Cara Memilih Shade Concealer yang Tepat untuk Wajah Sempurna
cara memilih shade concealer (c) Ilustrasi AI
Kapanlagi.com - Memilih shade concealer yang tepat merupakan langkah penting dalam menciptakan tampilan makeup yang sempurna. Concealer berfungsi untuk menutupi berbagai ketidaksempurnaan kulit seperti lingkaran hitam di bawah mata, bekas jerawat, noda hitam, dan warna kulit yang tidak merata.
Banyak pemula yang masih bingung dalam menentukan cara memilih shade concealer yang sesuai dengan warna kulit mereka. Kesalahan dalam memilih warna concealer dapat membuat hasil makeup terlihat tidak natural, bahkan bisa menimbulkan kesan abu-abu atau terlalu pucat pada wajah.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penting untuk memahami berbagai faktor yang mempengaruhi pemilihan shade concealer. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara memilih shade concealer yang tepat agar makeup Anda terlihat flawless dan natural sepanjang hari.
Advertisement
1. Memahami Fungsi dan Jenis Concealer
Concealer adalah produk makeup yang dirancang khusus untuk menutupi ketidaksempurnaan kulit pada area tertentu di wajah. Berbeda dengan foundation yang diaplikasikan ke seluruh wajah untuk meratakan warna kulit, concealer memiliki coverage yang lebih tinggi dan digunakan secara targeted pada bagian-bagian yang memerlukan koreksi ekstra.
Concealer tersedia dalam berbagai tekstur yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kulit. Liquid concealer merupakan jenis yang paling populer karena mudah diaplikasikan dan cocok untuk kulit normal cenderung berminyak. Tekstur ini memberikan hasil akhir yang ringan namun tetap memberikan coverage yang baik. Sementara itu, cream concealer memiliki konsistensi yang lebih tebal dan cocok untuk menutupi noda yang lebih gelap atau bekas jerawat yang membandel.
Stick concealer menawarkan kepraktisan dalam aplikasi dan portabilitas yang tinggi, sangat ideal untuk touch-up di perjalanan. Balm concealer memiliki tekstur yang paling creamy dan mengandung pelembap, sehingga sangat direkomendasikan untuk kulit kering. Powder concealer memberikan hasil akhir matte dan cocok untuk kulit berminyak yang membutuhkan kontrol minyak ekstra.
Setiap jenis concealer memiliki keunggulan masing-masing dalam mengatasi permasalahan kulit yang berbeda. Pemilihan jenis concealer yang tepat akan memudahkan Anda dalam mengaplikasikannya dan mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan kebutuhan kulit wajah Anda.
2. Menentukan Undertone Kulit untuk Memilih Shade Concealer
Langkah pertama dalam cara memilih shade concealer yang tepat adalah mengenali undertone kulit Anda. Undertone adalah warna dasar yang berada di bawah permukaan kulit dan berbeda dengan warna kulit permukaan yang bisa berubah karena paparan sinar matahari. Memahami undertone kulit sangat penting karena akan menentukan shade concealer yang paling cocok dan menyatu sempurna dengan kulit Anda.
Ada tiga jenis undertone kulit yang umum, yaitu cool (dingin), warm (hangat), dan neutral (netral). Undertone cool ditandai dengan warna kebiruan atau keunguan pada kulit, biasanya terlihat pada pembuluh darah di pergelangan tangan yang berwarna biru atau ungu. Orang dengan undertone cool cenderung lebih cocok menggunakan concealer dengan base pink atau rose.
Undertone warm memiliki warna dasar kehijauan atau kekuningan, dengan pembuluh darah di pergelangan tangan yang terlihat hijau. Untuk undertone ini, concealer dengan base kuning atau golden akan memberikan hasil yang lebih natural. Sementara undertone neutral merupakan kombinasi antara cool dan warm, sehingga memiliki fleksibilitas lebih dalam memilih shade concealer.
Cara mudah untuk mengetahui undertone kulit Anda adalah dengan melihat pembuluh darah di pergelangan tangan di bawah cahaya alami. Metode lain adalah dengan melihat perhiasan mana yang lebih cocok di kulit Anda: jika perhiasan perak lebih cocok, kemungkinan Anda memiliki undertone cool, sedangkan jika perhiasan emas lebih cocok, Anda memiliki undertone warm. Memahami undertone kulit akan membantu Anda menghindari kesalahan memilih shade concealer yang bisa membuat wajah terlihat pucat atau terlalu oranye.
3. Panduan Memilih Warna Concealer Berdasarkan Kebutuhan
Cara memilih shade concealer yang tepat sangat bergantung pada tujuan penggunaannya. Untuk kebutuhan yang berbeda, diperlukan shade concealer yang berbeda pula agar hasil makeup terlihat sempurna dan natural.
1. Concealer untuk Menutupi Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Untuk menyamarkan mata panda atau lingkaran gelap di bawah mata, pilih concealer dengan warna satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna foundation atau warna kulit Anda. Shade yang lebih terang akan membantu mencerahkan area bawah mata yang cenderung lebih gelap dan memberikan efek fresh pada wajah. Concealer dengan undertone peach atau orange sangat efektif untuk menetralkan warna kehitaman pada area bawah mata, terutama untuk kulit medium hingga gelap.
2. Concealer untuk Menutupi Noda dan Bekas Jerawat
Untuk menutupi noda hitam, bekas jerawat, atau flek hitam, gunakan concealer dengan warna yang sama persis dengan warna kulit atau foundation Anda. Menggunakan shade yang terlalu terang justru akan membuat noda tersebut lebih terlihat menonjol. Concealer dengan coverage tinggi dan formula long-lasting akan memberikan hasil yang lebih optimal dalam menyamarkan ketidaksempurnaan kulit.
3. Concealer untuk Menutupi Kemerahan
Jika Anda memiliki masalah kemerahan pada wajah akibat jerawat aktif atau rosacea, concealer berwarna hijau dapat membantu menetralkan warna merah tersebut. Setelah mengaplikasikan concealer hijau, timpa dengan concealer berwarna netral yang sesuai dengan warna kulit Anda untuk hasil yang lebih natural.
4. Concealer untuk Highlighting
Concealer juga dapat digunakan sebagai highlighter untuk memberikan dimensi pada wajah. Pilih shade yang satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna kulit dan aplikasikan pada titik-titik tertinggi wajah seperti tulang pipi bagian atas, bawah tulang alis, tengah dahi, pangkal hidung, dan dagu. Teknik ini akan memberikan efek glowing dan membuat struktur wajah terlihat lebih terdefinisi.
5. Concealer untuk Contouring
Untuk teknik contouring, Anda memerlukan concealer dengan shade yang lebih gelap satu hingga dua tingkat dari warna kulit. Aplikasikan pada area yang ingin dibuat terlihat lebih dalam seperti sisi hidung, garis rahang, dan pelipis untuk menciptakan ilusi struktur wajah yang lebih tegas.
4. Tips Praktis Saat Membeli dan Mencoba Concealer
Proses pembelian concealer memerlukan perhatian khusus agar Anda tidak salah memilih shade. Berikut adalah tips praktis yang dapat membantu Anda dalam cara memilih shade concealer yang tepat saat berbelanja.
1. Lakukan Swatch Test di Tempat Terang
Selalu lakukan swatch test sebelum membeli concealer. Oleskan sedikit produk pada area rahang atau leher, bukan di pergelangan tangan, karena warna kulit di area tersebut lebih mendekati warna kulit wajah. Pastikan Anda melakukan test ini di tempat dengan pencahayaan yang baik, idealnya di bawah cahaya alami atau lampu dengan intensitas normal. Pencahayaan yang buruk dapat membuat Anda salah menilai warna concealer.
2. Tunggu Beberapa Menit untuk Melihat Oksidasi
Setelah mengaplikasikan concealer pada kulit, tunggu sekitar 15-20 menit untuk melihat apakah produk tersebut mengalami oksidasi. Oksidasi adalah proses perubahan warna concealer setelah bersentuhan dengan oksigen dan minyak alami kulit. Beberapa concealer dapat berubah menjadi lebih gelap atau keoranyean setelah beberapa waktu. Concealer yang baik adalah yang tidak mengalami perubahan warna signifikan setelah diaplikasikan.
3. Bandingkan Beberapa Shade Sekaligus
Jangan ragu untuk mencoba beberapa shade concealer sekaligus. Oleskan dua hingga tiga shade yang berbeda secara berdampingan pada area rahang untuk melihat mana yang paling menyatu dengan warna kulit Anda. Metode ini akan membantu Anda menemukan shade yang paling tepat dengan lebih mudah.
4. Pertimbangkan Perubahan Warna Kulit
Warna kulit dapat berubah sepanjang tahun karena paparan sinar matahari. Idealnya, Anda memiliki dua shade concealer: satu untuk musim ketika kulit lebih terang, dan satu lagi untuk ketika kulit lebih gelap. Memiliki dua shade juga memungkinkan Anda untuk mencampur keduanya guna mendapatkan warna yang sempurna sesuai dengan kondisi kulit saat itu.
5. Baca Review dan Rekomendasi
Sebelum membeli, luangkan waktu untuk membaca review dari pengguna lain yang memiliki warna kulit serupa dengan Anda. Review dapat memberikan insight berharga tentang performa concealer, ketahanannya, dan apakah shade yang tertera sesuai dengan kenyataannya. Platform beauty community dan website resmi brand biasanya menyediakan informasi lengkap tentang shade range dan rekomendasi berdasarkan warna kulit.
5. Menyesuaikan Concealer dengan Jenis Kulit
Selain memilih shade yang tepat, cara memilih shade concealer juga harus mempertimbangkan jenis kulit Anda. Formula concealer yang sesuai dengan jenis kulit akan memberikan hasil yang lebih optimal dan nyaman digunakan sepanjang hari.
Concealer untuk Kulit Kering
Jika Anda memiliki kulit kering, pilih concealer dengan formula yang mengandung pelembap dan bahan-bahan hydrating seperti hyaluronic acid, glycerin, atau vitamin E. Tekstur cream atau balm concealer sangat direkomendasikan karena tidak akan membuat kulit terlihat kering atau pecah-pecah. Hindari concealer dengan formula matte yang dapat menonjolkan garis-garis halus dan tekstur kulit kering. Sebelum mengaplikasikan concealer, pastikan kulit sudah dilembapkan dengan baik menggunakan moisturizer.
Concealer untuk Kulit Berminyak
Untuk kulit berminyak, pilih concealer dengan formula oil-free dan non-comedogenic yang tidak akan menyumbat pori-pori. Liquid concealer dengan hasil akhir matte atau powder concealer sangat cocok untuk mengontrol produksi minyak berlebih. Concealer dengan formula long-wearing akan membantu makeup bertahan lebih lama tanpa luntur atau teroksidasi. Pastikan untuk mengunci concealer dengan setting powder agar hasilnya lebih tahan lama.
Concealer untuk Kulit Kombinasi
Kulit kombinasi memerlukan pendekatan yang lebih fleksibel. Anda dapat menggunakan liquid concealer yang cocok untuk sebagian besar area wajah. Untuk area yang lebih berminyak seperti T-zone, aplikasikan setting powder setelah concealer. Sementara untuk area yang lebih kering seperti sekitar mata, pastikan area tersebut sudah dilembapkan dengan baik sebelum mengaplikasikan concealer.
Concealer untuk Kulit Sensitif
Jika Anda memiliki kulit sensitif, pilih concealer dengan formula hypoallergenic dan bebas pewangi untuk menghindari iritasi. Cari produk yang telah dermatologically tested dan mengandung bahan-bahan yang menenangkan kulit seperti chamomile atau aloe vera. Selalu lakukan patch test terlebih dahulu sebelum menggunakan concealer baru secara menyeluruh pada wajah.
6. Teknik Aplikasi Concealer untuk Hasil Maksimal
Setelah mengetahui cara memilih shade concealer yang tepat, langkah selanjutnya adalah memahami teknik aplikasi yang benar. Aplikasi yang tepat akan memaksimalkan fungsi concealer dan memberikan hasil makeup yang flawless.
Persiapan Kulit Sebelum Aplikasi
Persiapan kulit yang baik adalah kunci untuk hasil concealer yang sempurna. Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan cleanser yang sesuai dengan jenis kulit, kemudian aplikasikan toner untuk menyeimbangkan pH kulit. Gunakan serum dan moisturizer untuk melembapkan kulit, terutama pada area bawah mata yang cenderung kering. Biarkan skincare meresap sempurna selama beberapa menit sebelum mengaplikasikan makeup. Kulit yang lembap akan menjadi kanvas sempurna yang membuat concealer menempel dengan baik dan tidak terlihat cakey.
Urutan Aplikasi yang Benar
Aplikasikan primer terlebih dahulu untuk memperhalus tekstur kulit dan membuat makeup lebih tahan lama. Setelah primer, gunakan foundation untuk meratakan warna kulit secara keseluruhan. Concealer diaplikasikan setelah foundation untuk menutupi area yang masih memerlukan coverage ekstra. Urutan ini memastikan Anda tidak menggunakan concealer berlebihan karena foundation sudah menutupi sebagian ketidaksempurnaan kulit.
Teknik Aplikasi untuk Area Berbeda
Untuk area bawah mata, aplikasikan concealer membentuk segitiga terbalik dengan ujung mengarah ke bawah pipi. Teknik ini tidak hanya menutupi lingkaran hitam tetapi juga memberikan efek lifting pada wajah. Gunakan jari, beauty sponge, atau brush untuk menepuk-nepuk concealer hingga merata, hindari menggesek karena dapat menggeser foundation di bawahnya. Untuk menutupi noda atau jerawat, gunakan brush kecil dengan ujung runcing untuk aplikasi yang presisi. Tepuk concealer pada area yang bermasalah dan blend dengan lembut ke arah luar.
Setting Concealer
Setelah concealer diaplikasikan, kunci dengan setting powder untuk membuatnya lebih tahan lama. Gunakan powder dalam jumlah sedikit dan aplikasikan dengan gentle pressing motion menggunakan powder puff atau brush. Teknik baking dapat digunakan untuk area bawah mata dengan membiarkan powder menempel selama beberapa menit sebelum di-brush off. Namun, hindari teknik ini jika Anda memiliki kulit kering karena dapat membuat area tersebut terlihat kering dan menonjolkan garis-garis halus.
Blending yang Sempurna
Kunci dari aplikasi concealer yang sempurna adalah blending yang baik. Pastikan tidak ada garis demarkasi yang terlihat antara area yang menggunakan concealer dengan area lainnya. Gunakan beauty sponge yang sedikit lembap untuk hasil yang lebih natural dan seamless. Blend concealer dengan gerakan menepuk-nepuk, bukan menggesek, untuk coverage yang optimal tanpa mengangkat produk yang sudah diaplikasikan.
7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah concealer harus lebih terang dari foundation?
Tidak selalu. Cara memilih shade concealer bergantung pada tujuan penggunaannya. Untuk mencerahkan area bawah mata, gunakan concealer satu hingga dua tingkat lebih terang dari foundation. Namun untuk menutupi noda atau bekas jerawat, gunakan concealer dengan warna yang sama persis dengan foundation atau warna kulit Anda agar noda tersebut tidak terlihat menonjol.
2. Bagaimana cara mengetahui undertone kulit saya?
Cara termudah adalah dengan melihat pembuluh darah di pergelangan tangan di bawah cahaya alami. Jika pembuluh darah terlihat biru atau ungu, Anda memiliki undertone cool. Jika terlihat hijau, Anda memiliki undertone warm. Jika sulit membedakan atau terlihat kombinasi keduanya, kemungkinan Anda memiliki undertone neutral. Metode lain adalah dengan melihat perhiasan mana yang lebih cocok: perak untuk undertone cool, emas untuk undertone warm.
3. Apakah boleh menggunakan concealer tanpa foundation?
Ya, Anda boleh menggunakan concealer tanpa foundation untuk tampilan yang lebih natural. Aplikasikan concealer hanya pada area yang memerlukan coverage seperti bawah mata, sekitar hidung, atau noda-noda tertentu. Pastikan untuk memilih shade yang sesuai dengan warna kulit dan blend dengan baik agar tidak terlihat patchy. Teknik ini cocok untuk daily makeup yang ringan dan natural.
4. Berapa lama concealer bisa bertahan di wajah?
Ketahanan concealer bervariasi tergantung formula produk, jenis kulit, dan cara aplikasi. Concealer dengan formula long-wearing biasanya dapat bertahan 8-12 jam. Untuk hasil yang lebih tahan lama, pastikan kulit sudah dipersiapkan dengan baik, gunakan primer, dan kunci concealer dengan setting powder. Kulit berminyak mungkin memerlukan touch-up lebih sering dibandingkan kulit kering atau normal.
5. Apa perbedaan concealer dan color corrector?
Concealer berfungsi untuk menutupi ketidaksempurnaan kulit dengan memberikan coverage, sementara color corrector berfungsi untuk menetralkan warna tertentu pada kulit sebelum concealer diaplikasikan. Color corrector tersedia dalam berbagai warna seperti hijau untuk menetralkan kemerahan, peach atau orange untuk menetralkan warna kehitaman, dan ungu untuk mencerahkan kulit kusam. Color corrector diaplikasikan sebelum concealer untuk hasil yang lebih optimal.
6. Bagaimana cara mencegah concealer terlihat cakey?
Untuk mencegah concealer terlihat cakey atau menggumpal, pastikan kulit sudah dilembapkan dengan baik sebelum aplikasi. Gunakan concealer dalam jumlah yang tidak berlebihan dan build up coverage secara bertahap jika diperlukan. Aplikasikan setting powder tipis-tipis saja, terutama pada area bawah mata. Gunakan beauty sponge yang sedikit lembap untuk blending yang lebih seamless. Hindari mengaplikasikan terlalu banyak layer produk pada satu area.
7. Apakah concealer bisa digunakan untuk semua jenis kulit?
Ya, concealer dapat digunakan untuk semua jenis kulit asalkan Anda memilih formula yang sesuai. Kulit kering memerlukan concealer dengan formula hydrating dan creamy, kulit berminyak cocok dengan formula oil-free dan matte, sementara kulit sensitif memerlukan formula hypoallergenic. Cara memilih shade concealer yang tepat juga harus mempertimbangkan jenis kulit agar hasil makeup nyaman digunakan dan terlihat sempurna sepanjang hari.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/fed)
Advertisement