Harsiwi Achmad Kupas Arti 'Dangdut Generasi Culture' di IDA 2026
Harsiwi Achmad pakai kacamata © KapanLagi.com/Kinanti Kayla Putriku
Indonesian Dangdut Awards 2026 (IDA 2026) hadir dengan semangat menyoroti laju perkembangan musik dangdut di Tanah Air. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema 'Dangdut Generasi Culture' yang merekam perjalanan dangdut dari masa ke masa dan kedekatannya dengan generasi muda.
Director of Emtek Media, Harsiwi Achmad, menekankan bahwa dangdut tidak berhenti pada pakem klasik. Menurutnya, genre ini terus melahirkan warna dan sub-genre baru yang selaras dengan perubahan zaman.
"Jadi makanya temanya juga dangdut generasi culture. Jadi itu sebenarnya untuk menyoroti bahwa ternyata dangdut itu terus berkembang di Indonesia," ujar Harsiwi.
Advertisement
1. Jejak Perubahan Dangdut: Dari Klasik, Koplo, Hingga Hipdut
Harsiwi menilai perjalanan dangdut menunjukkan dinamika yang kuat. Setelah era klasik, bermunculan bentuk-bentuk baru yang kian memperkaya khazanah musik dangdut di Indonesia. "Bukan hanya berhenti sampai dangdut klasik, tapi dangdut klasik untuk bergerak ke ada waktu itu koplo ngetop banget, habis itu ada timuran, habis itu sekarang ada lagi hipdut," jelasnya.
Keberagaman itu, lanjutnya, menjadi bukti bahwa dangdut terus bergerak dan mampu beradaptasi dengan selera publik yang berubah. "Dan itu menunjukkan bahwa dinamika musik dangdut dan perkembangan musik dangdut Indonesia itu begitu variatif," lanjut Harsiwi.
Penerimaan terhadap dangdut juga kian meluas di kalangan anak muda. Menurut Harsiwi, hal tersebut mempertegas posisi dangdut sebagai musik lintas usia dan kalangan. "Dan sekarang bahkan digemari oleh generasi muda di Indonesia. Dan itu menjadikan musik dangdut betul-betul menjadi musik asli Indonesia yang keren banget karena disukai oleh seluruh lapisan masyarakat dan seluruh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia," tuturnya.
2. Valen Batal Hadir, Harsiwi Achmad Sampaikan Rasa Sedih
Di luar tema besar IDA 2026, Harsiwi menyampaikan rasa sedih atas ketidakhadiran Valen dalam acara tersebut. Valen sebelumnya sempat mengikuti latihan, namun akhirnya tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan. "Aduh sedih sekali saya karena sebenarnya kan dari kemarin udah latihan-latihan," ungkap Harsiwi.
Harsiwi juga menyoroti capaian Valen di IDA 2026. Menurutnya, deretan penghargaan yang diraih Valen turut mencerminkan gerak dangdut yang dinamis dan mudah diterima, termasuk oleh generasi muda. "Dan Valen juga ternyata banyak menang ya dan itu menunjukkan bahwa dangdut kita memang terus bergerak, terus bergerak dinamis yang mudah diterima oleh masyarakat yang muda juga," ujarnya.
3. Doa untuk Pemulihan Valen dan Harapan ke Depan
Harsiwi menjelaskan aktivitas Valen belakangan ini sangat padat usai menyelesaikan perjalanan di Dangdut Academy 7. Ia menyebut Valen aktif di berbagai kegiatan, baik on air, offline, maupun online.
"Sayang sekali memang hari ini sakit karena memang kegiatan Valen itu semenjak lulus dari Dangdut Academy 7 itu banyak sekali, baik itu on air, offline, kemudian online Mudah-mudahan kita doakan biar cepat sembuh," katanya.
Harsiwi berharap prestasi Valen di IDA 2026 menjadi pelecut semangat untuk menjaga kesehatan dan terus berkarya demi kemajuan industri dangdut Tanah Air.
"Semoga prestasi dia malam ini akan membawa dia pada semangat untuk, ‘Yuk sebagai generasi muda jaga kesehatan.’ Dan supaya bisa lebih kreatif lagi mengisi dan ikut mengembangkan industri musik dangdut di Indonesia," pungkas Harsiwi.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/cvn/phi)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
