SELEBRITI

Setelah 3 Bulan Dilarang Ketemu, Karen Pooroe Ketemu dan Peluk Putrinya Lagi Dalam Kondisi tak Bernyawa

Kamis, 13 Februari 2020 01:35

Karen Idol / Credit: KapanLagi - Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Hari Minggu (9/2) kemarin, putri Karen Pooroe yang bernama Zefania meninggal dunia di usia 6 tahun. Kabarnya, sang buah hati meninggal setelah jatuh dari lantai 6 apartemen suaminya, Arya.

Hubungan Karen dan suaminya, Arya diketahui sedang tidak baik. Mereka sedang menjalani proses perceraian dan sudah pisah ranjang selama setahun lebih. Selain itu, ketika berpisah, Zefania dibawa kabur secara sepihak oleh Arya.

Karen mengaku sudah tidak bertemu selama 3 bulan lamanya bersama sang buah hati. Selama itu, jalur komunikasi Karen pada anaknya dihalangi oleh Arya. Nahas, finalis Indonesian Idol itu baru bisa bertemu dan memeluk putrinya dalam keadaan tak bernyawa.

"Setelah 6 bulan anak saya dirampas dari saya, 3 bulan tidak bertemu, tidak boleh menelepon, tidak boleh menghubungi, tidak mempunyai akses untuk bicara anak saya, akhirnya mereka mengembalikan anak saya dalam kondisi tidak bernyawa. Saya peluk anak saya dalam kondisi tidak bernyawa di kamar jenazah. Ini ada apa gitu loh? Kok bisa gitu?" kenang Karen sambil meneteskan air mata ketika jadi bintang tamu di program Hotman Paris Show.

1. Zefania Sudah Pintar Sejak Kecil

Lebih jauh, Karen membocorkan sederet kejanggalan pada jenazah putrinya. Dari penglihatannya, Zefania sama sekali tak mengalami luka apapun meski dikabarkan jatuh dari apartemen lantai 6. Dan Karen percaya jika Zefania adalah anak yang pintar, sehingga tak mungkin bisa jatuh dari balkoni apartemen.

"Dari dia kecil, saya tuh tinggal di apartemen lantai 29. Anak saya itu sangat hati-hati, sangat cerdas. Dia tiap aku jemur pakaian atau apa gitu di balkoni, 'Hey mommy be careful'. Lalu ada versi saya denger dari beberapa orang pihak keluarga sana, bahwa dia (Zefania) ada kursi, dia main hujan, lalu dia terpeleset jatuh. No, my daughter it's not stupid," sambung Karen.

2. Bakal Ungkap Kebenaran

Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait meninggalnya Zefania. Karen mengaku dirinya tak akan bisa tenang dan tinggal diam sebelum semua kebenaran terungkap.

"Ini sampai sekarang saya percayakan ke pihak polisi untuk mengungkap. Saya baru 1 hari anak saya dikuburkan, saya mengumpulkan seluruh kekuatan saya untuk datang ke Polres Jakarta Selatan. Pada saat itu memang saya tidak mau anak saya diotopsi karena saya mau anak saya dikuburkan dengan cantik, semua orang mengenang dia sebagai putri tidur yang sangat cantik. Tapi setelah ini kita haru sungkap kebenaran. Saya tidak bisa merelakan anak saya sepenuh hati sampai saya tahu kebenarannya," tuntasnya.


REKOMENDASI
TRENDING