Kapanlagi.com - Pemasangan listrik baru merupakan kebutuhan penting bagi pemilik rumah atau bangunan yang belum memiliki sambungan listrik. Proses cara daftar pasang listrik baru kini telah dipermudah oleh PLN dengan berbagai metode pengajuan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
PLN menyediakan layanan pemasangan listrik baru dengan sistem yang transparan dan mudah diakses. Calon pelanggan dapat memilih antara sistem prabayar atau pascabayar sesuai dengan preferensi masing-masing dalam mengelola penggunaan listrik rumah tangga.
Melansir dari web.pln.co.id, PLN terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dengan menghadirkan kemudahan pengajuan melalui beragam jalur permohonan. Proses cara daftar pasang listrik baru dapat dilakukan secara online maupun offline untuk memberikan fleksibilitas maksimal kepada calon pelanggan.
Pasang listrik baru adalah layanan penyambungan listrik untuk bangunan atau rumah yang belum memiliki sambungan listrik dari PLN. Layanan ini mencakup pemasangan meteran listrik, instalasi jaringan, dan penyediaan daya listrik sesuai kebutuhan pelanggan.
PLN menyediakan dua jenis layanan utama untuk pemasangan listrik baru. Pertama adalah sistem prabayar yang mengharuskan pelanggan membeli token listrik terlebih dahulu sebelum menggunakan listrik. Sistem ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna dalam mengatur penggunaan listrik dan menghindari tagihan bulanan yang tidak terduga.
Sistem kedua adalah pascabayar yang memungkinkan pelanggan menggunakan listrik terlebih dahulu dan membayar tagihan setelah periode penggunaan tertentu. Sistem ini cocok untuk pengguna yang menginginkan kemudahan tanpa perlu khawatir kehabisan token listrik di tengah aktivitas sehari-hari.
Mengutip dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017, biaya pemasangan listrik baru ditetapkan berdasarkan daya yang dibutuhkan dan jenis sambungan yang dipilih. Regulasi ini memastikan transparansi biaya dan standarisasi layanan di seluruh Indonesia.
Aplikasi PLN Mobile menjadi metode paling praktis untuk mengajukan pemasangan listrik baru. Calon pelanggan dapat mengunduh aplikasi ini melalui Google Play Store atau App Store secara gratis dan melakukan pendaftaran dengan nomor telepon aktif.
Dilansir dari web.pln.co.id, setelah melakukan pembayaran, petugas penyambungan PLN akan menghubungi pelanggan dalam waktu 1x24 jam untuk menentukan jadwal survey dan pemasangan meteran listrik di lokasi yang telah ditentukan.
Metode offline masih menjadi pilihan bagi pelanggan yang lebih nyaman dengan pelayanan langsung di kantor PLN. Proses ini memungkinkan interaksi langsung dengan petugas dan konsultasi mengenai kebutuhan listrik yang tepat.
Mengutip dari detik.com, setelah proses administrasi selesai, petugas PLN akan melakukan survey lokasi dan pemasangan listrik dalam rentang waktu beberapa hari hingga satu minggu tergantung kondisi lapangan dan ketersediaan petugas.
Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam kelancaran proses pemasangan listrik baru. PLN menetapkan persyaratan standar yang harus dipenuhi oleh semua calon pelanggan untuk memastikan legalitas dan keamanan instalasi listrik.
Melansir dari nidipln.com, SLO harus diterbitkan oleh lembaga terakreditasi Kementerian ESDM dan bukan dari tukang listrik biasa. Dokumen ini memiliki masa berlaku terbatas yaitu 3 tahun untuk rumah tinggal dan 1 tahun untuk bangunan industri.
Biaya pemasangan listrik baru ditetapkan berdasarkan daya yang dibutuhkan dan mengacu pada regulasi yang berlaku. PLN menerapkan sistem biaya yang transparan untuk memberikan kepastian kepada calon pelanggan dalam merencanakan anggaran.
Mengutip dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017, biaya ini belum mengalami revisi hingga tahun 2025 sehingga masih berlaku sebagai acuan resmi untuk seluruh wilayah Indonesia. Biaya tersebut sudah termasuk Biaya Penyambungan (BP), Uang Jaminan Langganan (UJL), biaya materai, dan token perdana minimal Rp5.000 untuk pelanggan prabayar.
Proses pemasangan listrik baru umumnya memakan waktu 3-7 hari kerja setelah semua dokumen lengkap dan pembayaran selesai. Waktu ini dapat bervariasi tergantung kondisi lapangan, ketersediaan petugas, dan kompleksitas instalasi yang diperlukan di lokasi pemasangan.
Ya, pelanggan dapat mengajukan perubahan daya listrik melalui layanan tambah daya PLN. Proses ini memerlukan pembayaran selisih biaya antara daya lama dan baru, serta pemeriksaan ulang instalasi listrik untuk memastikan kemampuan menampung daya yang lebih besar.
PLN akan melakukan survey terlebih dahulu untuk menilai kondisi lokasi. Jika memerlukan perluasan jaringan atau instalasi khusus, akan ada biaya tambahan yang akan dikomunikasikan kepada pelanggan sebelum proses pemasangan dilanjutkan.
Ya, SLO merupakan syarat wajib untuk semua pemasangan listrik baru sesuai regulasi keselamatan ketenagalistrikan. Dokumen ini memastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar teknis yang berlaku untuk melindungi pengguna dari risiko kecelakaan listrik.
Pemasangan listrik dapat diajukan atas nama orang lain dengan menyertakan surat kuasa bermaterai dan fotokopi KTP penerima kuasa. Namun, dokumen kepemilikan lahan harus sesuai dengan nama pemohon atau ada surat keterangan yang sah dari pemilik lahan.
Biaya pemasangan awal untuk listrik prabayar dan pascabayar adalah sama sesuai dengan daya yang dipilih. Perbedaan terletak pada sistem pembayaran dimana prabayar menggunakan token yang dibeli sebelumnya, sedangkan pascabayar membayar tagihan bulanan setelah pemakaian.
Status permohonan dapat dicek melalui aplikasi PLN Mobile pada menu "Profil" kemudian pilih "Daftar Riwayat" dan "Permohonan". Pelanggan juga dapat menghubungi call center PLN di nomor 123 untuk mendapatkan informasi terkini mengenai status pengajuan pemasangan listrik baru.