SELEBRITI

Ustaz Yusuf Mansur Berikan Klarifikasi Terkait Tuduhan Penipuan, Langsung di Hadapan Sang Pelapor!

Kamis, 23 Desember 2021 12:34

Ustaz Yusuf Mansur di program 'Hotman Paris Show' / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Sosok Ustaz Yusuf Mansur belum lama ini ramai jadi perbincangan publik. Namanya belum lama ini dikaitkan dengan pemberitaan tentang kasus penipuan investasi. Bahkan, tokoh pemuka agama kondang itu juga disebutkan telah dilaporkan ke polisi gara-gara kasus ini.

Ustaz Yusuf Mansur disebut melakukan penipuan program investasi hotel dan apartemen di kawasan Tangerang. Program tersebut berisikan kegiatan yang mengumpulkan sejumlah uang dari para jamaahnya. Tentunya pemberitaan ini membuat netizen heboh seakan tak percaya.

Nah untuk menjawab teka-teki itu, Ustaz Yusuf Mansur akan buka suara. Malam ini, Kamis (23/12) Ustaz Yusuf Mansur bakal hadir di episode terbaru dari program Hotman Paris Show gunamenceritakan secara runtut kronologi kejadian berikut dengan klarifikasi dari pihaknya.

1. Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Kronologi Ceritanya

Seperti biasa, sang host kondang, Hotman Paris tanpa basa-basi akan langsung bertanya kepada Ustaz Yusuf Mansur tentang kasus ini secara detail dan lugas. Apakah benar pemberitaan soal Ustaz Yusuf Mansur belakangan ini yang menuduh dirinya selalu meminta umatnya untuk melakukan sedekah yang lebih menjurus kepada sebuah pemaksaan?

"Saya ini dulu bosan jadi orang susah, jadi orang miskin. Lalu saya diperkenalkan dengan ilmu sedekah. Mulai dari saya jualan es di terminal sampai saya bisa membeli salah satu klub bola di Eropa," ujar Ustaz Yusuf Mansur memulai ceritanya.

2. Hadirkan Pihak Pelapor

Bukan Hotman Paris Show bila tidak mengungkapkan permasalahan secara netral dengan mempertemukan dua belah pihak. Oleh karena itu, kuasa hukum dan pihak pelapor, yaitu Ichwan Toni pun dihadirkan untuk duduk bareng.

Sebagai seorang pengacara yang mewakili para pihak pelapor, Ichwan akan melengkapi pembahasan dengan memberikan klarifikasi dari sisi para korban. Nah bisa bayangin kan seperti apa serunya obrolan di Hotman Paris Show malam ini? Jangan sampai ketinggalan buat nonton acaranya nanti malam pukul 21.30 WIB di iNews ya!

3. Gugatan Pihak Pelapor

Kasus wanprestasi dan dugaan tindak pidana penipuan yang diduga dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur masih terus bergulir hingga hari ini. Ia pun digugat oleh korban Patungan Usaha ke Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (9/12/2021).

Gugatan dilayangkan sebab Ustaz Yusuf Mansur (UYM) disebut tidak menepati janjinya seperti yang sudah diutarakan di televisi maupun surat sertifikasi.

"Gugatan ini kita layangkan agar yang bersangkutan saudara UYM bisa melakukan suatu kewajibannya yang dulu pernah dijanjikan baik itu melalui media televisi maupun yang tertuang di dalam surat sertifikasi dalam hal ini masalah patungan usaha. Ya mudah-mudahan kami berharap nanti proses persidangan bisa berjalan dengan lancar, apa yang kami lakukan ini bisa dikabulkan Majelis Hakim," terang kuasa hukum para korban Patungan Usaha, Ichwan Tony di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (9/12/2021).

4. Ada 12 Orang Korban?

Setidaknya, ada 12 orang yang mengaku menjadi korban Patungan Usaha memilih untuk menempuh jalur hukum untuk meminta uangnya dikembalikan. Korban berasal dari berbagai daerah.

"Materi gugatan ya ada berkaitan dengan janji. Karena sebelumnya yang bersangkutan itu kan ada bisnis program patungan usaha apartemen dan hotel Siti di Tangerang. Kami mewakili beberapa klien kami dari berbagai daerah yang merasa sudah memberikan uang patungan usaha hotel dengan apartemen tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada kejelasan. Walaupun sebelumnya kami sudah memberikan somasi atau peringatan namun dari yang bersangkutan tidak menjawab atau memberi tanggapan. Sehingga kami melakukan upaya hukum untuk jalur perdata," lanjut Ichwan.

Dalam gugatannya, para korban meminta kepada Majelis Hakim agar UYM mengembalikan uang yang sudah disetorkan. Selain itu, UYM juga harus mengganti kerugian secara materiil dan imateriil.

"Kalau tuntutannya kita minta kerugian baik materil maupun immateril yang sudara UYM janjikan kepada klien kami," imbuhnya.

5. Ada Bukti

Para korban juga mengaku memiliki beberapa bukti transfer ke rekening UYM sebagai bentuk Patungan Usaha. Hal ini pula yang menguatkan para korban untuk menggugat UYM.

"Kemarin waktu saat somasi kita lampirkan dan kita sudah jelaskan bahwa klien kami sudah mentransfer sejumlah uang dalam program patungan usaha. Penggugat juga memiliki sertifikat," pungkas Ichwan.


REKOMENDASI
TRENDING