PERSONAL
Michael Gerard Tyson atau dikenal dengan nama Mike Tyson adalah seorang petinju profesional kelahiran New York 30 juni 1966. Mike Tyson menjadi juara dunia termuda tinju kelas berat setelah mengalahkan Trevor Berbick pada usia 20 tahun 5 bulan. 'Si Leher Beton' yang menjadi julukannya mampu menggabungkan tiga sabuk juara dunia versi IBF, WBC dan WBA.

Tyson adalah salah seorang petinju paling ditakuti karena kebrutalannya. Hal itu semakin diperkuat dengan lambang tato di wajahnya. Awalnya, Michael Gerard Tyson memang seorang berandalan. Dia sempat masuk penjara saat masih anak-anak dan sempat pula dikeluarkan dari sekolah. Namun nasibnya berubah ketika bertemu dengan pelatih tinju terkenal, Cus D'Amato. Karena melihat potensi Mike, dia pun mengeluarkan Mike dari sekolah anak-anak nakal dan melatihnya.

Pada akhirnya, karir Tyson memang cukup bersinar di atas ring tinju. Dia berhasil menyabet berbagai gelar dlam berbagai kejuaraan. Namun sayangnya hal tersebut juga dibarengi dengan berbagai kontroversi dan masalah. Tyson mengalami banyak masalah baik dalam hal pernikahan maupun kehidupan pribadi.

Pernikahan Tyson istri pertamanya, Robin Givens, yang pada dasarnya memang kurang harmonis, senantiasa diwarnai dengan kekerasan dalam rumah tangga. Pada akhirnya, solusi yang ditempuh adalah perceraian. Setelah itu, Tyson menikah lagi dengan Dr. Monica Turner. Dari pernikahan ini, Tyson mendapatkan beberapa anak. Sayangnya pernikahan ini pun tidak bertahan.

Selain masalah rumah tangga, Tyson juga masih harus menghadapi berbagai masalah dengan pihak luar. Tyson dikabarkan dicurangi oleh Don King dan Bill Cayton yang saat itu memanagerinya. Kontrak dengan Tyson dikabarkan dimanipulasi sehingga mengakibatkan kekecewaan Tyson. Hal ini akhirnya menimbulkan perpecahan antara mereka.

27 Januari 1992, Tyson diadili karena tuduhan perkosaan terhadap peserta pertandingan Miss Black America tahun 1991 yang bernama Desiree Washington. Tyson dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun. Selam tiga tahun itu pula Tyson terpaksa vacuum bertanding karena mendekam di sel tahanan.

Setelah keluar dari penjara, Tyson memutuskan untuk memeluk agama islam. Islam adalh agama yang dipelajarinya selama dalam penjara. Akhirnya Tyson beubah nama menjadi Malik Abdul Aziz. Setelah itu dia pun melanjutkan karir bertinjunya.

KARIR
Tyson memang mengawali karirnya dari titik nol. Bermula dari masa anak-anaknya yang suram, dia pun bertemu pelatih yang akhirnya melatihnya dari seorang berandalan menuju petinju amatir yang kemudian menjadi seorang petinju profesional.

Mike Tyson bertanding secara profesional pertama kali pada tanggal 6 Maret 1985 di Albany, New York. Ia menang di ronde pertama. Ia kemudian bertinju 15 kali lagi di 1985, memenangkan semua pertandingan dengan KO, dan hampir semuanya di ronde pertama. Ia bertanding 12 kali di 1986, melejit dalam peringkat para petinju dan menarik perhatian media massa. Pada tanggal 22 November 1986 Tyson mendapat kesempatan pertama untuk meraih gelar, melawan Trevor Berbick untuk kelas berat versi WBC. Dua ronde kemudian, pada usia 20, Tyson menjadi juara dunia kelas berat termuda di dunia.

Di tahun 1987, Tyson mempertahankan gelar melawan James 'Bonecrusher' Smith pada tanggal 7 Maret di Las Vegas, Nevada. Ia menang angka dan menambahkan gelarnya WBA milik Smith menjadi koleksinya. 'Tyson mania' meledak di media massa. Ia mengalahkan Pinklon Thomas di bulan Mei dengan KO pada ronde keenam. Pada tanggal 1 Agustus ia merebut gelar IBF dari Tony Tucker dengan menang angka untuk menjadi "juara tinju dunia kelas berat sejati".

Setelah itu ia hanya bertinju sekali lagi di 1987 melawan juara Olimpiade 1984 Tyrell Biggs di bulan Oktober, menang KO di ronde ketujuh. Tyson bertanding tiga kali di 1988, melawan petinju veteran dan mantan juara kelas berat Larry Holmes pada 22 Januari dengan kemenangan TKO ronde keempat; melawan Tony Tubbs di Tokyo di bulan Maret, KO ronde kedua; dan melawan Michael Spinks yang diramalkan menjadi lawan berat Tyson, pada 27 Juni, justru tersungkur KO hanya dalam 90 detik pada ronde pertama.

Selama 1989, Tyson hanya bertanding dua kali melawan Frank Bruno di mana ia menang di ronde kelima dan melawan Carl Williams di bulan Juli dengan KO di ronde pertama. Pada 1990 Tyson kehilangan orientasi, kehidupan pribadinya kacau-balau, dan ia tidak berlatih dengan baik.

Dalam sebuah pertarungan pada 11 Februari dengan petinju yang tidak terkenal James 'Buster' Douglas ia kalah dengan KO pada ronde ke-10, meskipun pada ronde ke-8 managernya memprotes wasit karena 'hitungan yang terlalu lambat'. Akibatnya Tyson kehilangan sabuk juaranya yang direbut Douglas. Dua pertarungan berikutnya dalam 1990 membangkitkan rasa percaya dirinya ketika ia menang dengan KO dalam ronde pertama.

Pada 1991 Tyson bertarung dengan Donovan "Razor" Ruddock dua kali, sekali pada bulan Maret dan kemudian Juni. Pertarungan ini sangat kontroversial, karena Tyson merulang mengejek lawan mainnya dengan sebutan bencong. Namun pertarungan ini akhirnya dimenangkan oleh Tyson.

Sekitar tahun 1999, sejak keluar dari penjaran, karir Tyson mulai merosot. Tyson seringkali melakukan pelanggaran selama pertandingan. Umpatan dan ejekan adalah hal biasa dilakukan Tyson untuk menjatuhkan mental lawannya. Karena hal ini juga, dia sering mendapat teguran dan skors, baik dalam hal larangan bermain maupun sekedar pengurangan nilai.

11 Juni 2005, karir Tyson benar-benar habis ketika dia memutuskan untuk mengundurkan diri pada round ketujuh. Dia frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap ringan. Pada puncak frustrasinya, Tyson menanduk lawannya secara sengaja sehingga nilainya dipotong 2 angka oleh wasit Joe Cortez. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

Setelah itu Tyson sempat tampil dalam pertandingan eksibisi empat rondean pada tahun 2006, bahkan sempat pula dilirik oleh promotor Muhammad Arsyad untuk bertanding eksibisi pada pertandingan Chris John, namun hingga kini kiprah Tyson jarang terdengar.
Tyson memang mengawali karirnya dari titik nol. Bermula dari masa anak-anaknya yang suram, dia pun bertemu pelatih yang akhirnya melatihnya dari seorang berandalan menuju petinju amatir yang kemudian menjadi seorang petinju profesional.

Mike Tyson bertanding secara profesional pertama kali pada tanggal 6 Maret 1985 di Albany, New York. Ia menang di ronde pertama. Ia kemudian bertinju 15 kali lagi di 1985, memenangkan semua pertandingan dengan KO, dan hampir semuanya di ronde pertama. Ia bertanding 12 kali di 1986, melejit dalam peringkat para petinju dan menarik perhatian media massa. Pada tanggal 22 November 1986 Tyson mendapat kesempatan pertama untuk meraih gelar, melawan Trevor Berbick untuk kelas berat versi WBC. Dua ronde kemudian, pada usia 20, Tyson menjadi juara dunia kelas berat termuda di dunia.

Di tahun 1987, Tyson mempertahankan gelar melawan James 'Bonecrusher' Smith pada tanggal 7 Maret di Las Vegas, Nevada. Ia menang angka dan menambahkan gelarnya WBA milik Smith menjadi koleksinya. 'Tyson mania' meledak di media massa. Ia mengalahkan Pinklon Thomas di bulan Mei dengan KO pada ronde keenam. Pada tanggal 1 Agustus ia merebut gelar IBF dari Tony Tucker dengan menang angka untuk menjadi "juara tinju dunia kelas berat sejati".

Setelah itu ia hanya bertinju sekali lagi di 1987 melawan juara Olimpiade 1984 Tyrell Biggs di bulan Oktober, menang KO di ronde ketujuh. Tyson bertanding tiga kali di 1988, melawan petinju veteran dan mantan juara kelas berat Larry Holmes pada 22 Januari dengan kemenangan TKO ronde keempat; melawan Tony Tubbs di Tokyo di bulan Maret, KO ronde kedua; dan melawan Michael Spinks yang diramalkan menjadi lawan berat Tyson, pada 27 Juni, justru tersungkur KO hanya dalam 90 detik pada ronde pertama.

Selama 1989, Tyson hanya bertanding dua kali melawan Frank Bruno di mana ia menang di ronde kelima dan melawan Carl Williams di bulan Juli dengan KO di ronde pertama. Pada 1990 Tyson kehilangan orientasi, kehidupan pribadinya kacau-balau, dan ia tidak berlatih dengan baik.

Dalam sebuah pertarungan pada 11 Februari dengan petinju yang tidak terkenal James 'Buster' Douglas ia kalah dengan KO pada ronde ke-10, meskipun pada ronde ke-8 managernya memprotes wasit karena 'hitungan yang terlalu lambat'. Akibatnya Tyson kehilangan sabuk juaranya yang direbut Douglas. Dua pertarungan berikutnya dalam 1990 membangkitkan rasa percaya dirinya ketika ia menang dengan KO dalam ronde pertama.

Pada 1991 Tyson bertarung dengan Donovan "Razor" Ruddock dua kali, sekali pada bulan Maret dan kemudian Juni. Pertarungan ini sangat kontroversial, karena Tyson merulang mengejek lawan mainnya dengan sebutan bencong. Namun pertarungan ini akhirnya dimenangkan oleh Tyson.

Sekitar tahun 1999, sejak keluar dari penjaran, karir Tyson mulai merosot. Tyson seringkali melakukan pelanggaran selama pertandingan. Umpatan dan ejekan adalah hal biasa dilakukan Tyson untuk menjatuhkan mental lawannya. Karena hal ini juga, dia sering mendapat teguran dan skors, baik dalam hal larangan bermain maupun sekedar pengurangan nilai.

11 Juni 2005, karir Tyson benar-benar habis ketika dia memutuskan untuk mengundurkan diri pada round ketujuh. Dia frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap ringan. Pada puncak frustrasinya, Tyson menanduk lawannya secara sengaja sehingga nilainya dipotong 2 angka oleh wasit Joe Cortez. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

Setelah itu Tyson sempat tampil dalam pertandingan eksibisi empat rondean pada tahun 2006, bahkan sempat pula dilirik oleh promotor Muhammad Arsyad untuk bertanding eksibisi pada pertandingan Chris John, namun hingga kini kiprah Tyson jarang terdengar.

Baca Profil Lengkap Mike Tyson ▼



Show More ▼