Kapanlagi.com - Cara membuat brownies kukus pada dasarnya cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja di rumah. Bahan utamanya meliputi telur, gula pasir, tepung terigu, cokelat bubuk, cokelat batang, serta margarin atau minyak sayur yang dikukus hingga matang sempurna.
Dibandingkan dengan versi panggang, cara membuat brownies kukus menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan moist karena uap air menjaga kelembapan adonan selama proses memasak. Mengukus adonan brownies menciptakan tekstur yang empuk namun tetap padat, lebih lembap dan fudgy ketimbang brownies yang dipanggang. Brownies kukus cocok dijadikan camilan keluarga, buah tangan, maupun hidangan di berbagai acara.
Brownies sendiri merupakan hidangan penutup berbahan dasar cokelat yang populer dalam berbagai bentuk, baik bertekstur fudgy maupun cakey. Dilansir dari Wikipedia, brownies pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan semakin populer pada paruh pertama abad ke-20. Kini, brownies telah dinikmati di seluruh dunia termasuk Indonesia, dengan brownies kukus menjadi salah satu varian paling digemari karena kelembutan teksturnya.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatAdvertisement
Bahan-bahan:
Lelehkan cokelat dan margarin: Campurkan DCC dan margarin dalam mangkuk tahan panas, lalu lelehkan dengan cara ditim di atas panci berisi air panas. Aduk hingga rata dan sisihkan sampai suhu ruang.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatKocok telur dan gula: Masukkan telur, gula pasir, dan SP ke dalam mangkuk mixer. Kocok dengan kecepatan tinggi hingga adonan mengembang, kental, dan berjejak.
Tambahkan bahan kering: Ayak tepung terigu, cokelat bubuk, baking powder, dan vanili. Masukkan ke adonan telur secara bertahap sambil diaduk dengan spatula atau mixer kecepatan rendah.
Campurkan lelehan cokelat: Tuangkan campuran DCC dan margarin yang sudah dingin ke dalam adonan. Aduk rata dengan spatula, pastikan tidak ada endapan cairan di dasar mangkuk.
Siapkan lapisan tengah: Ambil sekitar 2 sendok makan adonan, campurkan dengan susu kental manis cokelat. Sisihkan sebagai lapisan tengah brownies.
Kukus secara berlapis: Olesi loyang dengan margarin dan alasi baking paper. Tuang setengah adonan, kukus 10 menit. Tuang adonan susu kental manis, kukus 10 menit. Tuang sisa adonan dan kukus 20-30 menit hingga matang.
Dinginkan dan potong: Angkat brownies, diamkan hingga benar-benar dingin sebelum dipotong agar hasilnya rapi.
Baca juga: 7 Resep Brownies Kukus Praktis yang Mudah Dipraktikkan
Bahan brownies:
Bahan saus cokelat:
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatBuat saus cokelat terlebih dahulu: Panaskan susu cair dan whipping cream hingga muncul uap panas, tetapi jangan sampai mendidih. Matikan api, masukkan cokelat batang dan aduk hingga leleh sempurna. Sisihkan.
Lelehkan bahan cokelat: Panaskan air di wajan, letakkan wadah tahan panas di atasnya. Lelehkan mentega, cokelat batang, dan gula pasir sambil diaduk rata. Dinginkan sebentar.
Campurkan bahan kering: Dalam wadah terpisah, aduk rata tepung terigu dan cokelat bubuk. Sisihkan.
Gabungkan adonan: Masukkan telur dan vanili ke dalam adonan cokelat leleh, aduk rata. Tambahkan campuran tepung terigu secara bertahap, aduk perlahan hingga adonan halus dan mengental.
Tuang dan kukus: Masukkan adonan ke loyang yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Kukus di atas api sedang selama 40-45 menit hingga matang.
Sajikan dengan saus cokelat: Setelah dingin, potong brownies sesuai selera lalu siram saus cokelat di atasnya. Tambahkan topping remahan biskuit atau kacang untuk tekstur tambahan.
Berdasarkan Crumbs & Doilies, cokelat adalah bintang utama dari setiap resep brownies sehingga memilih jenis yang tepat sangat penting. Untuk brownies yang kaya rasa, gunakan dark chocolate berkualitas dengan kandungan kakao 50-70 persen. Kamu juga bisa mencoba variasi brownies kukus lainnya untuk sensasi rasa yang berbeda.
Bahan-bahan:
Lelehkan DCC dan margarin: Tim cokelat batang bersama margarin di atas panci berisi air panas. Aduk hingga meleleh sempurna, lalu angkat dan biarkan agak dingin.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatKocok telur dan gula secara manual: Gunakan whisk atau garpu untuk mengocok telur bersama gula pasir hingga gula larut dan adonan sedikit berbusa. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 5-8 menit.
Masukkan bahan kering: Ayak tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking powder. Masukkan ke adonan telur sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula.
Tuang lelehan cokelat dan minyak: Campurkan lelehan DCC serta minyak sayur ke dalam adonan. Aduk balik menggunakan spatula hingga adonan tercampur rata.
Siapkan loyang dan kukusan: Olesi loyang dengan margarin tipis dan alasi kertas roti. Pastikan air dalam kukusan sudah mendidih sebelum memasukkan loyang.
Kukus hingga matang: Kukus dengan api sedang selama 25-30 menit. Lapisi tutup kukusan dengan kain bersih untuk mencegah tetesan air jatuh ke adonan.
Tes kematangan: Tusuk brownies dengan lidi atau tusuk gigi. Jika keluar bersih tanpa adonan menempel, brownies sudah matang. Dinginkan sebelum dipotong.
Sebagaimana dikutip dari Hershey's, jika menyukai brownies bertekstur cakey, mentega lebih cocok untuk adonan, sedangkan minyak sayur membantu rasa cokelat lebih menonjol tanpa membuat adonan terlalu mengembang. Selain brownies, kamu juga bisa mencoba aneka kue basah tanpa mixer yang tak kalah lezat.
Bahan-bahan:
Siapkan loyang dan kukusan: Olesi loyang dengan mentega, alasi kertas roti, lalu panaskan kukusan. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatLumatkan pisang: Haluskan pisang menggunakan garpu hingga lembut tetapi masih memiliki sedikit tekstur. Sisihkan.
Campurkan bahan kering: Aduk rata tepung terigu, baking powder, baking soda, cokelat bubuk, dan garam. Ayak campuran ini lalu sisihkan.
Lelehkan cokelat: Tim cokelat blok bersama gula pasir dan mentega hingga tercampur dan meleleh sempurna. Biarkan agak dingin.
Campurkan telur dan pisang: Setelah agak dingin, masukkan telur yang sudah dikocok lepas ke adonan cokelat. Aduk rata, lalu tambahkan pisang yang sudah dilumatkan.
Gabungkan semua adonan: Masukkan bahan kering secara bertahap, aduk dengan spatula. Tambahkan vanilla extract dan aduk rata.
Kukus dan sajikan: Tuang adonan ke loyang, kukus dengan api sedang selama 25-30 menit hingga matang. Biarkan dingin, potong, dan sajikan.
Baca juga: 10 Cara Membuat Bolu Brownies Kukus dengan Banyak Pilihan Rasa
Sebagaimana disampaikan Home Baking Association, suhu bahan juga berpengaruh besar karena telur dan mentega bersuhu ruang akan tercampur lebih halus ke dalam adonan, menghasilkan tekstur yang seragam, sementara bahan yang dingin bisa menyebabkan adonan tidak rata.
Pastikan air kukusan sudah mendidih: Sebelum memasukkan loyang berisi adonan, tunggu hingga air dalam kukusan benar-benar mendidih dan menghasilkan uap panas stabil. Hal ini penting agar adonan langsung mendapat panas merata dan mengembang dengan baik.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatLapisi tutup kukusan dengan kain bersih: Bungkus tutup kukusan dengan kain untuk mencegah uap air mengembun dan menetes ke atas adonan. Tetesan air yang jatuh ke permukaan brownies bisa membuat hasilnya basah dan tidak sempurna.
Jangan terlalu banyak mengaduk adonan: Merujuk Tasting Table, saat mengaduk adonan, gluten dalam tepung akan teraktivasi, dan jika dilakukan berlebihan, brownies bisa menjadi keras dan kenyal menyerupai roti, serta secara tidak sengaja memasukkan terlalu banyak udara yang membuatnya ringan dan empuk alih-alih padat dan fudgy.
Gunakan cokelat berkualitas baik: Kualitas cokelat bubuk dan cokelat batang secara signifikan memengaruhi rasa akhir brownies. Pilih dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 50 persen untuk rasa yang lebih kaya. Baca juga tips memilih bahan cokelat untuk kreasi kue.
Gunakan telur bersuhu ruang: Seperti yang diberitakan The Kitchn, telur bersuhu ruang akan tercampur lebih halus dengan bahan lainnya sehingga menghasilkan adonan yang lebih menyatu dan matang merata.
Jangan sering membuka tutup kukusan: Membuka tutup terlalu sering akan menyebabkan suhu dan uap tidak stabil, sehingga brownies tidak matang merata dan berpotensi bantat.
Tes kematangan dengan tusuk gigi: Tusukkan lidi atau tusuk gigi ke tengah brownies. Jika keluar bersih atau hanya ada sedikit remahan lembap menempel, brownies sudah matang sempurna.
Dinginkan sepenuhnya sebelum memotong: Biarkan brownies dingin sepenuhnya sebelum dipotong agar menghasilkan potongan yang rapi dan merata. Memotong saat masih panas akan membuat brownies hancur.
Simpan dalam wadah kedap udara: Mengutip Brownie Bar Bakery, simpan brownies dalam wadah kedap udara, dan menempatkan sepotong roti di dalam wadah dapat menjaga kelembapan serta membuatnya tetap lembut lebih lama.
Tambahkan sedikit garam untuk memperkuat rasa cokelat: Sejumput garam dalam adonan membantu menyeimbangkan dan mempertegas cita rasa cokelat. Garam sangat cocok dipasangkan dengan cokelat karena mampu menyeimbangkan dan mempertegas rasa kompleks cokelat.
Untuk inspirasi camilan lainnya yang bisa dibuat tanpa oven, kamu bisa mengunjungi koleksi resep kue tanpa oven atau mencoba cara membuat puding cokelat yang juga lezat. Jika ingin memperkaya variasi kue cokelat di rumah, ada banyak pilihan yang bisa dicoba. Bahkan, brownies kukus juga cocok dijadikan hidangan kue untuk acara arisan maupun kumpul keluarga.
Brownies kukus pada dasarnya memiliki akar dari tradisi brownies Amerika yang telah ada lebih dari satu abad. Menurut legenda, Bertha Palmer, sosialita terkemuka dari Chicago yang suaminya memiliki Palmer House Hotel, pada tahun 1893 meminta koki pastri membuat hidangan penutup yang cocok untuk para wanita yang menghadiri pameran dunia Chicago, berupa makanan yang lebih kecil dari potongan kue dan mudah dimakan dari kotak makan siang, sehingga lahirlah Palmer House Brownie yang terbuat dari cokelat dengan kenari dan glasir aprikot. Tradisi ini kemudian berkembang ke berbagai belahan dunia dengan beragam variasi, termasuk versi kukus yang sangat populer di Indonesia.
Baca juga: Cara Membuat Kue Ulang Tahun Sederhana
Selain brownies, kamu juga bisa menjajal resep donat empuk untuk camilan di rumah. Untuk sajian kue kering pendamping, aneka kue kering tanpa oven bisa melengkapi meja hidanganmu. Jangan lupa juga ide roti dan kue untuk suguhan hari raya yang bisa menambah variasi di meja.
Brownies kukus bisa menjadi bantat karena beberapa faktor, seperti takaran bahan yang tidak tepat, terlalu banyak mengaduk adonan yang mengaktifkan gluten berlebihan, serta suhu kukusan yang tidak stabil. Pastikan air sudah mendidih sebelum memasukkan loyang dan hindari membuka tutup kukusan terlalu sering agar uap panas tetap terjaga selama proses pengukusan.
Waktu pengukusan brownies umumnya berkisar antara 25-45 menit tergantung ukuran loyang dan ketebalan adonan. Untuk loyang berukuran standar sekitar 20x10 cm, waktu kukus sekitar 30-40 menit dengan api sedang sudah cukup. Selalu lakukan tes tusuk gigi untuk memastikan kematangan sebelum mengangkat brownies dari kukusan.
Penggunaan baking powder pada brownies kukus bersifat opsional dan bergantung pada tekstur yang diinginkan. Jika menginginkan brownies yang padat dan fudgy, baking powder tidak wajib ditambahkan. Namun jika menginginkan tekstur yang sedikit lebih mengembang dan ringan seperti kue, tambahkan sekitar setengah sendok teh baking powder ke dalam adonan.
8 Cara Membuat Brownies Kukus Lembut, Enak dan Tidak BantatDaftar Referensi
(kpl/fed)