SELEBRITI

Sederet Pantangan Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran Solo

Senin, 05 Desember 2022 14:19 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Sederet Pantangan Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran (Credit: instagram.com/iluminen)

Kapanlagi.com - Kabar bahagia datang dari Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Pernikahan mereka dipastikan akan digelar pada 10 dan 11 Desember 2022. Beredar kabar betapa salah satu jamuan untuk para undangan digelar di Pura Mangkunegaran Solo.

Menurut Presiden Joko Widodo dikutip dari Antara News, pilihan itu diambil karena gedung miliknya tidak bisa digunakan. Ya, seperti yang diketahui, Jokowi memang punya gedung pernikahan bernama Graha Saba Buana, di Jalan Letjen Suprapto, Solo.

Gedung tersebut disewa oleh orang lain di tanggal yang sama dengan pernikahan Kaesang. Jokowi menyebut, meski ia pemiliknya, ia tak bisa seenaknya meminta penyewa untuk pindah ke gedung lain.

1. Tak Boleh Membelakangi

Pilihan tersebut membuat Pura Mangkunegaran Solo menjadi sorotan publik. Yang menarik, ada sejumlah pantangan yang harus dipatuhi selama gelaran jamuan berlangsung. Hal itu diungkap oleh Asmoro Decoration pada Liputan6.

“Bahwa di situ adalah tempat untuk menerima tamu. Secara layout tidak boleh membelakangi peringgitan, ada long table untuk VVIP itu juga lenggah (posisi duduk) tidak boleh membelakangi peringgitan,” Art Director Asmoro Decoration, Pandji Vasco da Gama, mengulas jamuan di Pura Mangkunegaran Solo.

2. Singgasana Raja Tidak Dibuka untuk Umum

Sebagai informasi, peringgitan adalah kawasan singgasana raja. Para tamu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tak diizinkan mengakses kawasan sakral tersebut selama jamuan makan.

“(Kedua) peringgitan juga tidak dibuka untuk umum. Masyarakat undangan tidak bisa ke sana. Termasuk lay out flow-nya sudah dipikirkan bukan dari kami, supaya tidak ke area peringgitan,” ia memaparkan.

3. Gamelan Pantang Diturunkan

Melansir dari video jumpa pers di kanal YouTube Berita Surakarta pekan ini, pantangan ketiga membahas soal sejumlah gamelan pusaka yang berada di pendapa ageng, pantang diturunkan.

“Untuk gamelan, ada beberapa gamelan yang tidak boleh turun dari pendapa. Bisa dipindah tapi tidak boleh turun (dari area sakralnya),” Pandji Vasco da Gama menerangkan kemudian mengingatkan ini bukan sembarang gamelan.

Merdeka.com mengabarkan pada Kamis (2/12/2022), di sudut Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran Solo terdapat gamelan pusaka, yakni Kyai Kenyut Mesem, Kyai Seton, dan Kyai Lipur Sari sebagai gamelan terbaru.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake
REKOMENDASI
TRENDING