CLOSE
in partnership with Indosiar

Kisah Pilu Krisjiana Suami Siti Badriah Gagal Adopsi Bayi Terlantar di Bali

Kisah Pilu Krisjiana Suami Siti Badriah Gagal Adopsi Bayi Terlantar di Bali
Krisjiana Suami Siti Badriah Gagal Adopsi Bayi Terlantar di Bali © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Krisjiana Baharudin dan Siti Badriah menyimpan pengalaman pahit saat berada di Pulau Dewata sekitar dua pekan lalu. Di tengah kabar vasektomi, mereka berupaya menyelamatkan dan mengadopsi seorang bayi yang disebut hendak ditelantarkan, namun niat itu berujung kekecewaan mendalam.

Kronologi bermula dari terapis pijat langganan Krisjiana yang menerima telepon darurat dari seorang ibu muda. Keluarga bayi tersebut mengancam akan membuang sang anak ke laut bila tidak segera ada yang mengambilnya. Krisjiana kemudian menceritakan ulang percakapan yang ia terima.

"Satu jam kemudian ditelepon lagi tuh, aku lagi ditelepon lagi, 'Mbak, ayo dong ambil. Kalau enggak diambil juga hari ini saya buang ke laut ya anaknya.' Kayak ngancam. Terus aku langsung kayak, 'Kenapa, Mbak? Mau dibuang ke laut anaknya?' Terus kayak aku lihat anaknya kayak gimana sih, mau lihat dong," kata Krisjiana saat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Rabu (16/9/2026).

Ia kemudian menggambarkan rupa bayi tersebut dan niatnya untuk segera membawa sang anak pulang.

"Masya Allah ganteng banget anaknya, hidungnya mancung, bibirnya kecil, kulitnya putih. Ganteng banget, anak ganteng banget. Terus aku bilang, 'Aku bawa aja Mbak anaknya. Minta berapa ibunya?," sambungnya.

1. Langkah Hukum dan Niat Adopsi yang Disiapkan

Krisjiana dan Siti Badriah © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Mendengar situasi genting itu, Krisjiana bergerak cepat. Ia menghubungi kuasa hukum untuk menyiapkan berkas adopsi resmi agar prosesnya berjalan secara legal.

Bersamaan dengan itu, ia berniat melunasi utang keluarga sang bayi. Niatnya adalah merawat anak tersebut seperti darah daging sendiri.

"Anak itu kan kosong lahir di dunia ini, dia belum tahu ilmu apa, dia enggak tahu mana yang baik dan benar. Ya tugasnya kita sebagai orang tua untuk mendidik anak itu supaya lebih baik nantinya. Aku mikirnya kayak gitu. Aku bilang, 'Kamu pulang ke kampung kamu, aku ikut, kita bawa anaknya'," tutur Krisjiana.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Momen Saat Kabar Adopsi Batal Datang

Harapan Krisjiana dan Siti Badriah runtuh ketika mengetahui bayi tersebut telah diserahkan kepada pihak lain secara sepihak. Kabar itu datang jelang keberangkatan mereka.

"Sore aku mau berangkat, tiba-tiba mbaknya datang lagi ke rumah, 'A, udah diambil anaknya. Dia udah enggak kuat, anaknya udah benar-benar enggak kuat.' 'Kenapa? Udah enggak sanggup, diambil sama siapa?' Sama pasangan sesama jenis," katanya.

"Terus aku langsung kayak, 'Hah?' Itu sakit hatinya tuh kayak sakit hati putus cinta rasanya. Karena aku udah siap-siap semuanya. Aku udah siapin semuanya, aku udah ready lah untuk mengambil anak itu," keluh Krisjiana.

3. Dampak ke Kondisi Fisik: Stres dan Asam Lambung

Siti Badriah menuturkan suaminya sangat terpukul usai kabar batalnya adopsi. Ia menyebut Krisjiana sempat mogok makan selama tiga hari karena terus memikirkan masa depan bayi tersebut.

Beban pikiran yang menumpuk membuat kondisi fisik ikut terdampak. Krisjiana mengalami kambuhnya asam lambung cukup parah setelah peristiwa itu.

"Asam lambung, stres gara-gara kepikiran anak orang," timpal Siti Badriah.

Sambil update seputar dunia dangdut, jangan lupa juga pantau perjalanan D'Academy 8. Dukung peserta favoritmu dengan Vidio Koins yang bisa dibeli lewat link ini. khusus tersedia untuk pengguna Android.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending