SELEBRITI

Umi Pipik Beberkan Alasan Sudah Siapkan Kain Kafan Untuk Dirinya Sendiri Sejak Lama

Rabu, 14 Oktober 2020 18:05

Umi Pipik sudah siapkan kain kafan © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Pipik Dian Irawati atau yang biasa disapa Umi Pipik mengatakan sudah menyiapkan kain kafan untuk hari akhirnya kelak. Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori itu pun mengaku sudah menyiapkannya sejak lama. Bukan saat dirinya mengidap penyakit tumor kelenjar getah bening pada tiga tahun lalu.

"Kalau kita umat Islam beriman pasti mati walau waktunya kita nggak tahu kapan pasti harus disiapkan, masa diantara lemari pakaian kita yang banyak dan mahal nggak ada pakaian terakhir kita sih," ujar Umi Pipik di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (13/10).

"Sudah lama nyiapinnya tapi bukan pas saya sakit, memang saat tahu kita harus menyiapkan hal itu. Karena mati juga bukan usia tua, yang muda aja, Almarhum (Uje) aja 40 tahun," lanjutnya.

1. Siapkan Untuk Keluarga

Bukan hanya untuk dirinya sendiri, Umi Pipik juga sudah menyiapkan kain kafan untuk anak-anaknya. Ia tidak ingin saat meninggal nanti menyusahkan orang lain. Kini di lemarinya sudah tersimpan rapi kain kafannya.

"Sekeluarga nyiapin biar nggak nyusahin diamanahin nanti kalau Umi meninggal kain kafannya ini. Jadi kalau kita meninggal mendadak nggak perlu cari orang beli kain kafan. Sudah lengkap semuanya di lemari ada sabunnya sendiri, ada minyaknya, kapur barusnya, cendananya sudah komplit," ungkap Umi Pipik.

Ia pun memberi pengertian kepada anak-anaknya bahwa kematian itu tidak mengenal usia. "Ya semua akan mati, mati nggak akan mengenal umur, yang muda juga bisa mati, mati nggak mengenal mana yang sakit mana yang sehat. Jadi ya kalau jatah hidupnya di dunia sudah habis ya sudah," katanya.

2. Jadi Model Kain Kafan

Bahkan belum lama ini dirinya juga belajar memandikan jenazah, mengkafani bahkan juga menjadi modelnya. Sejak mempelajari semua itu, ia semakin sadar untuk menyiapkan amal di akhirat kelak.

"Kemarin aja saya belajar bagaimana cara memandikan jenazah, mengkafani, malah saya jadi modelnya. Ya Allah ternyata dikafani seperti ini. Rasulullah kan mengatakan sering-sering lah kamu mengingat memutus kenikmatan yaitu kematian supaya kita mampu menyiapkan amal kita," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING