Krisjiana Cerita Short Loss Memory Saat Disapa Teman Lama

Krisjiana mengungkap pernah mengalami gangguan memori jangka pendek atau short loss memory akibat tekanan mental yang berat. Dampaknya terasa saat ia bertemu teman-teman masa mudanya di ruang publik, namun tidak mampu mengingat nama maupun wajah mereka.

Bintang FTV tersebut menceritakan momen canggung ketika beberapa sahabat karib menyapa, sementara pikirannya sedang kalut. Ia menuturkan kondisi itu muncul mendadak dan membuatnya kesulitan mengenali orang yang sebenarnya dekat di masa lalu.

Foto 1 dari 4
instagram.com/sitibadriahh

Krisjiana menyebut kelelahan fisik dan pikiran yang tidak fokus menjadi pemicu utama hilangnya memori sementara. Ia menilai beban pikiran yang bercabang membuat banyak ingatan seolah tercecer.Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Rabu (16/9/2026). Di momen itu, ia menguraikan bagaimana kondisi mental yang tertekan bisa memengaruhi daya ingat. "Kalau kita stres, kita banyak memori yang hilang karena pikiran kita tuh udah ke mana-mana. Aku sampai ketemu teman-teman aku, ada beberapa orang, ada 3 atau 4 orang aku ketemu langsung teman main aku zaman muda, aku enggak ingat namanya siapa. Aku enggak ingat namanya siapa, enggak ingat mukanya siapa," ungkap Krisjiana saat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Rabu (16/9/2026).

Foto 2 dari 4
KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Siti Badriah, yang berada di sisi suaminya, membenarkan kejadian itu. Di hadapan teman-teman lama, Krisjiana terlihat seperti orang asing karena tidak mengenali mereka. Menurut Siti, suaminya hanya terdiam dan bersikap canggung untuk menutupi kondisi medis yang sedang dialami. Situasi tersebut terjadi spontan saat mereka bertemu sejumlah kawan lama di tempat umum. "Enggak kenal, enggak kenal," tutur Siti Badriah.

Foto 3 dari 4
instagram.com/sitibadriahh

Krisjiana menegaskan gangguan yang dialaminya bukan amnesia total atau kondisi hilang ingatan permanen. Ia meluruskan bahwa yang terjadi adalah gangguan memori jangka pendek.Menurutnya, beban stres yang melampaui batas toleransi tubuh membuat sebagian memori spesifik di masa lalu sulit diakses sesaat. Namun, ingatan tidak hilang sepenuhnya. "Bukan lost memory, short loss. Lost memory mah enggak ingat semuanya," ucap Krisjiana.

Foto 4 dari 4
instagram.com/sitibadriahh

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi mental Krisjiana berangsur membaik. Ia mulai merasakan ingatannya kembali tersusun. Dalam proses pemulihan, ia berupaya merekonstruksi momen-momen yang sempat kabur. Langkah itu ia lakukan secara bertahap agar tidak membebani diri. Salah satunya, ia kembali menjalin komunikasi dengan sahabat-sahabat lamanya. Krisjiana menyampaikan permohonan maaf atas sikap canggung yang terjadi saat memori jangka pendeknya terganggu.

Read More

Load More