Kapanlagi.com - Pernah nonton drama China dan langsung pengin packing koper ke lokasi syutingnya? Kamu tidak sendirian. Dalam drama China, lokasi sering memainkan peran yang sama besarnya dengan karakter itu sendiri. Mulai dari desa tradisional di Yunnan hingga istana megah di Hengdian, banyak destinasi wisata China yang kini jadi bucket list penonton gara-gara tampil memukau di layar kaca.
Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat. Keindahan panorama dan gaya hidup santai yang digambarkan dalam drama terbukti menjadi obat penawar bagi banyak penonton, bahkan memicu lonjakan wisata di kota-kota tertentu. Mengetahui rekomendasi drama China berlatar wisata ikonik bisa jadi langkah awal buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke Negeri Tirai Bambu. Dilansir dari China Daily, beberapa destinasi wisata mengalami kenaikan pengunjung ratusan persen setelah ditampilkan dalam serial populer.
Advertisement
Film tourism atau wisata berbasis film adalah fenomena ketika penonton mengunjungi lokasi syuting yang mereka lihat di layar. Bukti menunjukkan bahwa film-film tertentu dapat memicu "wisata film", di mana ekonomi lokal menikmati peningkatan jumlah pengunjung setelah tayangnya karya terkait. Di China sendiri, tren ini makin berkembang berkat industri drama yang produktif dan sinematografi berkualitas tinggi.
Berbeda dengan drama Asia lainnya, drama China lebih banyak difilmkan di lokasi yang merepresentasikan atmosfer nyata dari era dalam cerita, termasuk studio film berskala besar yang dibangun khusus untuk menghidupkan momen-momen dari masa lalu. Hasilnya, penonton tidak sekadar menikmati cerita, tapi juga terpesona oleh keindahan visual yang mengundang rasa penasaran untuk datang langsung.
Popularitas drama China berkualitas tinggi terus meroket dalam beberapa tahun terakhir. Chinese Academy of Tourism menyoroti bagaimana karya audiovisual dapat membentuk ulang citra destinasi wisata, karena dampak sebuah film tidak terbatas di bioskop saja, melainkan menjangkau cara kita memandang dan mengalami suatu tempat.
Beberapa faktor yang membuat drama China efektif memicu keinginan berwisata:
Berdasarkan data statistik, selama periode libur Tahun Baru Imlek, Provinsi Yunnan menerima wisatawan terbanyak kedua secara nasional dengan pendapatan pariwisata 38,4 miliar yuan, dan Dali sendiri menerima 4,24 juta wisatawan—sebuah peningkatan 219 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lokasi syuting drama China yang kini menjadi destinasi wisata bisa dikategorikan dalam tiga jenis utama. Memahami perbedaannya akan membantu kamu merencanakan perjalanan lebih matang.
Hengdian World Studios, yang dijuluki Hollywood-nya China, merupakan studio film outdoor terbesar di dunia, tempat kemegahan drama kolosal China dihidupkan mulai dari The Story of Yanxi Palace hingga Nirvana in Fire. Sekitar 70% serial televisi dan film China difilmkan di studio Hengdian.
Kota-kota kuno seperti Dali Ancient Town, Fenghuang, dan Shaxi menawarkan pengalaman wisata budaya yang otentik. Arsitektur tradisional dan kehidupan masyarakat lokal yang masih terjaga membuat tempat-tempat ini terasa seperti dunia drama China yang nyata.
Dari danau berwarna biru kehijauan di Jiuzhaigou hingga pilar-pilar batu raksasa di Zhangjiajie, lanskap alam China yang digunakan dalam drama fantasi sering kali terlihat seperti negeri dongeng. Kawasan Jiuzhaigou terkenal dengan danau berwarna biru kehijauan, air terjun bertingkat, serta pegunungan bersalju yang menciptakan pemandangan bak negeri dongeng.
Berikut daftar rekomendasi drama China berlatar wisata ikonik yang sudah dikurasi dari berbagai sumber. Setiap drama menawarkan visual lokasi yang layak dijadikan inspirasi liburan ke China.
Dengan penayangan drama Meet Yourself, Prefektur Otonom Dali di Provinsi Yunnan, China Barat Daya, menjadi destinasi wisata yang sangat diminati. Drama ini difilmkan di Dali, menampilkan lokasi utama seperti Danau Erhai, Dali Ancient Town, Desa Fengyangyi, Shaxi Ancient Town, dan Xizhou Town. Dibintangi Liu Yifei, drama ini merupakan pintu masuk sempurna bagi penonton yang ingin merasakan kehidupan slow living ala pedesaan Yunnan.
Banyak adegan The Untamed difilmkan di Hengdian World Studios, salah satu set film terbesar di dunia. Kompleks istana dan kota kuno dibangun untuk merekonstruksi berbagai dinasti dan dunia fantasi, termasuk Cloud Recesses, Nightless City, dan markas Sekte Jiang Yunmeng. Drama yang dibintangi Xiao Zhan dan Wang Yibo ini menjadi gerbang masuk jutaan penonton baru ke dunia kultivasi.
Shanghai kembali menarik perhatian publik berkat popularitas serial Blossoms Shanghai. Lokasi syuting utama seperti Huanghe Road, Peace Hotel, dan Restoran Tai Sheng Yuan menjelma menjadi destinasi wisata yang sangat dicari. Hidangan yang ditampilkan dalam serial ini juga menjadi favorit kuliner di kalangan wisatawan. Jika kamu suka drama berlatar modern dengan estetika metropolitan, Shanghai wajib masuk daftar.
Lembah Jiuzhaigou kerap dijadikan lokasi syuting drama fantasi, salah satunya The Journey of Flower. Kawasan ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang menghadirkan pemandangan luar biasa. Musim gugur adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena dedaunan berwarna-warni menciptakan panorama bak lukisan hidup.
Hengdian World Studios dikenal sebagai pusat produksi drama dan film terbesar di China, dan beragam drama populer seperti Nirvana in Fire hingga Legend of Zhen Huan diproduksi di kawasan ini. Mengacu pada data mydramalist.com, Nirvana in Fire sering disebut sebagai standar emas drama politik kerajaan China sepanjang masa. Mengunjungi lokasi syutingnya di Hengdian memberikan pengalaman sinematik tak terlupakan.
Berkat kesuksesan serial The Knockout, Jiangmen di Provinsi Guangdong melonjak sebagai destinasi wisata menonjol. Sebagai kota asal banyak diaspora China, kota ini memiliki pemandangan budaya bersejarah, arsitektur bergaya Asia Selatan yang eksotis, dan beragam jajanan lokal yang menarik wisatawan. Drama ini membuktikan bahwa bukan hanya kota besar yang bisa viral berkat serial televisi.
Taman Danau Jinji, yang merupakan taman danau terbesar di China sekaligus simbol Suzhou sebagai "New Paradise on Earth", menjadi salah satu lokasi syuting drama ini. Pengunjung dapat menikmati pemandangan danau yang dikelilingi gedung pencakar langit, termasuk bangunan ikonik Gate of the Orient. Suzhou menawarkan perpaduan sempurna antara kota modern dan kota air tradisional.
Sebelum berangkat ke lokasi syuting favorit, perhatikan beberapa hal penting berikut agar perjalanan kamu berjalan lancar:
Baca juga: Rekomendasi drama bertema traveling untuk inspirasi liburanmu
Banyak wisatawan pemula yang melakukan kesalahan serupa. Berikut beberapa yang perlu kamu hindari:
Tren menonton drama China atau dracin bukan hanya melanda anak muda Indonesia. Kalangan selebriti dan figur publik pun tak lepas dari pesona drama berlatar wisata ikonik yang bikin penasaran. Beberapa di antaranya bahkan secara terbuka mengungkapkan kecintaan mereka terhadap drama China melalui media sosial maupun acara televisi. Berikut beberapa nama yang terverifikasi menggemari drama China.
Suami penyanyi Inul Daratista ini diketahui sangat menggemari drama China. Inul awalnya tidak tahu kebiasaan Adam, sampai akhirnya curiga karena melihat banyak transaksi di rekening dalam jumlah nominal kecil tapi terjadi berulang kali. Kisahnya viral setelah Inul menceritakannya di acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV. Pria yang identik dengan kumis tebal itu sampai menghabiskan nominal hingga Rp5 juta demi menonton lanjutan drama China.
Penyanyi dangdut legendaris ini tidak hanya membongkar kebiasaan suaminya, tapi juga memberikan tips cerdas bagi penikmat dracin. Inul memberi saran agar Adam tetap bisa menikmati hiburan favoritnya dengan cara lebih hemat dan efisien, yakni berlangganan tahunan di platform streaming resmi. Ceritanya di media sosial dan acara talk show membuat banyak penonton Indonesia merasa relate dengan fenomena kecanduan drama China.
Meskipun bukan artis Indonesia, aktor populer China ini sangat dikenal penonton Indonesia berkat berbagai dramanya. Huang Jingyu kembali mencuri perhatian publik karena langkah berani yang benar-benar di luar bumi, bukan karena proyek film terbarunya, melainkan karena mendaftarkan diri sebagai wisatawan luar angkasa komersial pertama dari China. Sosoknya menjadi inspirasi bahwa petualangan dan eksplorasi destinasi baru selalu membawa cerita menarik.
Hengdian World Studios di Zhejiang merupakan pilihan paling praktis. Lokasinya berada di Hengdian, Dongyang, Provinsi Zhejiang, dan dapat dijangkau dengan kereta cepat dari Shanghai dalam beberapa jam. Tersedia tiket kombo yang mencakup beberapa zona studio sekaligus.
Sebagian besar studio film besar seperti Hengdian dan Xiangshan terbuka untuk wisatawan. Namun, beberapa lokasi syuting di desa atau kota kuno mungkin memiliki area terbatas. Selalu cek informasi terbaru sebelum berkunjung.
Waktu terbaik berkunjung ke Yunnan adalah saat musim gugur dan musim semi. Pegunungannya dihiasi bunga sakura saat musim semi. Cuaca yang sejuk dan panorama alam yang indah menjadikan kedua musim ini paling ideal untuk eksplorasi.
Meet Yourself sangat direkomendasikan untuk pemula karena menampilkan keindahan alam Dali dengan suasana healing yang hangat. Drama ini membuat banyak penonton langsung memasukkan Dali ke dalam bucket list liburan mereka.
Tiket masuk studio film biasanya berkisar 100–400 yuan per zona. Untuk trip 5–7 hari mencakup 2–3 kota, siapkan budget sekitar 5.000–10.000 yuan (sekitar Rp11–22 juta) termasuk akomodasi, transportasi, dan makan.
Dari pedesaan Yunnan yang menenangkan hingga kemegahan studio film di Hengdian, drama China menawarkan jendela menuju destinasi wisata yang luar biasa. Tujuh rekomendasi di atas bisa jadi titik awal untuk merencanakan perjalanan impianmu ke Negeri Tirai Bambu. Siapkan watchlist, tandai lokasinya di peta, dan mulai rencanakan petualanganmu.
Yuk, baca artikel seputar drama China dan inspirasi liburan menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Daftar Referensi
(kpl/fed)