Kapanlagi.com - Pernikahan membutuhkan perhatian dari kedua belah pihak agar bisa berjalan dengan baik. Di tengah berbagai kesibukan, seringkali keduanya jarang memiliki waktu untuk berbicara atau menunjukkan perhatian.
Masalahnya, perhatian dalam hubungan sering kali dianggap harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Padahal, suami istri juga bisa merasa dihargai melalui ucapan, sentuhan, apresiasi, atau tindakan sederhana yang dilakukan secara tulus.
Jika saat ini Anda sedang mencari cara membangkitkan kembali hubungan pernikahan yang harmonis, berikut KapanLagi hadirkan, Jumat (2/10).
Advertisement
Merujuk Familylife, sentuhan sederhana bisa menjadi salah satu cara menunjukkan perhatian kepada pasangan. Menggenggam tangan saat berjalan bersama atau ketika sedang duduk berdua tidak membutuhkan banyak waktu, tetapi dapat menjadi bentuk kedekatan dalam hubungan.
Kebiasaan ini juga bisa dilakukan tanpa harus menunggu momen tertentu. Suami dan istri dapat saling menggenggam tangan ketika sedang berbincang, menonton televisi, atau berjalan keluar rumah bersama.
Tindakan sederhana tersebut dapat menjadi bagian dari komunikasi tanpa kata yang menunjukkan perhatian kepada pasangan. Yang terpenting, sentuhan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan kedua pihak.
Kesibukan sehari-hari terkadang membuat pasangan menjalani aktivitas masing-masing. Pesan singkat di tengah kesibukan bisa menjadi cara untuk menunjukkan bahwa suami atau istri tetap memikirkan pasangannya.
Pesan tersebut tidak harus panjang. Kalimat sederhana seperti menanyakan keadaan, mengingatkan untuk makan, atau mengatakan bahwa pasangan sedang dirindukan sudah bisa menjadi bentuk perhatian.
Kebiasaan berkomunikasi seperti ini juga membantu pasangan tetap memiliki hubungan emosional meskipun sedang berada di tempat yang berbeda. Pesan singkat bisa dikirim tanpa harus menunggu percakapan panjang.
Kedekatan tidak selalu harus diwujudkan melalui percakapan panjang. Sentuhan ringan ketika duduk berdampingan, misalnya menyentuh tangan atau lutut pasangan, dapat menjadi bentuk perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut bisa dilakukan ketika pasangan sedang duduk bersama di rumah maupun saat berada di tempat umum dengan tetap memperhatikan kenyamanan masing-masing.
Sentuhan yang dilakukan secara wajar dapat menjadi cara untuk menunjukkan bahwa pasangan mendapatkan perhatian. Bentuknya bisa disesuaikan dengan kebiasaan dan batas kenyamanan suami maupun istri.
Pujian dapat menjadi cara sederhana untuk menunjukkan bahwa pasangan diperhatikan. Suami bisa memberikan apresiasi terhadap penampilan atau usaha istrinya, begitu pula sebaliknya.
Ucapan tersebut sebaiknya disampaikan dengan tulus dan tidak dibuat sebagai formalitas. Kalimat singkat mengenai penampilan, masakan, pekerjaan, atau hal lain yang dilakukan pasangan bisa membuat komunikasi terasa lebih hangat.
Pujian juga tidak harus diberikan untuk sesuatu yang besar. Menghargai perubahan kecil atau usaha yang dilakukan pasangan dalam keseharian bisa menjadi bentuk perhatian yang mudah dilakukan.
Pekerjaan rumah, pekerjaan kantor, mengurus anak, menyiapkan makanan, atau membantu pasangan sering kali menjadi rutinitas. Karena dilakukan berulang, usaha tersebut bisa dianggap sebagai sesuatu yang biasa.
Padahal, ucapan terima kasih tetap penting meskipun hal yang dilakukan pasangan sudah menjadi bagian dari keseharian. Apresiasi juga tidak harus diberikan melalui hadiah atau sesuatu yang mahal.
Mengucapkan terima kasih secara langsung dapat menunjukkan bahwa usaha pasangan diperhatikan. Kebiasaan ini juga bisa membuat komunikasi sehari-hari tidak hanya berisi pembahasan mengenai pekerjaan atau tanggung jawab.
Selain berterima kasih, pasangan juga bisa memberikan pengakuan ketika suami atau istri melakukan sesuatu dengan baik. Ucapan sederhana dapat membuat usaha yang dilakukan pasangan tidak terasa berlalu begitu saja.
Misalnya, istri dapat mengatakan bahwa suaminya sudah menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Sebaliknya, suami juga bisa memberikan apresiasi ketika istrinya berhasil menyelesaikan sesuatu.
Pengakuan tersebut tidak perlu dibuat berlebihan. Kalimat singkat dan sesuai dengan hal yang dilakukan pasangan sudah cukup untuk menunjukkan bahwa usaha tersebut diperhatikan.
Apresiasi kepada pasangan tidak harus selalu disampaikan ketika hanya berdua. Dalam situasi yang tepat, suami atau istri juga bisa menceritakan hal positif mengenai pasangannya kepada orang lain.
Misalnya, seorang istri menceritakan kepada keluarga bahwa suaminya membantu menyelesaikan pekerjaan rumah. Begitu pula suami bisa menyampaikan kepada orang lain mengenai usaha yang dilakukan istrinya.
Kebiasaan tersebut dapat menunjukkan bahwa pasangan menghargai usaha satu sama lain. Namun, apresiasi tetap perlu disampaikan secara wajar dan tidak membuat pasangan merasa tidak nyaman.
Pasangan juga membutuhkan tanda bahwa kehadirannya memberikan arti. Hal tersebut dapat ditunjukkan melalui ucapan maupun respons sederhana ketika bertemu setelah menjalani aktivitas masing-masing.
Tidak perlu membuat pernyataan yang panjang. Menunjukkan kegembiraan ketika pasangan pulang, menyambutnya, atau mengatakan bahwa kehadirannya membuat suasana menjadi lebih menyenangkan bisa menjadi bentuk perhatian.
Respons sederhana tersebut dapat membuat pertemuan sehari-hari terasa lebih berarti. Kebiasaan ini juga tidak membutuhkan biaya atau persiapan khusus sehingga bisa diterapkan dalam rutinitas rumah tangga.
Setiap orang bisa mengalami hari yang melelahkan atau suasana hati yang kurang baik. Namun, ketika kondisi tersebut terus dibawa ke dalam interaksi dengan pasangan, komunikasi bisa menjadi lebih sulit.
Karena itu, pasangan bisa berusaha mengenali ketika dirinya sedang tidak dalam kondisi yang baik. Jika membutuhkan waktu untuk menenangkan diri, hal tersebut dapat disampaikan kepada pasangan agar tidak menimbulkan salah paham.
Memberikan ruang untuk menenangkan diri tetap bisa disertai komunikasi yang sederhana. Pasangan dapat menjelaskan bahwa dirinya sedang membutuhkan waktu sebelum kembali berbicara dengan kondisi yang lebih tenang.
Kedekatan dalam pernikahan juga mencakup hubungan fisik dan emosional. Karena itu, pasangan perlu memiliki ruang untuk menunjukkan bahwa mereka masih menginginkan kedekatan satu sama lain.
Komunikasi mengenai kebutuhan tersebut sebaiknya dilakukan secara terbuka dan dengan memperhatikan persetujuan serta kenyamanan kedua pihak. Hubungan yang sehat membutuhkan komunikasi dua arah, termasuk ketika membicarakan kedekatan fisik.
Kedekatan juga dapat ditunjukkan melalui perhatian sehari-hari, waktu bersama, pelukan, sentuhan, atau bentuk kasih sayang lain yang disepakati pasangan. Setiap pasangan dapat memiliki cara berbeda dalam menunjukkan kedekatan.
1. Apa cara sederhana untuk meningkatkan hubungan pernikahan?
Cara sederhana yang bisa dilakukan antara lain memberikan apresiasi, menunjukkan perhatian, menghabiskan waktu bersama, berkomunikasi secara terbuka, serta memberikan sentuhan yang membuat pasangan nyaman.
2. Mengapa perhatian kecil penting dalam pernikahan?
Perhatian kecil dapat menjadi bentuk komunikasi sehari-hari yang menunjukkan bahwa pasangan masih diperhatikan dan dihargai. Kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kedekatan dalam hubungan.
3. Bagaimana cara menunjukkan perhatian kepada pasangan?
Perhatian dapat ditunjukkan melalui pesan singkat, ucapan terima kasih, pujian, sentuhan, membantu pasangan, atau menunjukkan kegembiraan ketika menghabiskan waktu bersama.
4. Apakah hubungan pernikahan bisa diperbaiki dengan tindakan kecil?
Tindakan kecil dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dalam pernikahan. Namun, masalah hubungan yang lebih serius tetap membutuhkan komunikasi dan penanganan yang sesuai.
5. Apa yang membuat pasangan merasa dihargai?
Pasangan dapat merasa dihargai ketika usahanya diperhatikan, mendapatkan apresiasi, didengarkan, dan diperlakukan dengan perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
(kpl/rul)