yang dibawakan Andien dalam konser ini hits-hits terbaiknya dari 2000-2021, tetapi penonton dibikin takjub karena ditampilkan dengan aransemen yang berbeda. Semua lagu Andien yang ditampilkan di Melodi Monolog: Dan Lalu diaransemen ulang oleh Lie Indra Perkasa.

Lie sukses mengemas lagu-lagu andien ke dalam dimensi yang lebih mendalam dan spiritual. Ini juga yang menjadi alasan, walau pertunjukan ini tak ada lagu baru, tetapi Lie berhasil menciptakan nuansa yang berbeda. Termasuk di antaranya dengan memasukkan bunyi-bunyian woodwinds seperti bass, clarinet dan flute, atau brass seperti flugel, bass trumpets dan tuba.

Kian Sempurna dengan Koreografi dan Upcycle Fashion

Credit: VidioCredit: Vidio

Tak sampai di situ, Andien menyempurnakan penampilannya dengan iringan penari yang dilatih langsung oleh koreografer muda nan andal, Alisa Soelaeman. Kehadiran mereka menambah atmosfer magis dan sureal di sepanjang konser Melodi Monolog: Dan Lalu.

Urusan busana yang dikenakan, Andien juga tampil totalitas. Ia menggandeng fashion designer Tangan dan Jonathan Andy sebagai fashion director. Di tangan keduanya, Andien mewujudkan konsep upcycle fashion alias pakaian daur ulang untuk kostumnya di panggung Melodi Monolog: Dan Lalu. Baju yang dipakai Andien merupakan gabungan dari 4 gaun yang pernah dipakai Andien di konser-konser sebelumnya.

Credit: VidioCredit: Vidio

Andien mengungkapkan jika ia ingin mendukung sustainable fashion dengan memberitahukan kepada masyarakat bahwa pakaian daur ulang itu indah dan punya nilai tersendiri. Selain itu, Andien menegaskan jika pakaian daur ulang yang dikenakannya dalam konser Melodi Monolog: Dan Lalu juga menyimbolkan perjalanan manusia yang punya siklus Mulai, Lerai dan Sampai.

“Tanpa kita sadari siklus tersebut terus berulang, sampai nanti waktu kita selesai,” ungkap Andien.

Lewat konser Melodi Monolog: Dan Lalu, Andien sukses mewujudkan imajinasi terliarnya di tengah hutan, yang tak lain diakuinya sebagai impian sedari lama. Ia pun berhasil membagikan cerita melalui pertunjukan sarat makna.

“Kuharap bisa menjadi refleksi dari perjalanan kita semua dalam fase sirkular perjalanan manusia,” pungkasnya.

Credit via Instagram/andienaisyahCredit via Instagram/andienaisyah

Kesuksesan konser Andien Melodi Monolog: Dan Lalu ini pun juga tak lepas dari Cetaphil sebagai salah satu sponsor utama. Brand yang terkenal dengan rangkaian skincare yang bisa membantu menjaga kulit dari 5 tanda kulit sensitif agar tetap sehat ini, juga mendapuk Andien sebagai brand ambassador. Tak jarang beragam event menarik seputar kecantikan dan kesehatan kulit digelar Cetaphil bersama Andien. Terlebih Andien tak pernah ragu mengungkapkan jika Cetaphil menjadi salah satu skincare andalan yang membuat wajahnya selalu terlihat sehat dan awet muda. Makanya biar tak ketinggalan update terbarunya, jangan lupa untuk follow akun Instagram @cetaphil_id.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi


REKOMENDASI
TRENDING