Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 143 & 144, Tayang Selasa 13 Oktober 2020

Selasa, 13 Oktober 2020 15:10 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 143 & 144, Tayang Selasa 13 Oktober 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Joko jadi mikir. Ia nggak tega liat Roni kecewa dan mohon ke Santi jangan bilang dulu ke Roni. Hubungan Joko dan Indro sudah tak sama. Ia tak mau kehilangan sahabat lagi. Santi jadi merasa salah deh karena jujur.”

Joko kaget pas Santi bilang dia tadinya mau bilang itu ke Joko bukan Roni. Joko jadinya serba salah. Santi lega ia bisa jujur. Joko jadi malu di sini. Jadi ngga enak hati. Santi Cuma bisa senyum karena ia sudah jujur.

Bu Alya dan Pak Iwan di sini. Sedang bantu warga. Di tumpukan tas anak anak ada bunyi hape. Pak Iwan bilang kalau hape Bu Alya bunyi tuh. Oh.. kata Bu Alya.. ini bukan hape dia. Hape anak anak perempuan.

Semua nunggu reaksi Alya. Duh.. ini pasti ada apa-apa deh sama Wulan. Semua panik. Ayo semua cepat cari. Semua bergerak menyebar. Gino terutama tak mau kalah. Dia harus terlihat sebagai pahlawan di depan Santi.

Sampah-sampah yang menimbun Wulan sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan. Mereka sama sekali tak tau kalau ada tubuh Wulan yang terbaring tepat di bawah tumpukan sampah itu. Wulan masih belum siuman.

Indro lari disini. Gendong Wulan di punggung. Tanya Lili mana klinik terdekat. Lili makin panik lihat keadaan Wulan begitu. Gino cs muncul. Gino kesal, karena Indro yang jadi pahlawannya. Ria getok Gino jangan gitu.

Lukman disini lagi kerja. Dapat telpon dari Gino. Lukman bingung. Dia lagi meeting. Lukman hentikan meeting. Lukman lalu angkat telpon. Tanya Gino kenapa telpon. Gino kasih tau kalau Wulan pingsan di tempat sampah.

Joko jadi mikir. Ia nggak tega liat Roni kecewa dan mohon ke Santi jangan bilang dulu ke Roni. Hubungan Joko dan Indro sudah tak sama. Ia tak mau kehilangan sahabat lagi. Santi jadi merasa salah deh karena jujur.

Anak anak ramai di sini. Alya dan Iwan juga sudah ada di sini. Lukman Linda datang ke klinik. Tanya keadaan Wulan. Alya dan Iwan kasih tau kalau Wulan ngga papa. Hanya kecapean saja. Sekarang sudah boleh pulang kok.

Ria mau balik di sini. Beben datang biar dia yang anter Ria pulang deh. Ria ngga masalah. Dan malah ikut Beben. Beben happy bukan main. Keceplosan dia menang 1 – 0 di banding Indro. Ria tanya maksudnya apa.

Lukman terus puji-puji Indro. Di depan Wulan. Coba kalau Indro ngga ada tadi. Wulan jadi sebal dengar Lukman bicarain Indro Indro dan Indro terus-terusan. Wulan nggak tahan.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING