Cara Daftar Subsidi Pertalite: Panduan Lengkap Mendapatkan QR Code BBM Bersubsidi

Kapanlagi.com - Program subsidi pertalite merupakan kebijakan pemerintah untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. Untuk mengakses subsidi ini, setiap pemilik kendaraan wajib melakukan registrasi melalui sistem digital yang telah ditetapkan oleh PT Pertamina.

Sistem pendaftaran cara daftar subsidi pertalite kini telah dipermudah melalui platform MyPertamina yang dapat diakses secara online. Proses ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan subsidi dan memastikan hanya konsumen yang memenuhi kriteria yang dapat menikmati harga BBM bersubsidi.

Menurut keterangan di buku Opini TEMPO: Tentang Bahan Bakar Minyak (2013), subsidi BBM membantu menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, serta mendukung sektor-sektor vital seperti transportasi, logistik, dan pertanian. Dengan memahami cara daftar subsidi pertalite yang benar, masyarakat dapat merasakan manfaat program ini secara optimal.

1 dari 7 halaman

1. Pengertian dan Tujuan Subsidi Pertalite

Pengertian dan Tujuan Subsidi Pertalite (c) Ilustrasi AI

Subsidi pertalite adalah program pemerintah yang memberikan bantuan harga untuk bahan bakar minyak jenis pertalite kepada masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu. Program ini dilaksanakan melalui sistem QR Code yang terintegrasi dengan platform MyPertamina untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.

Berdasarkan keterangan di situs subsiditepat.mypertamina.id, untuk bisa mendapatkan dan membeli BBM bersubsidi, langkah pertama yang perlu dilakukan masyarakat adalah membuat akun Subsidi Tepat MyPertamina terlebih dulu. Sistem ini dirancang untuk mendaftarkan kendaraan atau usaha yang dimiliki dengan proses verifikasi yang ketat.

Tujuan utama dari program subsidi pertalite meliputi memastikan subsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, mencegah penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi, memudahkan monitoring distribusi BBM oleh pemerintah, dan melindungi konsumen yang berhak dari konsumen lain yang tidak memenuhi kriteria. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyatakan bahwa saat ini telah dilaksanakan full QR Code untuk penyaluran BBM jenis solar maupun jenis Pertalite.

Implementasi sistem QR Code ini telah terbukti efektif dalam mengendalikan distribusi BBM bersubsidi. Pertamina mencatat bahwa berkat adanya QR Code, distribusi Pertalite menjadi lebih terkendali dengan tingkat konsumsi Pertalite berada di bawah 10 persen dari kuota yang ditetapkan untuk tahun 2025.

2. Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Subsidi Pertalite

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Subsidi Pertalite (c) Ilustrasi AI

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta harus memahami syarat dan ketentuan yang berlaku untuk program subsidi pertalite. Persyaratan ini dibedakan berdasarkan jenis kendaraan yang akan didaftarkan dalam sistem.

Untuk kendaraan roda dua, pemilik harus memiliki STNK atas nama pribadi dengan batas maksimal kapasitas tangki 35 liter. Sedangkan untuk kendaraan roda empat, STNK harus menunjukkan jenis angkutan penumpang pribadi (bukan niaga) dengan kapasitas tangki maksimal 100 liter.

Dokumen yang diperlukan dalam proses pendaftaran meliputi fotokopi KTP pemilik/operator/pengemudi yang masih berlaku, fotokopi STNK yang sesuai dengan kendaraan yang akan didaftarkan, foto kendaraan tampak dari sudut depan agak miring ke samping kurang lebih 45 derajat dengan nomor polisi terbaca jelas dan jumlah roda terlihat dapat dihitung, foto diri atau pas foto terbaru, foto KIR untuk kendaraan non-pribadi jika diperlukan, dan surat rekomendasi khusus untuk konsumen non kendaraan.

Penting untuk memastikan bahwa semua dokumen yang diunggah dalam kondisi jelas, tidak terpotong, dan dapat terbaca dengan baik. Kualitas foto yang buruk dapat menyebabkan penolakan dalam proses verifikasi yang akan memperlambat proses persetujuan pendaftaran.

3. Langkah-Langkah Pendaftaran Melalui Website MyPertamina

Langkah-Langkah Pendaftaran Melalui Website MyPertamina (c) Ilustrasi AI

Proses pendaftaran subsidi pertalite dapat dilakukan melalui website resmi MyPertamina dengan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan. Langkah pertama adalah mengakses website subsiditepat.mypertamina.id menggunakan perangkat komputer, laptop, atau smartphone yang terhubung internet.

  1. Tahap Aktivasi Email - Akses website subsiditepat.mypertamina.id dan pilih menu "Daftar Akun Baru". Baca dan pahami ketentuan pengguna BBM bersubsidi, lalu centang pernyataan pada halaman syarat dan ketentuan. Siapkan data diri lengkap seperti nama lengkap, NIK KTP, nomor telepon, alamat email, dan kata sandi. Setelah mengisi formulir, klik "Buat Akun" dan tunggu tautan aktivasi yang akan dikirimkan ke email terdaftar maksimal dalam waktu 1x24 jam.
  2. Tahap Verifikasi Data Diri - Login menggunakan NIK dan kata sandi yang telah dibuat, kemudian pilih metode pengiriman OTP melalui email atau SMS. Lengkapi data diri dan alamat sesuai petunjuk dalam formulir, pastikan foto KTP terlihat jelas dan dapat terbaca. Periksa kembali seluruh data yang diisi, jika sudah benar dan lengkap klik "Verifikasi Data Diri".
  3. Verifikasi Data Kendaraan - Daftarkan kendaraan dengan memilih menu BBM, pilih Unit Subsidi dan klik "Tambah Unit". Siapkan data nomor polisi, foto STNK, dan foto kendaraan sesuai ketentuan. Buat PIN Klaim menggunakan angka yang mudah diingat, lalu klik "Submit Data Unit Kendaraan".
  4. Proses Verifikasi - Tunggu proses pencocokan data maksimal 14 hari kerja. Setelah verifikasi berhasil, akan ada email konfirmasi atau dapat mengecek status pendaftaran di website secara berkala.
  5. Download QR Code - Jika verifikasi disetujui, QR Code dapat dilihat dengan mengisi PIN Klaim terlebih dahulu. Download QR Code dan simpan untuk bertransaksi di SPBU Pertamina.

4. Pendaftaran Melalui Aplikasi MyPertamina

Pendaftaran Melalui Aplikasi MyPertamina (c) Ilustrasi AI

Selain melalui website, pendaftaran subsidi pertalite juga dapat dilakukan melalui aplikasi mobile MyPertamina yang tersedia di Google Play Store untuk Android dan App Store untuk iOS. Aplikasi ini memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas bagi pengguna yang lebih sering menggunakan smartphone.

Langkah pertama adalah mengunduh dan menginstal aplikasi MyPertamina dari toko aplikasi resmi. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi dan pilih "Daftar" untuk membuat akun baru dengan mengisi data pribadi yang diperlukan seperti nama, alamat email, dan nomor telepon.

Proses verifikasi akun dilakukan melalui OTP (kode sekali pakai) yang dikirim via SMS atau email. Setelah berhasil login, pilih menu "Registrasi BBM Subsidi" dan pilih jenis kendaraan yang akan didaftarkan (roda dua atau empat). Isi data sesuai STNK termasuk nomor polisi, nama pemilik, alamat, dan informasi kendaraan lainnya.

Upload dokumen yang diperlukan seperti KTP, STNK, dan foto kendaraan dengan memastikan kualitas gambar yang jelas dan sesuai ketentuan. Tim MyPertamina akan memverifikasi dokumen dalam waktu 3-5 hari kerja, dan jika data valid, barcode akan muncul di akun MyPertamina. Jika ditolak, periksa notifikasi di aplikasi dan perbaiki data yang salah sesuai petunjuk yang diberikan.

5. Pendaftaran Offline di SPBU Terpilih

Pendaftaran Offline di SPBU Terpilih (c) Ilustrasi AI

Bagi masyarakat yang kurang familiar dengan teknologi digital atau mengalami kesulitan dalam pendaftaran online, Pertamina menyediakan layanan pendaftaran offline di booth SPBU terpilih. Layanan ini ditujukan untuk memberikan alternatif bagi segmen masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung dalam proses pendaftaran.

Persiapan yang diperlukan untuk pendaftaran offline adalah menyiapkan semua dokumen fisik yang diperlukan sesuai syarat pendaftaran QR Code Pertamina. Kunjungi SPBU Pertamina terdekat yang menyediakan layanan pendaftaran BBM bersubsidi dan temui petugas di booth pendaftaran.

Informasikan kepada petugas bahwa Anda ingin mendaftar untuk QR Code BBM Subsidi, kemudian ikuti arahan petugas untuk mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar. Serahkan dokumen yang diperlukan kepada petugas untuk diverifikasi dan tunggu proses verifikasi serta pembuatan QR Code.

Keuntungan pendaftaran offline adalah adanya bantuan langsung dari petugas yang berpengalaman, sehingga dapat meminimalkan kesalahan dalam pengisian data. Namun, proses ini mungkin memerlukan waktu lebih lama dibandingkan pendaftaran online dan terbatas pada jam operasional SPBU yang menyediakan layanan tersebut.

6. Tips Penggunaan dan Keamanan QR Code

Setelah berhasil mendapatkan QR Code subsidi pertalite, penting untuk memahami cara penggunaan yang benar dan menjaga keamanannya. QR Code merupakan kunci akses untuk mendapatkan BBM bersubsidi, sehingga harus diperlakukan dengan hati-hati dan bertanggung jawab.

Simpan QR Code secara aman baik dalam bentuk digital di aplikasi MyPertamina maupun dalam bentuk cetak fisik sebagai cadangan. Jangan pernah membagikan QR Code kepada pihak lain untuk mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pantau batas kuota subsidi yang ditetapkan dan pastikan pembelian BBM tidak melebihi kuota sesuai jenis kendaraan yang terdaftar.

Perbarui data secara berkala jika terjadi perubahan kepemilikan kendaraan atau data pribadi di akun MyPertamina. Jika mengalami masalah teknis seperti QR Code tidak dapat digunakan atau muncul kendala lainnya, segera hubungi layanan pelanggan Pertamina di nomor 135 atau melalui email mypertamina@pertamina.com.

Hindari menempelkan QR Code di tempat yang mudah terlihat seperti kaca mobil, karena hal ini dapat memudahkan orang lain untuk menyalahgunakannya. Gunakan QR Code hanya saat bertransaksi di SPBU dan pastikan kendaraan yang digunakan sesuai dengan data yang terdaftar dalam sistem untuk menghindari masalah saat verifikasi.

7. FAQ (Frequently Asked Questions)

FAQ (Frequently Asked Questions) (c) Ilustrasi AI

Apakah pendaftaran subsidi pertalite dikenakan biaya?

Tidak, pendaftaran subsidi pertalite melalui MyPertamina sepenuhnya gratis tanpa dikenakan biaya administrasi apapun. Pemerintah dan Pertamina tidak memungut biaya untuk proses registrasi ini.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk proses verifikasi?

Proses verifikasi data memerlukan waktu maksimal 14 hari kerja untuk pendaftaran melalui website, sedangkan melalui aplikasi MyPertamina memerlukan waktu 3-5 hari kerja. Status verifikasi dapat dipantau melalui email atau akun yang terdaftar.

Apa yang harus dilakukan jika alamat di STNK dan KTP berbeda?

Jika alamat di KTP berbeda dengan STNK, pastikan alamat di KTP sesuai dengan alamat pengguna saat ini. Jika masih berbeda, lampirkan surat keterangan domisili dari kelurahan sebagai dokumen pendukung.

Bagaimana jika QR Code tidak muncul setelah verifikasi berhasil?

Pastikan data sudah divalidasi dengan benar dan coba refresh aplikasi atau website. Jika masalah berlanjut, hubungi Call Center MyPertamina di nomor 135 atau kirim email ke mypertamina@pertamina.com untuk mendapatkan bantuan teknis.

Apakah QR Code dapat digunakan di semua SPBU?

Ya, QR Code dapat digunakan di semua SPBU Pertamina yang menjual Pertalite dan terdaftar dalam sistem MyPertamina. Pastikan SPBU yang dikunjungi memiliki fasilitas scanner QR Code untuk BBM bersubsidi.

Bisakah satu orang mendaftarkan lebih dari satu kendaraan?

Ya, satu akun MyPertamina dapat mendaftarkan beberapa kendaraan selama semua kendaraan tersebut memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Setiap kendaraan akan mendapatkan QR Code terpisah.

Apa yang terjadi jika data kendaraan berubah seperti ganti plat nomor?

Jika terjadi perubahan data kendaraan seperti ganti plat nomor, segera perbarui informasi di akun MyPertamina dengan mengunggah dokumen STNK yang baru. Proses update akan melalui verifikasi ulang sesuai prosedur standar.

Ikuti kabar terbaru selebriti hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(kpl/nlw)

Topik Terkait