SELEBRITI

Rizky Billar Resmi Dipecat Sebagai Host Dangdut Academy 5, Imbas Kasus Dugaan KDRT Terhadap Lesti Kejora

Rabu, 05 Oktober 2022 10:03

Rizky Billar dipecat sebagai host D'Academy 5. (credit: instagram.com/rizkybillar)

Kapanlagi.com - Karier Rizky Billar di dunia entertainment ikut terdampak setelah dirinya diduga melakukan KDRT terhadap istrinya sendiri, Lesti Kejora. Kemarin malam (4/10), Billar resmi dipecat sebagai salah satu host ajang Dangdut Academy 5.

Awalnya Ruben Onsu yang juga menjadi host dalam acara tersebut, mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam atas segala bentuk KDRT.

"Kami mau mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berani speak up dan menolak segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga," kata Ruben.

1. Resmi Diberhentikan

Lewat kesempatan itu juga, Irfan Hakim menyampaikan keputusan Indosiar yang memilih untuk memberhentikan Rizky Billar sebagai host Dangdut Academy 5.

"Dan Indosiar menjawab pertanyaan netizen sekaligus mengambil keputusan, dengan ini kami umumkan bahwa mulai malam hari ini Rizky Billar tidak lagi menjadi host Dangdut Academy 5," tuturnya.

2. Himbauan KPI

Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun telah memberikan ketegasan agar stasiun telivisi tidak lagi menjadikan Rizky Billar sebagai host program atau pemain dalam judul sinetron.

"Lembaga penyiaran komit untuk tidak menayangkan program hiburan yang menjadikan bersangkutan itu pembawa program atau pemeran. Kami sudah mengkomunikasikan dengan jajaran direksi dan direktur program, mereka menyambut positif, menyambut baik sikap KPI," kata Nuning Rodiah selaku Ketua KPI, saat dihubungi oleh KapanLagi.com, Selasa (4/10/2022).

3. Boleh Tampilkan Wajah

Namun KPI masih memberi izin menayangkan wajah Rizky Billar yang diduga pelaku KDRT. Namun, penayangan itu hanya dalam bentuk footage, foto, atau pernyataan dari kuasa hukum dari yang bersangkutan.

"Yang kemudian boleh tayang itu adalah wajah, namun sebagai footage di program berita untuk menunjukkan bahwa ini lho pelaku KDRT. Itu yang kami bisa toleransi kemunculan wajahnya," tegas Nuning.

Ia menambahkan, "Kalau program jurnalistik kan membutuhkan keberimbangan, maka kemudian tetap diizinkan untuk menampilkan narasumber diwakili kuasa hukum yang bersangkutan atau apapun nanti statusnya orang ini," pungkas Nuning.

REKOMENDASI
TRENDING