CLOSE

Cara Merawat Aglonema agar Rajin Berbunga di Rumah dengan Mudah

Cara Merawat Aglonema agar Rajin Berbunga di Rumah dengan Mudah
cara merawat aglonema agar rajin berbunga (©Ilustrasi dibuat AI)

Kapanlagi.com - Cara merawat aglonema agar rajin berbunga dimulai dari cahaya terang yang tidak langsung dan suhu ruangan yang hangat dan stabil. Tanaman juga perlu disiram dengan pas, diberi pupuk secukupnya, dan dibiarkan tumbuh cukup dewasa.

Aglonema yang sudah matang dan sehat punya peluang lebih besar untuk mengeluarkan bunga putih yang mungil. Karena itu, cara merawat aglonema agar rajin berbunga sebenarnya sama dengan menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.

Sebagaimana disampaikan NC State Extension, aglonema bisa menghasilkan spadix putih dan spathe putih kehijauan, tetapi tanaman di dalam ruangan mungkin tidak berbunga bila cahayanya terlalu sedikit .

1. 1. Atur Cahaya dan Suhu agar Aglonema Siap Berbunga

Tren urban jungle membuat aglonema jadi salah satu tanaman hias favorit di banyak rumah, dan wajar kalau pemiliknya ingin melihat tanamannya berbunga. Kalau sedang mencari cara merawat aglonema agar rajin berbunga, cahaya adalah faktor pertama yang perlu dibenahi.

Jonathan Ames, desainer lanskap di BACQYARD, dikutip dari Homes and Gardens menyatakan,

"Jendela yang menghadap timur atau utara sangat cocok. Sinar matahari langsung yang terik akan membakar daunnya, jadi saring dengan tirai tipis. Cahaya yang kurang akan membuat pertumbuhannya jarang."
  1. Pilih cahaya terang tapi tersaring: Aglonema dewasa yang tumbuh di lingkungan bercahaya tinggi bisa berbunga, dan bunga putih mirip spathe akan muncul di sela-sela daun saat musim panas . Tempat di dekat jendela bertirai tipis biasanya cukup.

  2. Sesuaikan dengan warna daun: Kultivar berdaun gelap tahan di ruangan redup, sedangkan varietas merah muda dan merah butuh cahaya tidak langsung yang lebih terang agar warnanya tetap cerah.

  3. Jaga suhu tetap hangat: Letakkan aglonema di tempat yang stabil, idealnya bersuhu 18-27 derajat Celsius, dan jauhkan dari embusan angin, ventilasi AC, atau pemanas karena perubahan suhu mendadak bisa membuat tanaman stres dan daunnya rontok.

  4. Putar pot secara berkala: Memutar aglonema setiap beberapa bulan supaya semua sisinya terkena cahaya membantu tanaman tumbuh lebih merata.

2. 2. Siram, Beri Pupuk, dan Siapkan Media Tanam yang Tepat

Kebiasaan menyiram dan memupuk ternyata sangat menentukan. Bagian ini termasuk inti cara merawat aglonema agar rajin berbunga, karena akar yang sehat akan menyokong pertumbuhan daun sampai bunga.

Julie Bawden Davis, pakar tanaman indoor di Healthy Houseplants, dikutip dari Homes and Gardens menyatakan,

"Aglonema lebih suka tetap lembap, tetapi tidak becek. Siramlah ketika lapisan tanah teratas sedalam setengah hingga satu inci sudah kering."

Julie Bawden Davis juga menambahkan, "Selalu siram aglonema dan semua tanaman hias dengan air hangat hingga suam-suam kuku."

  1. Siram berdasarkan kondisi tanah: Cek dulu media dengan jari sebelum menyiram. Aglonema lebih tahan kalau sesekali lupa disiram daripada kebanyakan air, dan busuk akar menjadi penyebab paling umum tanaman ini merosot.

  2. Endapkan air keran: Aglonema bisa sensitif terhadap zat kimia dalam air keran seperti klorin dan fluorida, jadi lebih baik pakai air saringan atau air hujan, atau diamkan air keran sekitar 24 jam sebelum digunakan.

  3. Tingkatkan kelembapan: Dilansir dari HGTV, kelembapan bisa dinaikkan dengan menyemprot daun, menaruh tanaman di kamar mandi atau dapur yang lembap, atau meletakkannya di atas nampan berisi kerikil dan sedikit air, asalkan dasar pot tidak menyentuh air karena bisa memicu busuk akar.

  4. Beri pupuk secukupnya: Andy Burde, pakar tanaman hias di House Plant shop, dikutip dari Homes and Gardens menyatakan, "Beri pupuk setiap 6-8 minggu selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang yang larut dalam air." Banyak pembudidaya lokal juga lebih memilih cukup menyiram rutin dan menambahkan sedikit pupuk kandang.

  5. Gunakan media gembur dan pot pas: Racik media tanam yang gembur dari tanah, sekam bakar, dan kompos. Merujuk The Old Farmer's Almanac, pot yang dipakai harus punya lubang drainase dan ukurannya tidak lebih dari 1-2 tingkat lebih besar dari pot sebelumnya.

3. 3. Rawat Bunga dan Tanaman Setelah Berbunga

Saat bunga pertama muncul, rasanya seperti mendapat hadiah kecil dari tanaman sendiri. Perawatan sesudahnya tetap jadi bagian dari cara merawat aglonema agar rajin berbunga, supaya tanaman tetap bertenaga untuk musim berikutnya.

Berdasarkan data Missouri Botanical Garden, setiap bunga aglonema memiliki spadix putih krem kecil yang dibungkus spathe hijau pucat, biasanya muncul pada akhir musim panas hingga awal musim gugur, lalu diikuti kumpulan buah beri merah.

  1. Tentukan mau dipertahankan atau dipotong: Kalau ingin daun tetap rimbun, potong bunga di pangkalnya dengan gunting steril agar energi dialihkan ke daun dan tunas baru. Kalau penasaran dengan siklus hidupnya sampai muncul buah beri, bunga boleh dibiarkan, tetapi pertumbuhan biasanya sedikit melambat.

  2. Pertahankan perawatan rutin: Selama berbunga, tetap berikan cahaya terang tidak langsung, siram saat media bagian atas kering, pakai pupuk seimbang yang lembut, dan hindari sinar matahari langsung.

  3. Pangkas agar tanaman tetap rimbun: Jonathan Ames dikutip dari Homes and Gardens menyatakan, "Pangkas daun yang mati atau menguning di pangkal batang dengan gunting bersih. Anda juga bisa memencet ujung batang yang memanjang untuk mendorong tanaman lebih rimbun."

  4. Bersihkan daun dari debu: Lap daun dengan kain basah untuk menghilangkan debu dan membantu tanaman memanfaatkan cahaya dengan lebih baik. Langkah ini juga dibahas dalam panduan cara merawat tanaman aglonema agar subur dan rimbun.

4. Fakta Menarik Seputar Bunga Aglonema

Aglonema memang lebih dikenal karena daunnya, tapi bunganya juga punya cerita sendiri. Memahami fakta-faktanya membantu pencinta tanaman menyesuaikan harapan saat mempraktikkan cara merawat aglonema agar rajin berbunga.

  • Bentuknya mirip peace lily mini: Bunganya terdiri dari tongkol tengah bernama spadix yang dikelilingi daun termodifikasi bernama spathe, dan saat baru muncul sering disangka daun baru.

  • Jarang muncul di dalam ruangan: Bunga ini jarang muncul di dalam ruangan dan biasanya tampil pada akhir musim panas atau awal musim gugur.

  • Bisa berubah jadi buah beri: Bila berhasil diserbuki, bunga bisa menghasilkan buah beri kecil yang awalnya hijau lalu berubah kuning, putih, atau merah cerah sesuai spesiesnya.

  • Penyerbukannya tidak mudah: Perbanyakan lewat biji cukup sulit karena bunganya sering tidak mekar bersamaan dan serbuk sarinya cepat tidak berfungsi.

  • Bunga adalah tanda tanaman bahagia: Bunganya lebih menarik sebagai rasa penasaran daripada sebagai pajangan, tetapi menjadi tanda bagus bahwa tanaman sedang sehat.

  • Tanaman tropis dari Asia Tenggara: Aglonema termasuk keluarga Araceae yang berasal dari wilayah tropis dan subtropis Asia Tenggara serta Nugini, dengan 26 spesies dan banyak kultivar.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Aglonema

Berapa lama aglonema bisa mulai berbunga?

Aglonema umumnya baru berbunga setelah cukup dewasa dan rutin mendapat cahaya terang tidak langsung. Karena itu, pemilik tanaman perlu sabar dan tetap konsisten merawatnya.

Apakah bunga aglonema sebaiknya dipotong?

Itu tergantung tujuan pemiliknya. Bunga yang dipotong membuat energi tanaman kembali fokus ke daun, sedangkan bunga yang dibiarkan bisa berkembang menjadi buah beri.

Kenapa aglonema tidak pernah berbunga?

Penyebab paling umum adalah cahaya yang kurang, tanaman yang masih muda, atau suhu dan penyiraman yang tidak stabil. Coba pindahkan ke tempat yang lebih terang tanpa sinar matahari langsung, lalu jaga perawatan rutinnya.

Daftar Referensi

  1. Homes and Gardens. Chinese Evergreen Care Guide - 5 Expert Tips to Keep This Patterned Plant Healthy. Diakses pada 27 Oktober 2026, dari https://www.homesandgardens.com/gardens/chinese-evergreen-care
  2. Missouri Botanical Garden. Aglaonema commutatum - Plant Finder. Diakses pada 27 Oktober 2026, dari https://www.missouribotanicalgarden.org/PlantFinder/PlantFinderDetails.aspx?taxonid=276174
  3. NC State Extension. Aglaonema - North Carolina Extension Gardener Plant Toolbox. Diakses pada 27 Oktober 2026, dari https://plants.ces.ncsu.edu/plants/aglaonema/
  4. HGTV. How to Grow and Care for Chinese Evergreen. Diakses pada 27 Oktober 2026, dari https://www.hgtv.com/outdoors/flowers-and-plants/houseplants/chinese-evergreen
  5. The Old Farmer's Almanac. Chinese Evergreen Plant Care Guide. Diakses pada 27 Oktober 2026, dari https://www.almanac.com/plant/chinese-evergreen

(kpl/pit)

Rekomendasi

Trending