Kapanlagi.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi memberikan tunjangan hari raya (THR) dengan uang tunai baru menjadi kebutuhan banyak masyarakat Indonesia. Bank Indonesia kini menyediakan solusi praktis melalui layanan digital yang memungkinkan cara daftar tukar uang baru online tanpa harus mengantri panjang di bank.
Aplikasi PINTAR BI (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) hadir sebagai platform resmi yang memudahkan masyarakat melakukan pemesanan penukaran uang rupiah secara online. Layanan ini memberikan kemudahan akses dengan sistem pemesanan yang terstruktur dan lokasi kas keliling yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melansir dari bi.go.id, layanan penukaran uang Rupiah melalui kas keliling merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam memberikan layanan kas yang prima agar masyarakat semakin mudah memperoleh uang Rupiah layak edar dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai. Program ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan cara daftar tukar uang baru online dengan sistem yang aman dan terpercaya.
Layanan tukar uang online Bank Indonesia adalah sistem digital yang memungkinkan masyarakat melakukan pemesanan penukaran uang rupiah melalui platform PINTAR BI. Sistem ini dirancang untuk menggantikan metode konvensional yang mengharuskan masyarakat mengantri langsung di bank atau kantor cabang Bank Indonesia.
Aplikasi PINTAR BI merupakan inovasi teknologi finansial yang dikembangkan Bank Indonesia untuk memberikan kemudahan akses layanan kas kepada seluruh lapisan masyarakat. Platform ini tidak hanya melayani penukaran uang baru untuk keperluan lebaran, tetapi juga penukaran uang rusak atau cacat serta Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia.
Keunggulan utama sistem ini terletak pada efisiensi waktu dan kemudahan akses. Masyarakat dapat melakukan pemesanan kapan saja dan di mana saja selama periode pemesanan dibuka. Sistem ini juga menerapkan prinsip transparansi dengan memberikan informasi lengkap mengenai lokasi, jadwal, dan kuota yang tersedia di setiap wilayah.
Melansir dari bi.go.id, Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang melakukan penukaran uang Rupiah sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan dalam pecahan dan tahun emisi yang sama atau berbeda sepanjang ciri uang Rupiah yang ditukarkan dapat dikenali ciri keasliannya. Hal ini menjamin keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang disediakan.
Proses pendaftaran tukar uang baru online melalui aplikasi PINTAR BI dapat dilakukan dengan mengikuti tahapan sistematis yang telah ditetapkan Bank Indonesia. Berikut adalah panduan lengkap untuk melakukan pendaftaran:
Bank Indonesia menetapkan berbagai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh setiap individu yang ingin melakukan penukaran uang rupiah melalui layanan kas keliling. Ketentuan ini dirancang untuk memastikan kelancaran proses dan keamanan transaksi bagi semua pihak yang terlibat.
Melansir dari bi.go.id, penggantian terhadap uang Rupiah diberikan sepanjang ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi uang lama yang akan ditukarkan selama masih memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Bank Indonesia menetapkan batasan jumlah penukaran uang untuk memastikan distribusi yang merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan. Setiap individu dapat menukarkan maksimal Rp 4,3 juta dalam satu kali pemesanan dengan rincian pecahan yang telah ditentukan.
Pembatasan ini diberlakukan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua masyarakat Indonesia dalam memperoleh uang baru menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sistem kuota ini juga membantu Bank Indonesia dalam mengelola persediaan uang dan distribusi yang efektif ke seluruh wilayah Indonesia.
Berikut adalah rincian lengkap batas jumlah dan pecahan uang yang dapat ditukar:
Masyarakat dapat memilih kombinasi pecahan sesuai kebutuhan selama tidak melebihi batas maksimal Rp 4,3 juta per orang. Fleksibilitas ini memungkinkan setiap individu untuk menyesuaikan jenis pecahan dengan kebutuhan spesifik mereka, baik untuk keperluan THR maupun kebutuhan transaksi sehari-hari.
Program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2025 dilaksanakan dalam empat periode yang terjadwal secara sistematis. Pembagian periode ini dirancang untuk mengoptimalkan pelayanan dan menghindari penumpukan permintaan dalam satu waktu.
Bank Indonesia telah menyiapkan infrastruktur yang komprehensif dengan menyediakan 4.000 lokasi penukaran di seluruh Indonesia, dimana 1.200 lokasi dikelola langsung oleh Bank Indonesia. Total dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 180,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai baru.
Berikut adalah jadwal lengkap pemesanan dan penukaran uang baru untuk tahun 2025:
Periode I
Periode II
Periode III
Periode IV
Pembagian waktu pemesanan antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa pada Periode IV bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan penukaran uang baru.
Tidak, setiap NIK-KTP hanya dapat digunakan untuk satu kali pemesanan hingga proses penukaran selesai. Pemesanan baru dapat dilakukan setelah tanggal penukaran yang tertera pada bukti pemesanan terlewati.
Penukaran hanya dapat dilakukan sesuai tanggal, lokasi, dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan. Jika tidak dapat hadir, pemesanan akan hangus dan NIK dapat digunakan kembali untuk pemesanan baru setelah tanggal tersebut terlewati.
Tidak ada biaya apapun untuk melakukan penukaran uang melalui layanan kas keliling Bank Indonesia. Layanan ini disediakan gratis sebagai bentuk pelayanan publik kepada masyarakat.
Setelah memilih provinsi di aplikasi PINTAR BI, sistem akan menampilkan semua lokasi kas keliling yang tersedia di wilayah tersebut beserta jadwal dan kuota yang masih tersedia untuk setiap lokasi.
Tidak harus sempurna, tetapi uang yang akan ditukar harus dapat dikenali ciri keasliannya. Uang rusak atau cacat masih dapat ditukar selama memenuhi kriteria yang ditetapkan Bank Indonesia.
Tidak, penukaran harus dilakukan oleh pemilik KTP yang terdaftar dalam pemesanan. Petugas akan memverifikasi identitas dengan mencocokkan KTP asli dengan data pemesanan.
Periksa folder spam atau junk email terlebih dahulu. Jika masih tidak ditemukan, pastikan alamat email yang didaftarkan sudah benar dan aktif. Hubungi layanan bantuan Bank Indonesia jika masalah berlanjut.
Ikuti kabar terbaru selebriti hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?