Titi Dj-Ovy Rif Tampik Pendapat Buruk Soal Perpisahan

Senin, 08 Agustus 2011 23:22 Penulis: Arai Amelya
Titi Dj-Ovy Rif Tampik Pendapat Buruk Soal Perpisahan Titi Dj-Ovy Rif foto: KapanLagi.comŽ
Kapanlagi.com -
Oleh: Daniel Ruben

Setelah mengungkapkan perpisahan mereka pada KapanLagi.comŽ beberapa waktu lalu, Titi DJ dan Ovy Rif yang ditemui di studio Merah Putih, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (4/8) mengungkapkan pernyataan mereka perihal kabar perpisahan yang terus berkembang di banyak media hiburan tanah air.

  • Titi : Kami berdua, saya Titi dan Ovy ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman, penggemar atau siapapun yang bahkan tidak mengenal kita untuk supportnya, untuk dukungannya, dan tetap percaya ini yang terbaik buat kita. Kita sangat terharu sekali. Sangat bersyukur bahwa ada yang percaya bahwa kita melakukan ini bukan seperti alasan yang ditudingkan beberapa pihak, walaupun menghindar. Kami pun tahu bahwa ada pendapat komentar dan tudingan yang buat saya pribadi menyakitkan dan agak mengganggu.

    Sepertinya perlu kita jelaskan di sini, ada beberapa hal salah satunya yaitu ada yang bilang 'ini kok bulan puasa bukannya introspeksi malah cerai'. Ini justru salah satu bentuk introspeksi kita, kita memilih untuk berpisah supaya masing-masing bisa lebih berpikir dengan tenang tanpa ada gangguan dari manapun. Itu justru bentuk introspeksi cara kita dan kita merasa ini lah yang terbaik saat ini.

    Ovy : Dan justru ini momentnya, justru lebih tepat karena bulan Ramadhan ini kita justru lebih tenang. Pekerjaan juga jauh tidak sesibuk seperti biasanya, jadi banyak waktu yang bisa untuk kita merenung, berpikir dan merasakan.

    Titi : Jadi kalau ditanya kalau bulan puasa bukannya introspeksi malah cerai, nah kita cerai aja juga belum kok. Justru ini kita bisa melihat dan akhirnya nanti bisa mengambil keputusan yang baik nantinya.

  • Tudingan Soal Mencari Sensasi?

    Titi : Kalau boleh memilih kami berdua sih sebenarnya tidak mau diberitain tentang hal ini, kalau bisa ga ada yang tahu tapi tidak mungkin juga pasti akan jadi berita. Bisa aja kami diam, bahwa Ovy dan saya pisah rumah diam-diam, tanpa ada yang tahu. Tapi kita tidak bisa menghindari bila itu terendus oleh wartawan. Karena biar bagaimanapun di tempat barunya, orang-orang pasti akan melihat, Ovy dan anak-anaknnya kok di sini, pasti akan menimbulkan pertanyaan. Dan pasti akan menyebar beritanya, apalagi tekhnologi sekarang kan serba cepat. Ada media online, orang dengan mudahnya telepon, nge-tweet lewat twitter, 'wah gue kok liat Ovy di sini dengan anak-anaknya?' Beberapa hari pasti cepat atau lambat berita itu akan tersebar. Nah, dengan begitu mulailah wartawan cari tahu.

    Saya hafal banget perangai wartawan infotainment, wartawan hiburan dan tabloid. Mereka pasti mencari tahu, dan resikonya rumah saya ditongkrongi dari pagi sampai malam. Kalau Ovy kan belum banyak yang tahu, bisa saja saya tidak melayani mereka diam-diam, tapi justru membuat saya tidak tenang selama berhari-hari sebelum mereka akhirnya mendapat jawaban dari saya dan Ovy sendiri. Saya pasti tidak akan tenang, malah puasa saya sendiri jadi ga khusuk karena saya merasa terganggu. Belum lagi karena tidak dapat berita dari saya, akhirnya menerka sendiri, atau berasumsi sendiri, atau mencari berita dari sumber lain yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan beritanya malah akan lebih kacau lagi buat saya. Makanya kita memilih untuk memberitahu lewat KapanLagi.comŽ. Jadi tudingan bahwa kita mencari sensasi itu tidak benar. Karena saya yakin manusia di manapun atau artis manapun tidak akan mau bersensasi ria dengan kedok perpisahan.

    Ovy : Kalau bisa saya tambahkan mungkin, kalau bisa belajar kalian bisa lihat dari teman-teman dekat saya. Saudara saya selama beberapa hari ini mereka justru bisa melihat dengan dekat. Mereka bisa merasakan gitu bagaimana perasaan kita selama beberapa hari ini yang kita sudah harus menjalani ini dengan berat, dengan sedih. Ditambah dengan tudingan mereka seperti itu, jadi teman-teman dekat saya dari kemarin selalu bilangnya 'aduh-aduh, ga enak ini jadi lo'. Jadi itulah, itu orang-orang dekat justru bisa merasakan itu. Begitu komentarnya. Jadi mereka bisa liat ga enak sebenarnya, jadi kita yang harus jadi berita dengan hal seperti ini. Ga mungkin, jauhlah kalau kita sengaja bikin hal ini buat sensasi.

  • Soal Promosi Terselubung dan Jual Berita?

    Ovy : Kalau ada yang menganggap ini promosi terselubung, saya tidak lagi bikin album, dan Rif pun albumnya tahun lalu. Dari pertengahan 2010 sudah rilis dan rencana album berikutnya pun belum, satu lagu pun belum dijalankan. Jadi masih jauh, paling ga mungkin pertengahan tahun depan baru keluar. Jadi basi kan beritanya kalau diumumin sekarang.

    Titi-Ovy : Dan ada juga tudingan yang bilang kita menerima bayaran besar dari KapanLagi.comŽ untuk berita ini gitu. Kami kembali tegaskan tidak ada sepeserpun, tidak ada jual beli. Dalam hal ini ini memang berdasarkan kepercayaan dan pertemanan dengan KapanLagi.comŽ. Dan kami yakin di bulan puasa ini masih banyak orang-orang di luar sana yang percaya bahwa bulan ini adalah bulan penuh berkah. Mari kita jaga bulan itu, jangan sampai bulan ini jadi bulan penuh fitnah. Amin.

    (kpl/ben/aia)

    Editor:

    Arai Amelya


REKOMENDASI
TRENDING