Cara Menghilangkan Bau Sepatu Tanpa Dicuci, Praktis dan Mudah Dilakukan di Rumah
Cara menghilangkan bau sepatu tanpa dicuci (AI generated)
Kapanlagi.com - Sepatu yang mulai mengeluarkan aroma kurang sedap tentu bisa mengganggu kenyamanan. Untungnya, ada beberapa cara menghilangkan bau sepatu tanpa dicuci yang dapat dilakukan menggunakan bahan sederhana di rumah. Metode ini cocok diterapkan ketika sepatu belum benar-benar kotor, tetapi sudah terasa lembap atau berbau setelah sering digunakan.
Bau sepatu umumnya berkaitan dengan kelembapan, keringat, dan mikroorganisme yang berkembang di bagian dalam sepatu. Sepatu yang langsung disimpan setelah dipakai juga cenderung lebih mudah menyimpan aroma tidak sedap, terutama jika diletakkan di tempat tertutup dan minim sirkulasi udara.
Tidak semua jenis sepatu pun aman dicuci. Sepatu berbahan kulit, suede, atau material tertentu membutuhkan penanganan yang lebih hati-hati agar bentuk dan teksturnya tidak rusak. Karena itu, metode penghilang bau tanpa mencuci dapat menjadi pilihan praktis untuk perawatan sehari-hari, Jumat (14/8/2026).
Advertisement
1. Manfaatkan Bahan Penyerap Bau dan Kelembapan
Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi bau sepatu adalah menggunakan bahan yang dapat menyerap kelembapan sekaligus membantu menetralisir aroma. Menurut The Spruce, baking soda merupakan bahan penghilang bau yang praktis karena mampu menyerap aroma tidak sedap. Caranya cukup sederhana: taburkan baking soda secukupnya ke bagian dalam sepatu, kemudian diamkan semalaman.
Keesokan harinya, sepatu perlu dikocok atau dibersihkan dari sisa baking soda sebelum digunakan. Jika tidak ingin bubuk baking soda bersentuhan langsung dengan material sepatu, masukkan bahan tersebut ke dalam kaus kaki bersih atau kantong kecil berbahan berpori, kemudian letakkan di dalam sepatu.
Better Homes & Gardens juga merekomendasikan baking soda sebagai salah satu metode sederhana untuk mengatasi bau sepatu. Dalam penggunaannya, baking soda dapat dikombinasikan dengan sedikit tepung maizena dan beberapa tetes minyak esensial, kemudian dimasukkan ke dalam kantong kecil sebelum diletakkan di dalam sepatu.
Selain baking soda, arang aktif juga dapat dimanfaatkan. Menurut Better Homes & Gardens, kantong kecil berisi activated charcoal dapat ditempatkan di dalam sepatu ketika tidak sedang digunakan. Arang aktif bekerja dengan membantu menyerap senyawa penyebab bau sehingga bagian dalam sepatu terasa lebih segar.
Bahan lain yang dapat digunakan adalah koran bekas. Remas beberapa lembar koran hingga cukup padat, lalu masukkan ke dalam sepatu dan diamkan selama beberapa jam atau semalaman. Cara ini tidak hanya membantu menyerap aroma, tetapi juga kelembapan yang tersisa di bagian dalam sepatu.
Jika tidak memiliki bahan-bahan tersebut, sabun batang kering dapat menjadi alternatif. The Spruce menjelaskan bahwa sabun batang yang kering dan berpori dapat ditempatkan di dalam sepatu semalaman untuk membantu menyerap bau sekaligus meninggalkan aroma yang lebih segar. Gunakan sabun khusus untuk keperluan ini agar tidak tercampur dengan sabun yang digunakan untuk tubuh.
Untuk sepatu tertutup, kulit, atau sepatu yang tidak memungkinkan terkena banyak cairan, metode penyerap seperti baking soda, arang aktif, dan koran cenderung lebih praktis dibandingkan menyemprotkan cairan langsung ke bagian dalamnya.
2. Gunakan Larutan Ringan, Alkohol, atau Bahan Beraroma Segar
Jika bau sepatu cukup kuat, bahan penyerap saja terkadang belum cukup. Salah satu pilihan yang dibahas oleh The Spruce dan Better Homes & Gardens adalah cuka putih yang dicampurkan dengan air dalam perbandingan 1:1.
Masukkan campuran tersebut ke botol semprot, lalu semprotkan tipis-tipis ke bagian dalam sepatu. Hindari membuat sepatu terlalu basah. Setelah itu, letakkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik sampai benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Perlu diperhatikan, cuka tidak boleh dicampur dengan pemutih atau bleach karena kombinasi tersebut dapat menghasilkan uap berbahaya. Jika sepatu sebelumnya terkena produk pemutih, jangan langsung menggunakan larutan cuka.
Alternatif lainnya adalah rubbing alcohol atau alkohol gosok. Better Homes & Gardens menyebutkan bahwa alkohol dapat membantu menetralkan bau sekaligus mengatasi bakteri pada bagian dalam sepatu. Cara penggunaannya bisa dengan menyemprotkan sedikit alkohol ke bagian dalam sepatu atau membasahi kain dengan alkohol kemudian mengusapkannya secara ringan.
Untuk sepatu berbahan kulit atau material yang sebaiknya tidak terlalu basah, The Spruce menyarankan penggunaan alkohol dengan cara yang tidak membuat bagian dalam sepatu terlalu lembap. Setelah aplikasi, sepatu tetap perlu diangin-anginkan hingga kering.
Selain larutan, bahan beraroma juga bisa membantu menyegarkan sepatu. Kulit jeruk, misalnya, dapat dimasukkan ke dalam sepatu tertutup selama semalaman. Aroma citrus akan membantu mengurangi kesan bau tidak sedap dan memberikan aroma yang lebih segar.
The Spruce juga menyebutkan penggunaan minyak esensial dan rempah tertentu seperti cengkih, kayu manis, serta cedar. Beberapa tetes minyak esensial dapat diteteskan pada kapas, kemudian kapas tersebut ditempatkan di dalam sepatu. Jangan menuangkan minyak langsung dalam jumlah banyak ke permukaan sepatu karena dapat meninggalkan noda atau membuat material tertentu berubah.
Bahan beraroma seperti kulit jeruk dan minyak esensial lebih tepat digunakan untuk menyegarkan aroma, bukan menggantikan proses pengeringan. Jika sumber masalahnya adalah sepatu yang sangat lembap, mengurangi kelembapan tetap menjadi langkah utama.
3. Keringkan, Angin-anginkan, dan Lakukan Perawatan Rutin
Cara menghilangkan bau sepatu tanpa dicuci tidak selalu harus menggunakan bahan tertentu. Terkadang, langkah paling penting justru memberikan waktu bagi sepatu untuk mengering dengan sempurna.
Menurut The Spruce, kelembapan berlebih pada bagian dalam sepatu merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan munculnya bau. Karena itu, setelah dipakai, lepaskan tali dan sol bagian dalam jika memungkinkan. Letakkan sepatu di area yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga kelembapan dapat berkurang.
Sinar matahari juga dapat dimanfaatkan. Better Homes & Gardens memasukkan paparan sinar matahari sebagai salah satu metode untuk membantu mengeringkan dan menyegarkan sepatu. Sepatu dapat ditempatkan di area yang terkena cahaya matahari selama beberapa jam, dengan tetap memperhatikan karakter materialnya.
Namun, tidak semua sepatu sebaiknya dijemur di bawah matahari terik dalam waktu lama. Material tertentu dapat berubah warna atau mengalami kerusakan jika terlalu sering terkena panas. Untuk sepatu berbahan sensitif, pilih area teduh yang terang dan memiliki aliran udara baik.
Jika bau tetap membandel, metode pembekuan juga dapat dicoba pada sepatu yang sesuai. The Spruce dan Better Homes & Gardens sama-sama mencantumkan freezer sebagai salah satu alternatif. Masukkan sepatu ke dalam kantong yang bersih dan tertutup sebelum diletakkan di freezer semalaman.
Setelah dikeluarkan, biarkan sepatu kembali ke suhu ruang dan mengering secara alami sebelum digunakan. Jangan menempatkan sepatu secara langsung bersentuhan dengan makanan di dalam freezer. Metode ini juga sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan material dan konstruksi sepatu karena perubahan suhu ekstrem tidak selalu cocok untuk semua jenis bahan.
Selain mengatasi bau yang sudah muncul, kebiasaan sehari-hari juga berperan besar. Better Homes & Gardens menyarankan penggunaan kaus kaki yang nyaman dan mampu membantu mengelola kelembapan. Kaus kaki sebaiknya diganti setiap hari dan setelah melakukan aktivitas yang membuat kaki banyak berkeringat.
Jangan menggunakan sepatu yang sama setiap hari jika memungkinkan. Memberikan jeda pemakaian membuat sepatu memiliki waktu untuk mengeluarkan kelembapan sebelum digunakan kembali. Sol dalam yang sudah lama juga dapat menjadi tempat menumpuknya bau. Jika sudah sulit disegarkan, mengganti sol dapat menjadi pilihan yang lebih efektif daripada terus-menerus memberikan pewangi.
Sepatu juga sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke lemari tertutup setelah dipakai. Biarkan terbuka terlebih dahulu agar udara dapat masuk ke bagian dalam. Setelah kondisinya benar-benar kering, barulah sepatu disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki ventilasi.
Dengan demikian, cara menghilangkan bau sepatu tanpa dicuci sebenarnya dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan sederhana: menyerap kelembapan, menetralisir bau, memberikan sirkulasi udara, dan mencegah kelembapan menumpuk kembali. Untuk hasil yang lebih tahan lama, beberapa metode dapat digunakan secara bergantian sesuai kondisi dan material sepatu.
4. Tanya Jawab Seputar Membersihkan dan Menghilangkan Bau Sepatu
1. Apakah baking soda aman untuk semua jenis sepatu?
Baking soda umumnya digunakan sebagai penyerap bau, tetapi sebaiknya tidak dibiarkan berlebihan pada material yang sensitif. Untuk sepatu berbahan khusus seperti suede, sebaiknya lakukan uji pada area kecil terlebih dahulu atau gunakan baking soda dalam kantong kain agar tidak bersentuhan langsung dengan permukaan sepatu.
2. Berapa lama baking soda dibiarkan di dalam sepatu?
Baking soda dapat dibiarkan semalaman, kemudian dikeluarkan pada pagi hari. Jika bau masih terasa, proses dapat diulangi. Pastikan tidak ada bubuk yang tersisa sebelum sepatu dipakai.
3. Apakah sepatu harus dijemur setelah menggunakan cuka atau alkohol?
Ya. Setelah menggunakan larutan cuka atau alkohol, sepatu perlu diangin-anginkan sampai benar-benar kering. Jangan langsung memakai sepatu ketika bagian dalamnya masih lembap.
4. Bagaimana cara mencegah sepatu cepat bau?
Gunakan kaus kaki bersih dan ganti secara rutin, keringkan kaki sebelum memakai sepatu, beri jeda pemakaian antarsepatu, serta simpan sepatu di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara. Sol dalam yang sudah menyimpan bau juga dapat diganti jika diperlukan.
5. Kapan sepatu sebaiknya benar-benar dicuci atau dibersihkan secara menyeluruh?
Jika bau terus kembali meskipun sudah dikeringkan dan diberi deodorizer, atau bagian dalam sepatu sudah kotor dan lembap dalam waktu lama, perawatan yang lebih menyeluruh mungkin diperlukan. Pilih metode pembersihan berdasarkan material sepatu dan petunjuk perawatannya agar tidak merusak bentuk maupun permukaannya.
Sumber Rujukan
- Natalia Gonzalez Blanco Serrano, The Spruce, “Don't Let Bad Shoe Smells Take Over Your Home—10 Ways to Remove Them Fast.”
- Mary Cornetta, Better Homes & Gardens, “How to Remove Odor from Shoes: 12 Easy Methods,” diperbarui 5 Mei 2026.
- The Spruce, panduan perawatan dan penghilangan bau pada sepatu.
(kpl/yni)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
