SELEBRITI

Sempat Ngaku Tak Takut Somasi, Laurens Hapus Postingan Tentang Syahrini Kecuali 1 Foto

Sabtu, 30 Mei 2020 22:38

Laurens © liohk

Kapanlagi.com - Laurens akhirnya menghapus foto-foto kebersamaannya dengan Syahrini yang sempat ia unggah di Instagram @liohk. Setelah sempat mengaku tak salah dan nggak takut dengan somasi yang dikirimkan pihak Syahrini, pria 80 tahun ini akhirnya menyerah.

Ia menghapus foto-foto yang sebelumnya dijadikan bukti bahwa dirinya benar mengenal Syahrini. Laurens pun juga menghapus postingan bukti chat dirinya dengan pemilik jargon Jambul Khatulistiwa tersebut.

APA KATA REINO BARACK SOAL ISU SYAHRINI BERHUBUNGAN DENGAN PAPA MERTUA SEBELUM MENIKAH?

1. Sisakan 1 Foto

Meski demikian, Laurens tak menghapus foto Syahrini seluruhnya dari akun @liohk. Ada satu foto yang masih disimpan, yaitu kenangan kala Syahrini berulang tahun pada 2018 silam.

Dalam foto itu, Syahrini sedang menunduk mencium bunga tulip yang berwarna-warni. Ia menyampaikan selamat ulang tahun kepada sang Incess lewat sebuah kalimat manis.

"Happy Birthday my Princess Syahrini, semoga ALLAH memberikan mana yang kamu impikan. Selalu ada di dalam hatiku, baik dan burukmu," tulis Laurens.





2. Disomasi Pengacara Belanda

Sebelumnya, seorang pengacara di Belanda yang mewakili Syahrini mengirimkan surat somasi kepada Laurens. Mereka meminta kepada pria ini untuk menghapus postingannya dengan Syahrini karena bisa dituntut atas pasal pelanggaran data pribadi.

Di Belanda, seseorang tak boleh mengunggah data pribadi orang lain, termasuk foto. Laurens sempat mengaku tak salah dan nggak akan takut, namun ia memilih untuk menghapusnya.

 

3. Syahrini Polisikan Akun Haters

Selain mengirimkan somasi kepada Laurens, Syahrini dan timnya juga melaporkan akun haters sang Incess ke polisi. Akun bernama @danunyinyir99 tersebut tak hanya menyebarkan kebencian kepada Syahrini, tetapi juga mengunggah video hot yang disebut sebagai sang Incess.

Kini kasus pemilik akun @danunyinyir99 sedang ditangani oleh pihak berwajib. Polisi juga masih memburu terduga pelaku lain yang juga menyebarkan video tersebut di dunia maya.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING