Timo Scheunemann Peduli Sepakbola Indonesia
Kim Jeffrey Kurniawan - Timo Scheunemann foto: wartaekonomi.co.id
Kapanlagi.com - Rasa nasionalisme Timo Scheunemann, mantan pelatih Persema sekaligus turut berperan dalam ide cerita film TENDANGAN DARI LANGIT,tumbuh saat melihat perkembangan sepakbola tanah air terus merosot. Pria berdarah Jerman yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini merasa perlu untuk melakukan pembinaan sepakbola Indonesia."Saya bukan terlibat di Timnas, tapi lebih ke pembinaan. Saya melihat ini sesuatu yang gak ada pada Indonesia, saya rasa pembinaan itu dasar, seperti UUD. Kalo keropos gimana mau berkembang. Saya liat sangat jelek dan jauh di bawah standar, sehingga harus diperbaiki agar SDM-nya bagus ke liga profesional," tegasnya, Selasa (11/10) saat mengenalkan koleksi Garuda Series di Portico Terrace Bistro Senayan City, Jakarta.Namun keinginan untuk segera membina bakat-bakat muda di seluruh Indonesia belum dapat terlaksana, karena sampai sekarang kontrak mengenai ini belum jelas."Sedang dalam pembicaraan. Harusnya selesai hari-hari ini, saya sudah berusaha sabar, saya juga sudah lepas dari Persema. Saya lepas bukan dikeluarkan, namun Persema sudah bagus dari tahun lalu," sambungnya.Lalu usia berapa yang akan Timo bina ?"Akademi. Jadi dibangun 6 akademi. Masing - masing membawahi 7 propinsi dan ada dua, tim U-16 dan U-17," imbuh pria yang bersama ambassador lain, seperti Vernard Hutabarat (Futsal), Sayan Karmadi (Futsal), Jailani Ladjanibi (Futsal), Kim Jeffrey Kurniawan (soccer) , Rusyanto Laksono (national runner) dan Nengsih Samadi (national runner).
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/dis/aia)
Advertisement
