Kapanlagi.com - Angka 520 telah menjadi fenomena global yang melampaui batas budaya dan bahasa. Kode angka ini bukan sekadar deretan digit biasa, melainkan simbol cinta yang berasal dari keunikan bahasa Mandarin.
Popularitas arti 520 semakin meluas di media sosial, terutama di kalangan generasi muda Asia. Banyak pasangan menggunakan angka ini untuk mengungkapkan perasaan romantis mereka secara digital.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa dan budaya dapat berkembang di era modern. Mengutip dari Maayot Daily Chinese Reading, angka 520 telah menjadi jembatan komunikasi universal yang menghubungkan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dalam mengekspresikan cinta.
Arti 520 berasal dari kemiripan bunyi pengucapan angka tersebut dalam bahasa Mandarin dengan ungkapan cinta. Dalam bahasa Mandarin, 520 diucapkan sebagai "wǔ èr líng" (五二零), yang memiliki kemiripan fonetik dengan frasa "wǒ ài nǐ" (我爱你) yang berarti "aku mencintaimu".
Transformasi angka biasa menjadi kode cinta ini merupakan contoh kreatifitas linguistik masyarakat China modern. Fenomena ini bermula dari komunitas internet China yang mencari cara unik untuk mengekspresikan perasaan tanpa harus menuliskan kata-kata secara eksplisit.
Seiring berjalannya waktu, penggunaan 520 tidak hanya terbatas pada komunikasi digital, tetapi juga merambah ke berbagai aspek kehidupan sosial. Tanggal 20 Mei (5/20) bahkan dianggap sebagai hari kasih sayang versi China, mirip dengan Valentine's Day di budaya Barat.
Melansir dari Orami, meskipun 520 bukanlah hari libur resmi atau perayaan tradisional, popularitasnya terus meningkat terutama di kalangan generasi muda Korea dan China. Bahkan beberapa merek besar memanfaatkan momen ini sebagai strategi pemasaran produk bertema cinta.
Mengutip dari Pure Seed Malaysia, dalam tradisi China, setiap bunga memiliki makna simbolis tersendiri. Pada tanggal 520, pasangan tidak hanya bertukar hadiah biasa, tetapi memilih bunga yang dapat berbicara dalam bahasa cinta, seperti mawar merah untuk gairah, mawar pink untuk cinta yang manis, dan lily untuk hubungan yang langgeng.
Keindahan arti 520 terletak pada fleksibilitas dan beragamnya cara interpretasi dalam konteks yang berbeda. Meskipun makna utamanya adalah ekspresi cinta, penggunaan 520 dapat berubah tergantung pada konteks dan kedalaman emosi yang ingin disampaikan.
Sebagai ungkapan cinta romantis, 520 menjadi cara yang sederhana namun kuat untuk mengatakan "aku mencintaimu" dalam bahasa China. Dalam konteks ini, angka tersebut seperti pelukan hangat, representasi verbal dari kasih sayang kepada orang terkasih.
Dalam perayaan hari kasih sayang, tanggal 20 Mei dirayakan sebagai Valentine's Day versi China karena signifikansi numerik tanggal tersebut. Pada hari spesial ini, pasangan saling bertukar hadiah, mengungkapkan cinta, dan menikmati suasana romantis.
Tanggal 20 Mei juga mendapat julukan "Hari Lamaran" dalam budaya China karena dianggap sebagai hari yang tepat untuk melamar. Pasangan sering memilih hari ini untuk menyatakan niat mereka, menekankan hubungan mendalam antara 520 dengan komitmen pernikahan yang langgeng. Selain cinta romantis, 520 juga digunakan untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang dalam persahabatan, menjadi cara untuk mengekspresikan apresiasi kepada teman dekat dan menyampaikan bahwa kehadiran mereka sangat berharga.
Budaya China memiliki tradisi panjang dalam menggunakan kode angka untuk mengekspresikan berbagai perasaan dan makna. Selain 520, terdapat beberapa kombinasi angka lain yang populer digunakan dalam komunikasi digital dan media sosial.
Melansir dari Kumparan, penggunaan kode angka ini tidak hanya terbatas pada komunikasi romantis, tetapi juga mencakup berbagai ekspresi emosi lainnya. Bahkan ada kode seperti 748 yang digunakan sebagai umpatan, menunjukkan keragaman penggunaan sistem kode numerik dalam bahasa gaul Mandarin modern.