Roy Marten: Anwar Lakukan 'Kebohongan Publik'!

Jum'at, 27 Januari 2006 05:15 Penulis:
Kapanlagi.com - Mantan ketua PARSI (Persatuan Artis Sinetron Indonesia), Roy Marten, membantah pernyataan Ketua PARSI saat ini, Anwar Fuadi, yang mengatakan bahwa sisa hasil proyek produksi sinetron bertajuk KUTEMUKAN CINTA, yang disponsori oleh Dekopin, telah dimasukkan ke kas PARSI, sebagai dana kegiatan organisasi keartisan itu.

"Sejak pertama kali lembaga ini didirikan, PARSI itu tak pernah punya uang kas dan tak pernah punya anggota," ujar aktor gaek tersebut, saat dijumpai di bilangan Menteng, sore tadi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Roy Marten, lantaran sejak kepengurusannya demisioner pada 1998 silam, sudah tak ada lagi pemilihan pengurus hingga saat ini. Jadi, kalau ada seorang Anwar Fuadi yang mengaku-ngaku sebagai ketua PARSI, masih menurut Roy, itu adalah sebuah kebohongan publik.

Untuk itu, saat mendengar adanya dugaan Anwar Fuadi tengah terlibat kasus korupsi proyek film penyuluhan Dekopin dan membawa-bawa nama organisasi keartisan PARSI, Roy mengaku sangat kecewa.

"Dengan adanya kasus, berarti secara langsung PARSI telah dirugikan oleh Anwar Fuadi, karena telah mencemarkan nama baik lembaga itu," tegasnya. Ia berharap, Anwar Fuadi segera menyelesaikan persoalan pribadinya itu, dengan tanpa harus mengait-ngaitkan nama organisasi di dalamnya.

"Saya sangat kecewa kenapa Anwar Fuadi, yang telah membawa-bawa nama organisasi kedalam masalah seperti ini. Ini memalukan PARSI," tandas Roy.

Berarti dengan begitu, menurut Roy, Anwar telah melakukan kebohongan publik. Lantas, bagaimana jika kemudian ada tuntutan secara hukum yang dilayangkan pada PARSI?

"Sementara ini kita lihat dulu perkembangannya, kalau memang ternyata Anwar mengait-ngaitkan pengurus PARSI yang lama dalam kasusnya, maka apa boleh buat, kita lanjutkan saja," kata Roy.

(kl/kkn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING