Terkait Foto Jari Tengah di Dekat Polisi, Ini Kata Tora Sudiro

Senin, 14 Agustus 2017 13:52 Penulis: Ahmat Effendi
Terkait Foto Jari Tengah di Dekat Polisi, Ini Kata Tora Sudiro Tora Sudiro

Kapanlagi.com - Beberapa waktu yang lalu aktor Tora Sudiro tertangkap karena kasus psikotropika. Tora dan sang istri memakai obat yang cukup keras yaitu pil dumolid yang biasanya dipakai sebagai penenang. Tora sempat diamankan di Polres Jakarta Selatan, dan setelah sejumlah proses hari ini penangguhan penahanannya dilakukan.

Selain penangkapan Tora, ada hal yang menyita perhatian yaitu screen caps yang menunjukkan pria tersebut mengacungkan jari tengah di dekat polisi. Hal itu terjadi saat ada wawancara dari media dengan Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Vivick Tjangkung beberapa waktu lalu. Tora pun lantas memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi.

"Kalau saya sih, saya nggak mungkin melakukan hal itu dalam keadaan yang down dan tertekan, nggak mungkin saya lakukan itu," ujar Tora Sudiro di RSKO Jakarta, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (14/8).

Tora menyatakan tak berniat mengacungkan jari tengah ke polisi. Menurutnya hal ini muncul karena ia memiliki penyakit tourete. Penyakit neuropsikiatrik itu membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan tanpa bisa mengontrolnya.

Screencaps foto yang jadi bahasan. ©nettvScreencaps foto yang jadi bahasan. ©nettv

"Serebel-rebelnya saya, saya nggak akan lakukan hal itu (acungkan jari tengah). Lagipula dari awal saya diambil di rumah, polisi baik-baik, sopan. Pada saat ibu Vivick ngomong yang diomongin benar dan nggak menekan saya, jadi nggak mungkin saya lakukan itu. Mungkin itu Tourete kumat jadi nggak sengaja untuk lakukan itu. Kadang saya suka garuk kepala, tangan, atau muka," ujarnya.

Di sisi lain, screencaps foto Tora rupanya tak jadi hal yang terlalu dibahas oleh pihak berwajib. Tora sendiri mendapatkan keringangan sehingga bisa kembali beraktivitas.

"Proses hukum tetap berjalan. Tanggal 12 Agustus telah ditandatangani Bapak Kapolres untuk penangguhan penahanan. Keadaan kesehatan saudara Tora membutuhkan perawatan dan peralatan yang maksimal yang belum bisa dipenuhin pihak RSKO. Kami memberikan peluang saudara Tora untuk melakukan pengobatan kesehatannya dengan alat yang memadai. Kami berharap kesempatan ini digunakan dengan baik oleh Tora, keluarganya, dan lawyer untuk memaksimalkannya," tandasnya.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING