Roy Marten Kapok

Selasa, 03 Oktober 2006 11:16 Penulis:
Kapanlagi.com - Aktor senior Roy Marten yang baru saja keluar bui LP Cipinang, merasa kapok. Akan sangat bodoh bila ia mengulanginya lagi, demikian ucapnya saat melakukan syukuran di kediamannya di bilangan Kali Malang, Minggu lalu.

"Saya sangat berterimakasih kepada Tuhan yang sangat sayang pada saya, dan akhirnya saya bisa kembali kumpul dengan istri, anak–anak serta sahabat," ungkap Roy.

Untuk saat ini yang diminta Roy, hanyalah memohon kekuatan dari Tuhan agar tidak terjatuh lagi. "Kalau saya pakai lagi dan tertangkap lagi sama sekali tidak lucu dan saya yakin tidak akan ada yang mau datang lagi kepada saya," ujarnya.

Selama mendekam dibalik dinginnya dinding penjara selama 8 bulan, Roy sangat bersyukur mempunyai istri yang tegar seperti Anna Maria. Katanya, perempuan diciptakan untuk menolong laki-laki.

Selama 8 bulan banyak hal yang dirasakan hilang oleh pria kelahiran Salatiga ini. Dan ia pun mafhum. Penjara dan rumah sangatlah jauh berbeda bak bumi dan langit. Walau di penjara ada juga kegembiraan dan ada kehidupan di sana. Tapi ada satu hal yang merupakan satu esensi dari manusia hidup yang jelas hilang yaitu kebebasan. "Tapi kalau kebebasan itu melanggar UU dan kebebasan itu dicabut, akan terasa sekali kalau kebebasan itu mahal harganya," tuturnya.

"Dan saya mencoba untuk mengatakan kalau sebenarnya penjara bukan tempat yang tepat bagi pengguna, karena penjara tidak bisa menahan keinginan untuk menggunakan. Rehabilitasi merupakan wadah yang tepat. Kenapa kita tidak mencobanya untuk ke sana, sementara di negara-negara yang maju hal semacam itu telah dilakukan," paparnya.

Ayah aktor Gading Martin ini juga merasa tidak ada dendam kepada pihak manapun yang selama ini disinyalir dengan sengaja menjebak dirinya. "Saya katakan tidak ada yang menjebak saya. Sayalah yang menjebak diri saya sendiri. Dan kalau ada yang mengatakan bahwa saya dijerumuskan , tidak ada yang menjerumuskan saya. Semua kesalahan mutlak ada pada saya. Dan sekarang saya telah berdamai dengan diri saya. Jadi tidak ada dendam," tandas Roy.

Apa yang terjadi padanya, diakui karena dirinya terlalu bermain-main. Apa yang dilakukannya selama ini ditujukan untuk istri dan anak-anak, ternyata hanyalah untuk kesenangan dirinya sendiri. Dan yang lebih membuat malu Roy, adalah saat orang lain menghargai dirinya di sebuah award yang dilakukan sebuah televisi swasta, malahan ia tidak bisa menghargai dirinya. 

(kl/wwn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING