in partnership with Indosiar

5 Lagu Populer Rhoma Irama, 'Kehilangan' Membuat Wika Salim Menitikan Air Mata di Dangdut Academy 8

5 Lagu Populer Rhoma Irama, 'Kehilangan' Membuat Wika Salim Menitikan Air Mata di Dangdut Academy 8
Rhoma Irama lahirkan lagu dangdut yang populer hingga kini. (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Kapanlagi.com - Rhoma Irama, yang lekat dengan sebutan Raja Dangdut, telah menorehkan deretan karya berpengaruh sejak mendirikan Soneta Group pada 13 Oktober 1973. Pria kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946, ini mengusung semboyan "Voice of Moslem" dan memadukan unsur rock dengan musik Melayu, sambil menyisipkan nasihat, kritik sosial, hingga nuansa religi dalam lirik-liriknya.

Di antara katalog panjangnya, ada sejumlah lagu yang tetap akrab di telinga lintas generasi. Lima di antaranya menonjol berkat pesan yang kuat sekaligus mudah dicerna, mulai dari tema kesehatan, semangat anak muda, duka kehilangan, cemburu, hingga komitmen cinta yang abadi.

1. Jejak Nasihat Sehari-hari: Begadang dan Darah Muda

Lagu Rhoma Irama penuh dengan nasihat. (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Dirilis pada 1973, "Begadang" menjadi salah satu karya paling ikonik Rhoma Irama. Liriknya menyampaikan ajakan sederhana namun bijak: begadang boleh saja asal ada perlunya, bukan sekadar kebiasaan tanpa tujuan. Pesan yang langsung menyasar kebiasaan sehari-hari ini membuat lagunya mudah dipahami banyak orang.

Relevansinya bertahan lama karena mengingatkan bahwa begadang tanpa alasan jelas bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Disampaikan dengan bahasa lugas dan melodi dangdut yang lekat di telinga, "Begadang" menjadi contoh bagaimana nasihat praktis bisa dikemas menjadi lagu populer.

Sementara itu, "Darah Muda" yang rilis pada 1975 menyoroti gejolak khas anak muda: penuh semangat, gengsi tinggi, dan kerap mengambil keputusan secara emosional. Gambaran itu tertangkap jelas dalam lirik yang menampilkan dorongan kuat untuk bertindak, sering kali tanpa memikirkan akibatnya.

Melalui lagu ini, Rhoma menyampaikan imbauan agar generasi muda tetap berhati-hati dalam melangkah tanpa memadamkan api semangat mereka. "Darah Muda" pun menjadi salah satu lagu yang dikenal luas lintas generasi, termasuk oleh mereka yang lahir jauh setelah lagu ini diperkenalkan.

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Lirik Duka dalam

"Kehilangan" mengangkat tema duka atas kepergian orang tersayang. Liriknya menggambarkan penyesalan yang manusiawi: seseorang baru menyadari betapa berharganya kehadiran orang lain setelah ia tiada, disertai permohonan agar waktu kebersamaan bisa ditangguhkan lebih lama.

Lagu ini kembali menjadi perbincangan setelah peserta Dangdut Academy 8, Rangga, membawakannya di babak Top 27 pada 5 Agustus 2026. Penampilan tersebut membuat suasana studio larut dalam haru; Wika Salim dan Selfi Yamma terlihat tak kuasa menahan air mata ketika lagu menyentuh pengalaman kehilangan yang baru mereka rasakan.

Momen emosional ini menunjukkan bagaimana lirik "Kehilangan" masih terasa dekat dan relevan bagi banyak orang, puluhan tahun setelah pertama kali diciptakan.

3. Romansa dan Cemburu:

Pada era 1980-an, Rhoma merilis "Gala-Gala" yang menghadirkan tema berbeda dari lagu-lagu nasihatnya. Karya ini bercerita tentang rasa cemburu dan kekhawatiran terhadap pasangan, topik yang akrab bagi banyak pendengar.

Dengan irama mendayu-dayu, "Gala-Gala" menyentuh sisi emosional mereka yang pernah merasakan kecemasan serupa dalam hubungan asmara. Temanya yang universal membuat lagu ini tetap disukai dan kerap diputar di beragam acara, termasuk hajatan.

Dirilis pada 1985, "Bahtera Cinta" memanfaatkan metafora bahtera yang berlayar mengarungi samudra untuk menggambarkan perjalanan cinta dua insan. Liriknya berbicara tentang komitmen yang tak lekang oleh waktu, meski dihadang badai dan gelombang kehidupan.

Penggunaan metafora laut menghadirkan nuansa puitis yang berbeda dibanding karya-karya Rhoma yang cenderung lugas. Pesannya sederhana namun kuat: cinta sejati akan bertahan menghadapi rintangan apa pun. "Bahtera Cinta" menjadi bukti bahwa selain nasihat dan kritik sosial, Rhoma juga piawai meracik lagu cinta yang menyentuh hati.

Lima lagu di atas hanya sebagian kecil dari karya Rhoma Irama. Dari nasihat soal begadang hingga lirik duka yang kembali mengemuka di panggung pencarian bakat masa kini, rangkaian lagu ini menegaskan warisan musikal seorang Raja Dangdut yang terus dikenang lintas generasi.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/cvn)

Rekomendasi

Trending