Cara Memilih Warna Concealer yang Tepat untuk Hasil Makeup Sempurna

Kapanlagi.com - Concealer menjadi salah satu produk makeup yang wajib dimiliki untuk menciptakan tampilan wajah yang sempurna. Namun, memilih warna concealer yang tepat seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang.

Kesalahan dalam memilih warna concealer dapat membuat riasan terlihat tidak natural, bahkan menonjolkan ketidaksempurnaan yang ingin ditutupi. Untuk itu, memahami cara memilih warna concealer yang sesuai dengan warna kulit dan kebutuhan sangatlah penting.

Melansir dari buku A-Z tentang Kosmetik karya Dewi Muliyawan dan Neti, concealer adalah produk makeup yang memungkinkan seseorang untuk menyembunyikan noda atau flek yang muncul di area wajah, seperti jerawat, bintik hitam, lingkaran di bawah mata, hingga garis kemerahan. Pemilihan warna yang tepat akan menentukan hasil akhir riasan yang maksimal.

1 dari 7 halaman

1. Pengertian dan Fungsi Concealer dalam Makeup

Pengertian dan Fungsi Concealer dalam Makeup (credit:unsplash.com/id/@helloleah)

Concealer adalah produk kosmetik yang dirancang khusus untuk menutupi ketidaksempurnaan kulit wajah dengan coverage yang lebih tinggi dibandingkan foundation. Produk ini memiliki tekstur yang lebih pekat dan pigmentasi yang lebih kuat, sehingga efektif menyamarkan berbagai masalah kulit.

Fungsi utama concealer meliputi menutupi lingkaran hitam di bawah mata atau mata panda, menyamarkan bekas jerawat dan noda hitam, menutupi kemerahan pada wajah, serta mencerahkan area tertentu untuk memberikan dimensi pada wajah. Concealer juga dapat digunakan sebagai highlighter untuk teknik contouring.

Berbeda dengan foundation yang digunakan untuk meratakan warna kulit secara keseluruhan, concealer diaplikasikan pada area spesifik yang membutuhkan coverage ekstra. Penggunaan concealer yang tepat akan membuat hasil makeup terlihat lebih flawless tanpa terkesan berlebihan atau cakey.

Menurut buku Universal Beauty - Panduan Kecantikan karya Cara Birnbaum, concealer tersedia dalam berbagai jenis tekstur seperti compact, cair, pensil atau stick, dan berwarna. Masing-masing jenis memiliki kegunaan dan hasil akhir yang berbeda, sehingga pemilihan jenis concealer juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kulit.

2. Mengenali Undertone Kulit sebagai Dasar Pemilihan Warna

Mengenali Undertone Kulit sebagai Dasar Pemilihan Warna (credit:unsplash.com/id/@igorrand)

Langkah pertama dalam cara memilih warna concealer yang tepat adalah mengenali undertone kulit. Undertone adalah warna dasar kulit yang terletak di bawah permukaan kulit dan tidak berubah meskipun kulit menjadi lebih gelap atau terang.

Ada tiga jenis undertone utama yang perlu diketahui. Pertama, undertone hangat (warm) yang memiliki warna dasar kuning, persik, atau keemasan. Kedua, undertone dingin (cool) dengan warna dasar merah muda, merah, atau kebiruan. Ketiga, undertone netral yang merupakan kombinasi antara hangat dan dingin.

Cara mengetahui undertone kulit dapat dilakukan dengan beberapa metode sederhana. Perhatikan warna pembuluh darah di pergelangan tangan: jika terlihat hijau, kemungkinan memiliki undertone hangat; jika terlihat biru atau ungu, kemungkinan memiliki undertone dingin. Metode lain adalah dengan memperhatikan perhiasan yang cocok dikenakan: emas cenderung cocok untuk undertone hangat, sedangkan perak cocok untuk undertone dingin.

Setelah mengetahui undertone kulit, pilih concealer dengan undertone yang sesuai. Untuk kulit dengan undertone hangat, pilih concealer dengan warna dasar kuning atau golden. Untuk undertone dingin, pilih concealer dengan warna dasar pink atau rose. Sementara untuk undertone netral, dapat memilih concealer dengan warna beige atau neutral.

3. Panduan Memilih Warna Concealer Berdasarkan Kebutuhan

Panduan Memilih Warna Concealer Berdasarkan Kebutuhan (credit:unsplash.com/id/@freestocks)

Cara memilih warna concealer yang efektif juga harus disesuaikan dengan tujuan penggunaannya. Setiap masalah kulit memerlukan pendekatan warna yang berbeda untuk hasil yang optimal.

  1. Untuk Menutupi Lingkaran Hitam di Bawah Mata: Pilih concealer dengan warna satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna foundation atau warna kulit asli. Warna yang lebih terang akan membantu mencerahkan area bawah mata yang cenderung gelap dan memberikan efek segar pada wajah.
  2. Untuk Menyamarkan Noda dan Bekas Jerawat: Gunakan concealer dengan warna yang sama atau sedikit lebih gelap dari warna kulit. Hal ini bertujuan agar noda dapat tertutupi sempurna tanpa menciptakan kontras yang mencolok dengan area kulit lainnya.
  3. Untuk Menutupi Kemerahan: Pilih concealer berwarna hijau (green corrector) yang dapat menetralkan warna merah pada kulit. Setelah mengaplikasikan green corrector, timpa dengan concealer berwarna netral yang sesuai dengan warna kulit.
  4. Untuk Menyamarkan Lingkaran Gelap yang Kebiruan: Gunakan concealer berwarna peach atau orange yang dapat menetralkan warna biru atau ungu pada area bawah mata, terutama untuk kulit dengan undertone hangat.
  5. Untuk Mencerahkan Kulit Kusam: Concealer berwarna ungu atau lavender dapat membantu mencerahkan kulit yang terlihat kusam dan kekuningan, memberikan efek lebih cerah dan segar.
  6. Untuk Highlighting dan Contouring: Pilih concealer dengan warna 1-2 tingkat lebih terang untuk highlighting pada area seperti tulang pipi, tengah hidung, dahi, dan dagu. Untuk contouring, gunakan concealer 1-2 tingkat lebih gelap.

Melansir dari Maybelline, para makeup artist profesional merekomendasikan untuk memiliki minimal dua warna concealer dalam koleksi makeup, yaitu satu warna yang lebih terang dan satu warna yang sesuai dengan warna kulit, karena paparan sinar matahari dapat mengubah warna kulit setiap hari.

4. Tips Praktis Memilih Warna Concealer yang Tepat

Tips Praktis Memilih Warna Concealer yang Tepat (c) Ilustrasi AI
  1. Jangan Pilih Warna Terlalu Terang: Kesalahan umum adalah memilih concealer yang terlalu terang dari warna kulit. Hal ini justru akan membuat area yang diberi concealer terlihat ashy atau keabu-abuan dan menciptakan kesan menumpuk yang tidak natural.
  2. Pertimbangkan Warna Dasar Kuning: Concealer dengan warna dasar kuning (yellow based) cenderung memberikan hasil yang lebih alami dan aman untuk berbagai warna kulit. Warna ini dapat membantu menghindari efek keabu-abuan yang sering terjadi.
  3. Sesuaikan dengan Warna Foundation: Pastikan warna concealer memiliki gradasi yang berdekatan dengan foundation yang digunakan. Hindari memilih warna yang terlalu berbeda agar hasil akhir dapat membaur dengan natural di kulit wajah.
  4. Uji di Area Rahang atau Leher: Saat membeli concealer, jangan menguji warna di punggung tangan karena warna kulit di area tersebut berbeda dengan wajah. Uji concealer di area rahang atau leher untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
  5. Perhatikan Pencahayaan: Cobalah concealer di tempat dengan pencahayaan yang baik, idealnya di bawah sinar matahari atau lampu dengan cahaya normal (tidak terlalu kuning atau gelap). Hal ini penting untuk melihat warna concealer yang sebenarnya.
  6. Bandingkan Beberapa Warna: Jika memungkinkan, bandingkan beberapa warna concealer sekaligus untuk menemukan yang paling sesuai. Aplikasikan pada kulit dan diamkan selama 15-20 menit untuk melihat apakah terjadi oksidasi atau perubahan warna.
  7. Perhatikan Tingkat Oksidasi: Beberapa concealer dapat mengalami oksidasi yang membuat warna berubah menjadi lebih gelap setelah beberapa waktu. Pilih concealer yang tidak mengalami oksidasi berlebihan agar warna tetap konsisten sepanjang hari.

Menurut buku Makeup Made Easy: Langkah-langkah Sederhana untuk Memulai Makeup bagi Pemula oleh Vanesa Adisa, pemilihan concealer yang tepat akan sangat mempengaruhi hasil akhir riasan dan membantu menghindari tampilan yang tidak diinginkan seperti terlihat abu-abu atau tidak natural.

5. Menyesuaikan Concealer dengan Jenis Kulit

Menyesuaikan Concealer dengan Jenis Kulit (credit:unsplash.com/id/@novantino)

Cara memilih warna concealer juga perlu mempertimbangkan jenis kulit, karena tekstur dan formula concealer yang berbeda akan memberikan hasil yang berbeda pula pada setiap jenis kulit.

Untuk kulit normal cenderung berminyak, liquid concealer menjadi pilihan yang paling tepat. Teksturnya yang ringan dan mudah diaplikasikan tidak akan membuat kulit terasa berat atau menyumbat pori-pori. Pilih formula yang oil-free dan memiliki hasil akhir matte untuk mengontrol minyak berlebih.

Bagi pemilik kulit kering, concealer dengan tekstur creamy atau yang mengandung pelembap akan lebih cocok. Pastikan kulit telah dilembapkan dengan baik menggunakan eye cream atau moisturizer sebelum mengaplikasikan concealer. Hal ini penting untuk mencegah concealer terlihat cakey atau menonjolkan garis-garis halus dan kerutan.

Untuk kulit sensitif, pilih concealer dengan formula hypoallergenic dan bebas dari bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi. Concealer dengan kandungan skin conditioning agent akan membantu menjaga kesehatan kulit sambil memberikan coverage yang dibutuhkan.

6. Teknik Aplikasi Concealer untuk Hasil Maksimal

Teknik Aplikasi Concealer untuk Hasil Maksimal (credit:unsplash.com/id/@rosarafael)

Memilih warna concealer yang tepat saja tidak cukup, teknik aplikasi yang benar juga sangat penting untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Berikut adalah panduan aplikasi concealer yang efektif.

Persiapkan kulit dengan membersihkan dan melembapkan wajah terlebih dahulu. Kulit yang lembap merupakan kanvas sempurna yang membuat concealer menempel dengan baik. Aplikasikan foundation terlebih dahulu untuk meratakan warna kulit, baru kemudian gunakan concealer pada area yang membutuhkan coverage ekstra.

Untuk area bawah mata, aplikasikan concealer membentuk segitiga terbalik dari sudut dalam mata hingga ke tulang pipi. Tepuk-tepuk perlahan menggunakan jari atau beauty sponge untuk membaur concealer dengan lembut. Panas dari ujung jari dapat membantu concealer menyatu lebih baik dengan kulit.

Untuk menutupi noda atau bekas jerawat, gunakan kuas dengan ujung runcing untuk aplikasi yang lebih presisi. Aplikasikan concealer dari tepi noda ke arah dalam, lalu ratakan dengan gerakan menepuk-nepuk. Hindari menggesek concealer karena dapat menggeser foundation yang telah diaplikasikan sebelumnya.

Kunci concealer dengan setting powder untuk hasil yang lebih tahan lama dan flawless. Namun, untuk area jerawat aktif, sebaiknya lewati langkah ini karena dapat membuat jerawat terlihat lebih kering dan menonjol. Aplikasikan bedak tabur tipis-tipis menggunakan brush atau spons untuk hasil yang natural.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) (credit:unsplash.com/id/@amandaw28)

1. Apakah concealer harus lebih terang dari warna kulit?

Tidak selalu. Concealer untuk menutupi lingkaran hitam di bawah mata sebaiknya 1-2 tingkat lebih terang dari warna kulit untuk memberikan efek mencerahkan. Namun, untuk menutupi noda atau bekas jerawat, gunakan concealer dengan warna yang sama atau mendekati warna kulit agar hasil lebih natural dan tidak menciptakan kontras yang mencolok.

2. Bagaimana cara mengetahui undertone kulit saya?

Cara termudah adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika terlihat hijau, Anda memiliki undertone hangat; jika terlihat biru atau ungu, undertone Anda dingin. Cara lain adalah memperhatikan perhiasan yang cocok: emas cocok untuk undertone hangat, sedangkan perak cocok untuk undertone dingin. Jika keduanya cocok, kemungkinan Anda memiliki undertone netral.

3. Apakah perlu memiliki lebih dari satu warna concealer?

Ya, sangat disarankan untuk memiliki minimal dua warna concealer. Satu warna yang lebih terang untuk mencerahkan area bawah mata dan highlighting, serta satu warna yang sesuai dengan warna kulit untuk menutupi noda dan bekas jerawat. Paparan sinar matahari juga dapat mengubah warna kulit, sehingga memiliki beberapa pilihan warna akan sangat membantu.

4. Apa fungsi concealer berwarna seperti hijau, ungu, atau peach?

Concealer berwarna atau color corrector berfungsi untuk menetralkan warna tertentu pada kulit. Concealer hijau menutupi kemerahan seperti jerawat atau rosacea, concealer peach atau orange menyamarkan lingkaran hitam kebiruan di bawah mata, dan concealer ungu mencerahkan kulit kusam yang kekuningan. Setelah mengaplikasikan color corrector, timpa dengan concealer berwarna netral yang sesuai warna kulit.

5. Bagaimana cara menguji warna concealer sebelum membeli?

Uji concealer di area rahang atau leher, bukan di punggung tangan, karena warna kulit di area tersebut lebih mendekati warna kulit wajah. Aplikasikan concealer dan lihat hasilnya di bawah pencahayaan yang baik, idealnya sinar matahari atau lampu dengan cahaya normal. Diamkan selama 15-20 menit untuk melihat apakah terjadi oksidasi atau perubahan warna.

6. Apakah jenis kulit mempengaruhi pemilihan concealer?

Ya, jenis kulit sangat mempengaruhi pemilihan tekstur dan formula concealer. Kulit berminyak cocok dengan liquid concealer berformula oil-free dengan hasil matte, sedangkan kulit kering membutuhkan concealer bertekstur creamy dengan kandungan pelembap. Kulit sensitif sebaiknya memilih concealer dengan formula hypoallergenic yang aman dan tidak menyebabkan iritasi.

7. Haruskah concealer diaplikasikan sebelum atau sesudah foundation?

Concealer sebaiknya diaplikasikan setelah foundation untuk hasil yang lebih flawless dan tidak menggumpal. Foundation berfungsi meratakan warna kulit secara keseluruhan, sedangkan concealer digunakan untuk coverage ekstra pada area spesifik yang membutuhkan. Urutan ini juga membantu menggunakan concealer lebih efisien karena foundation sudah menutupi sebagian ketidaksempurnaan kulit.

Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(kpl/fed)

Topik Terkait