Terungkap Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis
Dolly Parton Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis © AFP
Kapanlagi.com - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar Dolly Parton usai kepergiannya. Dalam momen kehilangan itu, sang adik, Stella Parton, membagikan kenangan yang menyoroti ketulusan sang kakak hingga akhir hayat, termasuk keputusan penting yang diambil Dolly untuk membantu orang lain di masa depan.
Stella turut mengingat ungkapan yang kerap diucapkan sang kakak setiap kali mereka berkomunikasi pada dini hari. "Kita bisa selesaikan banyak kerjaan sebelum matahari terbit," ucap Dolly.
Melalui unggahan pribadinya, Stella juga menuliskan bahwa Dolly sempat menyatakan kesediaannya menjadi bahan uji coba obat eksperimental oleh tim medisnya, meski sudah tidak ada lagi harapan untuk sembuh. Ia menekankan keputusan itu diambil demi membuka jalan penyembuhan bagi orang lain kelak.
Advertisement
1. Obrolan Subuh Setiap Selasa
Stella mengenang tradisi yang mereka jalani bertahun-tahun, menikmati kopi bersama lewat sambungan telepon setiap Selasa pagi sebelum matahari terbit. Rutinitas itu menjadi ruang privat kakak-beradik untuk saling menyapa di awal hari.
Keduanya tumbuh sebagai anak petani yang terbiasa bangun pagi, sehingga waktu subuh kerap dimanfaatkan untuk memulai aktivitas lebih awal. Menurut Stella, kebiasaan ini membentuk disiplin dan ritme harian yang mereka bawa hingga dewasa.
Setiap Selasa, pembicaraan mengalir ringan, dari obrolan santai dan bergosip layaknya saudara, hingga menyusun rencana dan pekerjaan bersama. Stella menyebut kebiasaan sederhana itu sebagai salah satu kenangan yang paling melekat.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
2. Dolly Parton dan Persetujuan Uji Coba Obat
Dalam tulisannya, Stella mengungkap Dolly sempat menyatakan kesediaannya untuk menjadi subjek uji coba obat eksperimental oleh tim medisnya. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk kontribusi terakhir di ranah kesehatan.
Stella menyebut Dolly memahami kondisinya, bahwa tidak ada lagi harapan untuk pulih. Meski demikian, ia tetap terbuka pada upaya medis yang bersifat eksperimental.
Tujuannya jelas, agar apa yang dipelajari tim medis dari kondisinya dapat membantu proses penyembuhan orang lain di masa depan. Bagi Stella, pengakuan ini memperlihatkan komitmen Dolly untuk memberi manfaat hingga akhir hayat.
3. Seruan untuk Melanjutkan Kebaikan
Stella menggambarkan Dolly sebagai salah satu sosok paling murah hati, penuh perhatian, dan baik hati yang pernah ia kenal. Ia menegaskan citra Dolly di mata publik sejalan dengan kepribadian aslinya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menautkan penilaian itu dengan pengakuan Dolly yang bersedia membiarkan tim medis mencoba pengobatan eksperimental, meski tidak lagi ada harapan kesembuhan baginya. Bagi Stella, sikap tersebut adalah wujud nyata kepedulian sang kakak.
Menutup unggahannya, Stella mengajak semua orang mengenang warisan Dolly dengan menunjukkan lebih banyak kebaikan, saling mengangkat satu sama lain, serta memberikan lebih banyak waktu dan sumber daya kepada sesama. Itulah nilai yang, menurutnya, terus dijalani Dolly hingga akhir hidupnya.
(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)
(kpl/rsp)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
